• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Minggu, Januari 18, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Minggu, Januari 18, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Diari Akmal: Delusi Naturalisasi Pesepakbola

Ardi SH Ardi SH
Jumat, 21/08/2020 - 14:43 WIB
in Analisis, Opini
PSSI, Naturalisasi

Dua pemain muda asal Brazil berlatih di Arema FC | Foto Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net — Isu naturalisasi lima pemain asal Brasil menjadi perbincangan cukup hangat di tengah pandemi Covid-19. Entah siapa penyalurnya alias agen, tiba-tiba mereka sudah ada di Indonesia.

Lima pemain tersebut berada di tiga klub berbeda. Dua pemain Thiago Apolinario (19) dan Maike Henrique Irine de Lima (19) saat ini berlatih di Persija Jakarta. Dua lagi Pedro Bartoli Jardim (18) dan Hugo Guilherme Correa Grillo (19) dikirim ke Arema FC.

Dan, satu pemain Robert Junior Rodrigues Santos (19) ke Madura United. Kejadian ini mirip dengan 14 tahun silam saat PSSI dipimpin Nurdin Halid pada 2006. Lima pemain Brasil didatangkan (Carlos Pablo de Aguair, Morillo Avante de Luzia, Fabricio Mota, Tomaz da Silva, I Thamar Rangel) untuk dinaturalisasi. 

Proses naturalisasi tersebut batal dilakukan, karena ditentang para mantan pemain Timnas Indonesia dan praktisi sepakbola nasional. Dan, lima pemain tersebut pun tak tahu namanya sampai detik ini. Tak satu pun yang menunjukkan prestasi. 

INFO BOLALAINNYA

Menjaga Marwah Sepak Bola Aceh, Integritas di Atas Segalanya

Menjaga Marwah Sepak Bola Aceh, Integritas di Atas Segalanya

09/06/2025 - 12:05 WIB
Diskursus Persiraja: Mengajak Pecinta Klub Jadi Pemilik

Diskursus Persiraja: Mengajak Pecinta Klub Jadi Pemilik

07/05/2025 - 10:36 WIB
Catatan Cek Boy: PON Kelar Fasilitas Jangan Terlantar

Catatan Cek Boy: PON Kelar Fasilitas Jangan Terlantar

24/09/2024 - 22:56 WIB
Catatan Cek Boy: From Hero to Zero and Back to The Best

Catatan Cek Boy: From Hero to Zero and Back to The Best

17/09/2024 - 16:17 WIB

Kini, sepertinya, Indonesia ingin membeli kucing dalam karung untuk kedua kali?

Sebagai informasi. Naturalisasi adalah proses perubahan status penduduk menjadi warga suatu Negara. Di Indonesia diatur dalam UU No 12 Tahun 2006. Naturalisasi dibagi 2: istimewa dan biasa. Istimewa didapat karena berjasa kepada negara. 

Naturalisasi biasa melalui proses panjang. Minimal tinggal 10 tahun beruntun. Masih ingat betapa sulitnya Susi Susanti dan Alan Budikusuma peraih medali emas Olimpiade mendapatkan Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia (SBKRI). Padahal, sudah memberikan prestasi.

Kini, naturalisasi biasa melalui jalur sepakbola berkesan sangat mudah. Bak sebuah proyek bisnis. Padahal, naturalisasi bukan solusi yang terkait dengan mandeknya prestasi Timnas. Terkesan delusi. Naturalisasi memberikan pelayanan kepada orang yang mendapatkan pekerjaaan. Mereka sejatinya tidak terpakai di timnas negaranya.

Investasi terbaik adalah membina anak bangsa itu sendiri. Indonesia negara besar. Merdeka lewat kekuatan sendiri. Naturalisasi membunuh potensi anak negeri dan ketidakpercayaan diri. Tugas pengurus PSSI membina pemain produk dalam negeri untuk berprestasi. 

Sekali lagi MEMBINA, BUKAN MEMBELI! 

View this post on Instagram

SUSY SUSANTI DAN SULITNYA JADI WNI #SOS – 20082020- “Saya orang Indonesia, lahir dan besar di Tasikmalaya. Seluruh prestasi saya persembahkan untuk bangsa ini,” kata @susysusantiofficial berlinang air mata usai pengalungan medali emas Olimpiade 1992. Siapa yang tak mengenal atlet bernama lengkap Lucia Franciska Susy Susanti kelahiran 11 Februari 1971 ini: "Ratu Bulutangkis Indonesia". Sederet gelar mulai dari Grand Prix, Indonesia Terbuka, All England, Kejuaraan Dunia, Piala Sudirman, Piala Uber, Sea Games diraihnya. Puncaknya, mengawinkan medali emas pertama di Olimpiade Barcelona bersama sang suami @alanbudikusumaofficial. Tapi, TAHUKAH ANDA wanita bernama Ong Lien Hiang ini sempat mengalami masa suram? Saat hendak menikah pada 1997 Susy belum mendapatkan Surat Bukti Kewarganegaraan Indonesia (SBKRI). Susi tak sendiri, Tan Joe Hok, Ang Tjing Siang, Rudy Hartono, Liem Swi King, Hendrawan, dan Ivana Lie yang merupakan pahlawan bulutangkis tak luput dari kesulitan mendapatkan status WNI meski lahir, besar, dan mempersembahkan puluhan gelar bagi #Indonesia. "Untuk berstatus WNI juga dipersyaratkan berganti nama. Saya menjadi Hendra Kartanegara. Ang Tjin Siang jadi Mulyadi," kata Tan Joe Hok, juara All England. Cerita menyedihkan juga dialami Tong Sinfu, mantan pelatih pelatnas yang melahirkan pebulutangkis hebat sekelas Hastomo Arbi, Icuk Sugiarto, Ardi B Wiranata, dan Hariyanto Arbi. Om Tong lahir dan besar di Teluk Betung, Lampung, 13 Maret 1942. Ia akhirnya hijrah ke Tiongkok¸ setelah permohonannya menjadi warga negara Indonesia (WNI) ditolak. Cetak pemain hebat Cina seperti Li Lingwei, Han Aiping, Lin Dan, Bao Chunlai, Chen Jin, Cai Yun/Fu Haifeng. ‘’Saya sudah berusaha mati-matian menjadi WNI, tapi tetap tidak dikabulkan. Apa mau dikata,” kata Om Tong. Cerita bulutangkis, kontras dengan #sepakbola. Meski tak memberikan prestasi, sangat mudah WNA menjadi WNI. Total sudah 80 WNA dinaturalisasi dan akan terus bertambah bila tidak dihentikan. WNI seperti barang lelang yang dijajakan. Belakangan, naturalisasi jadi properti bisnis #sepakbolaindonesia dan membuat bangsa ini kehilangan jati dirinya. #JASMERAH: Jangan Lupakan Sejarah @jokowi #akmal #akmalmarhali

A post shared by akmalmarhali (@akmalmarhali20) on Aug 20, 2020 at 12:20am PDT

***

Diari Akmal adalah nama rubrik baru di acehfootball, yang tak lain catatan pribadi Akmal Marhali, Koordinator Save Our Soccer (SOS). Bung Akmal, tak keberatan, postingannya di Instagram @akmalmarhali20 ditayangkan lebih luas pada situs ini.

Tags: Akmal Marhalipssisepakbola indonesia
ShareTweetPin
Previous Post

Persiraja Akan Fokus Pemulihan Fisik Pemain

Next Post

Begini Kata Ronald Koeman Soal Isu Lionel Messi

BERITA BOLA LAINNYA

Catatan Cek Boy: Pesona Wajah Baru Stadion Haji Dimurthala

Catatan Cek Boy: Pesona Wajah Baru Stadion Haji Dimurthala

06/09/2024 - 10:42 WIB
Catatan Cek Boy: Tim Sepak Bola PON Aceh, Here We Go!!!.

Catatan Cek Boy: Tim Sepak Bola PON Aceh, Here We Go!!!.

02/09/2024 - 16:29 WIB
Catatan Cek Boy: Harapan Tinggi Pada Tim Sepak Bola PON

Catatan Cek Boy: Harapan Tinggi Pada Tim Sepak Bola PON

22/08/2024 - 13:38 WIB
Membangun Masa Depan Sepak Bola Aceh: Galakkan Turnamen Usia Muda

Membangun Masa Depan Sepak Bola Aceh: Galakkan Turnamen Usia Muda

04/08/2024 - 20:25 WIB
Akmal Marhali, Liga 1,

Diari Akmal: Apa Kabar Sepakbola Indonesia?

18/12/2020 - 14:13 WIB
Bali United, Timnas U-16, Timnas Indonesia, Akmal Marhali, Tim Nasional U-19

Diari Akmal: PSSI Pilih Bali United dan Persija ke AFC

17/12/2020 - 00:59 WIB
Maradona

Diari Akmal: Maradona yang Menjadi Dewa di Napoli

26/11/2020 - 15:39 WIB
nasib kompetisi

Nasib Kompetisi: Duhai Izin, Turunlah…*

06/11/2020 - 20:36 WIB
Bisnis Kompetisi

Catatan Akmal Marhali: Kompetisi Berlanjut Demi Bisnis

05/11/2020 - 15:56 WIB
Liga 1

Diari Akmal: Lebih Baik Fokus Saja ke Kompetisi Baru

31/10/2020 - 15:41 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Jadwal Pekan Ke-5: Ada Duel Tim Papan Bawah di Grup Barat

    Jadwal Pekan ke-16: Ada Duel Klasik Persiraja Vs PSMS Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyegaran Skuad Paruh Musim, Persiraja Depak Sejumlah Pemain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Barito Putera Kokoh di Puncak, Persaingan Grup 2 Makin Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persaingan Ketat Grup 1, Persiraja Jaga Asa Masuk Papan Atas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Tujuh Tim Liga 2 Yang Terdegradasi ke Liga 3 Musim Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Ramadhan Cetak Quattrick, FC Bekasi City Gilas Sriwijaya FC di Patriot

Ramadhan Cetak Quattrick, FC Bekasi City Gilas Sriwijaya FC di Patriot

17/01/2026
Bekasi City Pesta Gol, Kokohkan Posisi Empat Besar Grup 1

Bekasi City Pesta Gol, Kokohkan Posisi Empat Besar Grup 1

16/01/2026
Barito Putera Bidik Poin Ke-15, Teco Ingatkan Pemain Tetap Fokus di Kudus

Barito Putera Kokoh di Puncak, Persaingan Grup 2 Makin Ketat

15/01/2026
Jadwal Pekan Ke-5: Ada Duel Tim Papan Bawah di Grup Barat

Jadwal Pekan ke-16: Ada Duel Klasik Persiraja Vs PSMS Medan

15/01/2026
Persaingan Ketat Grup 1, Persiraja Jaga Asa Masuk Papan Atas

Persaingan Ketat Grup 1, Persiraja Jaga Asa Masuk Papan Atas

15/01/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia