• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Kamis, April 23, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Kamis, April 23, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Metode Shadow Football Anatoli Polosin yang Melegenda

Redaksi Redaksi
Senin, 07/09/2020 - 20:31 WIB
in Analisis
Metode Shadow Football Anatoli Polosin yang Melegenda

Anatoli Polosin | Foto via football-tribe.com

Share on FacebookShare on Twitter

Pengantar:

Pengamat sepakabola Akmal Marhali menulis “diari” singkat yang diposting pada akun Instragramnya. Nama Anatoli Polosin dengan Shadow Football-nya ikut dibawa-bawa. Khusus pada diksi terakhir ini, kami ingin berbagi informasi dengan pembaca tentang Shadow Football lewat tulisan di bawah ini. Tulisan ini kami sadur dari gorilasport.com.

* * * 

ACEHFOOTBALL.net — Gemblengan ala militer yang keras dan disiplin terdengar biasa dilakoni para atlet untuk meningkatkan stamina serta mentalitas menghadapi pertandingan yang ketat. Tapi, bagaimana rasanya mendapat bimbingan langsung dari Anatoli Fyodorich Polosin?

INFO BOLALAINNYA

Akmal Marhali, Liga 1,

Diari Akmal: Apa Kabar Sepakbola Indonesia?

18/12/2020 - 14:13 WIB
Bali United, Timnas U-16, Timnas Indonesia, Akmal Marhali, Tim Nasional U-19

Diari Akmal: PSSI Pilih Bali United dan Persija ke AFC

17/12/2020 - 00:59 WIB
Maradona

Diari Akmal: Maradona yang Menjadi Dewa di Napoli

26/11/2020 - 15:39 WIB
nasib kompetisi

Nasib Kompetisi: Duhai Izin, Turunlah…*

06/11/2020 - 20:36 WIB

Pelatih kelahiran Moscow, 30 Agustus 1935, yang menghembuskan napas terakhir di usia 62 tahun pada 11 September 1997, itu pernah menangani tim nasional Indonesia pada 1989-1991. Hingga hari ini, Polosin masih dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dan paling sukses yang pernah dipekerjakan PSSI.

Kesuksesn Polosin tak lepas dari metode yang diterapkan kepada para pemain. Karena berasal dari Uni Soviet dan mengabiskan sebagian besar karier kepelatihannya di Eropa Timur, gaya melatih Polosin berbeda dari arsitek-arsitek Eropa Barat pada umumnya. Pasalnya, dia lebih mengutamakan keunggulan fisik pemain dibandingkan kemampuan teknik, taktik, atau strategi di lapangan.

Contohnya ada pada skuad Garuda yang akan menghadapi SEA Games 1991 di Manila. Polosin mengawali aktivitasnya ketika itu dengan menempa fisik Raymond Hattu dkk dengan sangat keras. Bahkan, Polosin memberikan latihan fisik selama tiga bulan. Oleh banyak orang hal itu dianggap berada di luar batas kemampuan para pemain Indonesia.

Akibat kerasnya latihan fisik ala Polosin, banyak pemain muntah, tergeletak tak berdaya, hingga sakit. Bahkan, tidak sedikit yang memilih kabur saat menjalani pemusatan latihan. Setelah fisik ditempa, Polosin melanjutkannya dengan menerapkan shadow football. Ini adalah latihan sepak bola tanpa ada bola di lapangan.

Strategi yang diterapkan Polosin saat itu sempat menuai polemik. Bahkan, dianggap konyol dan aneh. Anggapan itu cukup beralasan karena Polosin juga sempat mengasah fisik anak didiknya dengan menjalani latihan berupa mendaki gunung. “Sepak bola apa ini? Kok, harus naik gunung segala,” ujar Kas Hartadi saat itu.

Latihan fisik selama tiga bulan memang melebihi latihan fisik ala militer. Akibatnya, banyak pemain menyerah atau tercoret karena tak kuat menerima metode latihan Polosin. Namun, Polosin tidak peduli. Dia bersikeras karena punya alasan khusus. Melalui asistennya, Vladimir Urin, pemain Indonesia diharuskan bisa melakukan sentuhan bola sebanyak 150 kali saat bermain selama 90 menit. Polosin menginginkan para pemain mendekati itu.

Kerja keras Polosin bersama tim Garuda akhirnya mendapatkan hasil memuaskan. Selama tiga bulan, Polosin mampu menyulap VO2Max pemain Indonesia mendekati rata-rata pemain Eropa.

Hasilnya, di SEA Games 1991, Polosin mempersembahkan medali emas. Tim Garuda tampil luar biasa di Manila. Mereka mencatatkan hasil tidak terkalahkan, termasuk menggulingkan tim favorit juara, Thailand, di final melalui drama adu penalti 4-3 (0-0). Itu kejutan karena pasukan Garuda saat itu didominasi oleh pemain muda seperti Rochi Putiray, Sudirman, Peri Sandria, hingga Widodo Cahyono Putro.

Tags: anatoli polosinheadlinepssitimnas indonesia
ShareTweetPin
Previous Post

Diari Akmal: Anatoli Polosin Lebih Kejam dari Shin Tae-yong

Next Post

PSMS Medan Uji Kekuatan PS Angkatan Darat

BERITA BOLA LAINNYA

Bisnis Kompetisi

Catatan Akmal Marhali: Kompetisi Berlanjut Demi Bisnis

05/11/2020 - 15:56 WIB
Liga 1

Diari Akmal: Lebih Baik Fokus Saja ke Kompetisi Baru

31/10/2020 - 15:41 WIB
Bali United, Timnas U-16, Timnas Indonesia, Akmal Marhali, Tim Nasional U-19

Diari Akmal: Uji Nyali Timnas U-16 ke Uni Emirat Arab

20/10/2020 - 19:04 WIB
Akmal Marhali

Diari Akmal: Stop Berpikir Lanjutkan Kompetisi 2020

17/10/2020 - 20:14 WIB
Naturalisasi, Liga 1, Akmal Marhali, Kompetisi

Diari Akmal: Kompetisi Juga Butuh Kejelasan

14/10/2020 - 22:43 WIB
Akmal Marhali

Diari Akmal: Tunggakan Gaji Harus Dituntaskan

14/10/2020 - 14:45 WIB
Kompetisi

Diari Akmal: Turnamen Jadi Opsi Terbaik Daripada Kompetisi

12/10/2020 - 14:23 WIB
Bali United, Timnas U-16, Timnas Indonesia, Akmal Marhali, Tim Nasional U-19

Diari Akmal: Timnas Indonesia U-19 Mulai Percaya Diri

12/10/2020 - 13:58 WIB
Akmal Marhali, Serie A

Diari Akmal: SOS Menjadi Referensi Media Dunia

11/10/2020 - 16:07 WIB
Naturalisasi, Liga 1, Akmal Marhali, Kompetisi

Diari Akmal: Untuk Apa Naturalisasi, Bila Ada Anak Negeri

09/10/2020 - 00:17 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Drama 100 Menit di Dimurthala! Garudayaksa Selamat di Detik Akhir

    Drama 100 Menit di Dimurthala! Garudayaksa Selamat di Detik Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSS Sleman Rebut Kembali Takhta Klasemen Usai Tekuk Persiku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persiraja Vs Garudayaksa: Andik dkk Incar Posisi Puncak di Banda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Klasemen: Posisi Puncak Memanas, Kans Persiraja Musnah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putaran Nasional Liga 4 Segera Bergulir, Diikuti 64 Klub

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Persiraja U-19 Jalani Empat Laga Tanpa Kemenangan

Terpuruk di Dasar Klasemen, Persiraja U-19 Kembali Tumbang

23/04/2026
Info Grafis: Klasemen Sementara Championship

Klasemen: Posisi Puncak Memanas, Kans Persiraja Musnah

21/04/2026
PSS Sleman Rebut Kembali Takhta Klasemen Usai Tekuk Persiku

PSS Sleman Rebut Kembali Takhta Klasemen Usai Tekuk Persiku

20/04/2026
Drama 100 Menit di Dimurthala! Garudayaksa Selamat di Detik Akhir

Drama 100 Menit di Dimurthala! Garudayaksa Selamat di Detik Akhir

19/04/2026
Persiraja Vs Garudayaksa: Andik dkk Incar Posisi Puncak di Banda Aceh

Persiraja Vs Garudayaksa: Andik dkk Incar Posisi Puncak di Banda Aceh

19/04/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia