• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Selasa, Juli 14, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Selasa, Juli 14, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Metode Shadow Football Anatoli Polosin yang Melegenda

Redaksi Redaksi
Senin, 07/09/2020 - 20:31 WIB
in Analisis
Metode Shadow Football Anatoli Polosin yang Melegenda

Anatoli Polosin | Foto via football-tribe.com

Share on FacebookShare on Twitter

Pengantar:

Pengamat sepakabola Akmal Marhali menulis “diari” singkat yang diposting pada akun Instragramnya. Nama Anatoli Polosin dengan Shadow Football-nya ikut dibawa-bawa. Khusus pada diksi terakhir ini, kami ingin berbagi informasi dengan pembaca tentang Shadow Football lewat tulisan di bawah ini. Tulisan ini kami sadur dari gorilasport.com.

* * * 

ACEHFOOTBALL.net — Gemblengan ala militer yang keras dan disiplin terdengar biasa dilakoni para atlet untuk meningkatkan stamina serta mentalitas menghadapi pertandingan yang ketat. Tapi, bagaimana rasanya mendapat bimbingan langsung dari Anatoli Fyodorich Polosin?

INFO BOLALAINNYA

Tak Apa Dolar Naik, Yang Penting Timnas Menang

Tak Apa Dolar Naik, Yang Penting Timnas Menang

08/06/2026 - 17:38 WIB
Menjaga Marwah Sepak Bola Aceh, Integritas di Atas Segalanya

Menjaga Marwah Sepak Bola Aceh, Integritas di Atas Segalanya

09/06/2025 - 12:05 WIB
Diskursus Persiraja: Mengajak Pecinta Klub Jadi Pemilik

Diskursus Persiraja: Mengajak Pecinta Klub Jadi Pemilik

07/05/2025 - 10:36 WIB
Catatan Cek Boy: PON Kelar Fasilitas Jangan Terlantar

Catatan Cek Boy: PON Kelar Fasilitas Jangan Terlantar

24/09/2024 - 22:56 WIB

Pelatih kelahiran Moscow, 30 Agustus 1935, yang menghembuskan napas terakhir di usia 62 tahun pada 11 September 1997, itu pernah menangani tim nasional Indonesia pada 1989-1991. Hingga hari ini, Polosin masih dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dan paling sukses yang pernah dipekerjakan PSSI.

Kesuksesn Polosin tak lepas dari metode yang diterapkan kepada para pemain. Karena berasal dari Uni Soviet dan mengabiskan sebagian besar karier kepelatihannya di Eropa Timur, gaya melatih Polosin berbeda dari arsitek-arsitek Eropa Barat pada umumnya. Pasalnya, dia lebih mengutamakan keunggulan fisik pemain dibandingkan kemampuan teknik, taktik, atau strategi di lapangan.

Contohnya ada pada skuad Garuda yang akan menghadapi SEA Games 1991 di Manila. Polosin mengawali aktivitasnya ketika itu dengan menempa fisik Raymond Hattu dkk dengan sangat keras. Bahkan, Polosin memberikan latihan fisik selama tiga bulan. Oleh banyak orang hal itu dianggap berada di luar batas kemampuan para pemain Indonesia.

Akibat kerasnya latihan fisik ala Polosin, banyak pemain muntah, tergeletak tak berdaya, hingga sakit. Bahkan, tidak sedikit yang memilih kabur saat menjalani pemusatan latihan. Setelah fisik ditempa, Polosin melanjutkannya dengan menerapkan shadow football. Ini adalah latihan sepak bola tanpa ada bola di lapangan.

Strategi yang diterapkan Polosin saat itu sempat menuai polemik. Bahkan, dianggap konyol dan aneh. Anggapan itu cukup beralasan karena Polosin juga sempat mengasah fisik anak didiknya dengan menjalani latihan berupa mendaki gunung. “Sepak bola apa ini? Kok, harus naik gunung segala,” ujar Kas Hartadi saat itu.

Latihan fisik selama tiga bulan memang melebihi latihan fisik ala militer. Akibatnya, banyak pemain menyerah atau tercoret karena tak kuat menerima metode latihan Polosin. Namun, Polosin tidak peduli. Dia bersikeras karena punya alasan khusus. Melalui asistennya, Vladimir Urin, pemain Indonesia diharuskan bisa melakukan sentuhan bola sebanyak 150 kali saat bermain selama 90 menit. Polosin menginginkan para pemain mendekati itu.

Kerja keras Polosin bersama tim Garuda akhirnya mendapatkan hasil memuaskan. Selama tiga bulan, Polosin mampu menyulap VO2Max pemain Indonesia mendekati rata-rata pemain Eropa.

Hasilnya, di SEA Games 1991, Polosin mempersembahkan medali emas. Tim Garuda tampil luar biasa di Manila. Mereka mencatatkan hasil tidak terkalahkan, termasuk menggulingkan tim favorit juara, Thailand, di final melalui drama adu penalti 4-3 (0-0). Itu kejutan karena pasukan Garuda saat itu didominasi oleh pemain muda seperti Rochi Putiray, Sudirman, Peri Sandria, hingga Widodo Cahyono Putro.

Tags: anatoli polosinheadlinepssitimnas indonesia
ShareTweetPin
Previous Post

Diari Akmal: Anatoli Polosin Lebih Kejam dari Shin Tae-yong

Next Post

PSMS Medan Uji Kekuatan PS Angkatan Darat

BERITA BOLA LAINNYA

Catatan Cek Boy: From Hero to Zero and Back to The Best

Catatan Cek Boy: From Hero to Zero and Back to The Best

17/09/2024 - 16:17 WIB
Catatan Cek Boy: Pesona Wajah Baru Stadion Haji Dimurthala

Catatan Cek Boy: Pesona Wajah Baru Stadion Haji Dimurthala

06/09/2024 - 10:42 WIB
Catatan Cek Boy: Tim Sepak Bola PON Aceh, Here We Go!!!.

Catatan Cek Boy: Tim Sepak Bola PON Aceh, Here We Go!!!.

02/09/2024 - 16:29 WIB
Catatan Cek Boy: Harapan Tinggi Pada Tim Sepak Bola PON

Catatan Cek Boy: Harapan Tinggi Pada Tim Sepak Bola PON

22/08/2024 - 13:38 WIB
Membangun Masa Depan Sepak Bola Aceh: Galakkan Turnamen Usia Muda

Membangun Masa Depan Sepak Bola Aceh: Galakkan Turnamen Usia Muda

04/08/2024 - 20:25 WIB
Akmal Marhali, Liga 1,

Diari Akmal: Apa Kabar Sepakbola Indonesia?

18/12/2020 - 14:13 WIB
Bali United, Timnas U-16, Timnas Indonesia, Akmal Marhali, Tim Nasional U-19

Diari Akmal: PSSI Pilih Bali United dan Persija ke AFC

17/12/2020 - 00:59 WIB
Maradona

Diari Akmal: Maradona yang Menjadi Dewa di Napoli

26/11/2020 - 15:39 WIB
nasib kompetisi

Nasib Kompetisi: Duhai Izin, Turunlah…*

06/11/2020 - 20:36 WIB
Bisnis Kompetisi

Catatan Akmal Marhali: Kompetisi Berlanjut Demi Bisnis

05/11/2020 - 15:56 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Prediksi Inggris Vs Argentina: Ini Kata Pakar Olahraga Aceh

    Prediksi Inggris Vs Argentina: Ini Kata Pakar Olahraga Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemain Aceh Besar Bela Pesik Kuningan di Final Liga 4 Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semifinal Piala Dunia 2026 Sajikan Duel Para Raksasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Liga 1 Tak Menentu, Persiraja Akan Pulang Ke Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai Juara Liga 4, Pasuruan United Promosi ke Liga 3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Duel Bersejarah! Inggris Tantang Argentina Rebut Tiket Final

Duel Bersejarah! Inggris Tantang Argentina Rebut Tiket Final

12/07/2026
Usai Juara Liga 4, Pasuruan United Promosi ke Liga 3

Usai Juara Liga 4, Pasuruan United Promosi ke Liga 3

12/07/2026
Prediksi Inggris Vs Argentina: Ini Kata Pakar Olahraga Aceh

Prediksi Inggris Vs Argentina: Ini Kata Pakar Olahraga Aceh

12/07/2026
Mbappe Masih Terdepan, Ditempel Ketat Lionel Messi

Mbappe Masih Terdepan, Ditempel Ketat Lionel Messi

12/07/2026
Semifinal Piala Dunia 2026 Sajikan Duel Para Raksasa

Semifinal Piala Dunia 2026 Sajikan Duel Para Raksasa

12/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia