• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Rabu, Juni 10, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Diari Akmal: Anatoli Polosin Lebih Kejam dari Shin Tae-yong

Redaksi Redaksi
Senin, 07/09/2020 - 19:30 WIB
in Analisis
Shin Tae-yong

Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-Yong

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net — Terkait disiplin, pola latihan fisik yang keras dan kritik pedas terkait prinsip dasar bermain sepakbola, nutrisi dan semangat juang yang dilontarkan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong sejatinya bukan hal baru.

Sejarah mencatat pelatih Timnas lain bahkan lebih kejam dan sadis. Hanya terlupakan generasi milenial alias netijen. Mulai dari Antun “Toni” Pogacnik, Wiel Coerver, Anatoli Polosin, Ivan Kolev, Wim Rijsbergen, dan Luis Manuel Blanco. Ada yang didukung pengurus PSSI dan akhirnya sukses, ada yang dikorbankan karena memanjakan pemain.

Kolev mencoret striker Zaenal Arif sehari jelang laga terakhir penyisihan Grup Piala Asia 2007 vs Korea Selatan karena indisipliner. Wim ditolak para pemain senior karena kritiknya sangat pedas. Luis Blanco paling tragis. Baru melatih langsung dipecat. Blanco menggembleng fisik pemain dengan cara ekstrem. Pemain sempat mogok latihan. Blanco mencoret 14 pemain. PSSI membela pemain dan memecat Blanco.

Bicara soal “kekejaman” saat melatih STY masih kalah dibanding Anatoli Fyodorich Polosin, lahir di Moskow, #Rusia (dahulu Uni Soviet) 30 Agustus 1935 dan wafat di usia 62 tahun, 11 September 1997 di Moskow. Polosin terkenal dengan konsep Shadow Football.

INFO BOLALAINNYA

Membangun Masa Depan Sepak Bola Aceh: Galakkan Turnamen Usia Muda

Membangun Masa Depan Sepak Bola Aceh: Galakkan Turnamen Usia Muda

04/08/2024 - 20:25 WIB
Akmal Marhali, Liga 1,

Diari Akmal: Apa Kabar Sepakbola Indonesia?

18/12/2020 - 14:13 WIB
Bali United, Timnas U-16, Timnas Indonesia, Akmal Marhali, Tim Nasional U-19

Diari Akmal: PSSI Pilih Bali United dan Persija ke AFC

17/12/2020 - 00:59 WIB
Maradona

Diari Akmal: Maradona yang Menjadi Dewa di Napoli

26/11/2020 - 15:39 WIB

Pada dasarnya, metode “Shadow Football” adalah pelatihan bola tanpa bola, yang lebih difokuskan pada penempaan fisik, stamina dan insting para pemain. Dalam pelatihan ini, pemain harus fokus pada jari tangan pelatih, yang dianggap sebagai bola. Kemana jari pelatih menunjuk, disitulah pemain harus bergerak.

Meski tanpa bola, tim pelatih nyatanya sanggup menghitung berapa sentuhan “bola” yang dilakukan setiap pemainnya. Hampir tiga bulan lamanya para pemain timnas era pelatih Anatoli Polosin ditempa model pelatihan “Shadow Football”.

Banyak pemain berlabel bintang seperti Ansyari Lubis, Fachri Husaini, Jaya Hartono, dan Eryono Kasiba yang mundur karena tak sanggup dengan metode latihan fisiknya. Banyak pemain yang sampai muntah dan kabur dari pelatnas. Satgas Pelatnas kala itu, Kuntadi Djalana sempat memperdebatkannya.

Latihan sehari tiga kali. Pagi, siang, dan sore naik gunung. Kashartadi sempat menangis. Katanya, “Bal-balan opo iki kok pakai naik gunung segala”. Singgih Pitono dan Miki Tata selalu berada di barisan terakhir karena sampai terkentut-kentut.

Latihan fisik selama 3 bulan melebihi latihan militer seperti yang pernah dilakukan timnas Garuda I dan II. Dari 57 pemain pelatnas SEA Games 1991, banyak yang menyerah. Hasil ujicoba pun buruk. Jadi lumbung gol Cina U-23, Mesir, Korsel, Malta, dan Austria di Presiden Cup. Kebobolan 17 gol dan hanya mencetak 1 gol. Tapi, di Sea Games 1991 permainan Menggila dan Juara!.

***

Diari Akmal adalah nama rubrik baru di acehfootball, yang tak lain catatan pribadi Akmal Marhali, Koordinator Save Our Soccer (SOS). Bung Akmal, tak keberatan, postingannya di Instagram @akmalmarhali20 ditayangkan lebih luas pada situs ini.

Tags: Akmal Marhaliheadlinepssishin tae yongtimnas indonesiatimnas U-19
ShareTweetPin
Previous Post

Bocah Asal Guinea Ini Pencetak Rekor di Timnas Spanyol

Next Post

Metode Shadow Football Anatoli Polosin yang Melegenda

BERITA BOLA LAINNYA

nasib kompetisi

Nasib Kompetisi: Duhai Izin, Turunlah…*

06/11/2020 - 20:36 WIB
Bisnis Kompetisi

Catatan Akmal Marhali: Kompetisi Berlanjut Demi Bisnis

05/11/2020 - 15:56 WIB
Liga 1

Diari Akmal: Lebih Baik Fokus Saja ke Kompetisi Baru

31/10/2020 - 15:41 WIB
Bali United, Timnas U-16, Timnas Indonesia, Akmal Marhali, Tim Nasional U-19

Diari Akmal: Uji Nyali Timnas U-16 ke Uni Emirat Arab

20/10/2020 - 19:04 WIB
Akmal Marhali

Diari Akmal: Stop Berpikir Lanjutkan Kompetisi 2020

17/10/2020 - 20:14 WIB
Naturalisasi, Liga 1, Akmal Marhali, Kompetisi

Diari Akmal: Kompetisi Juga Butuh Kejelasan

14/10/2020 - 22:43 WIB
Akmal Marhali

Diari Akmal: Tunggakan Gaji Harus Dituntaskan

14/10/2020 - 14:45 WIB
Kompetisi

Diari Akmal: Turnamen Jadi Opsi Terbaik Daripada Kompetisi

12/10/2020 - 14:23 WIB
Bali United, Timnas U-16, Timnas Indonesia, Akmal Marhali, Tim Nasional U-19

Diari Akmal: Timnas Indonesia U-19 Mulai Percaya Diri

12/10/2020 - 13:58 WIB
Akmal Marhali, Serie A

Diari Akmal: SOS Menjadi Referensi Media Dunia

11/10/2020 - 16:07 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

    Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSAP dan Al Farlaky Gagal ke 32 Besar Liga 4 Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal PSAP Sigli dan Al Farlaky FC di 64 Besar Liga 4 Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Rajanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TAJUK: Mengapa Klub-klub Aceh Gagal Bersaing di Liga Nasional?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Ini Data dan Fakta Piala Dunia 2026 di Tiga Negara

Ini Data dan Fakta Piala Dunia 2026 di Tiga Negara

10/06/2026
Timnas Iran Masih Dibayangi Krisis Visa dan Konflik AS

Timnas Iran Masih Dibayangi Krisis Visa dan Konflik AS

10/06/2026
Ian Wright: Piala Dunia 2026 Jadi ‘Turnamen Kekacauan’

Ian Wright: Piala Dunia 2026 Jadi ‘Turnamen Kekacauan’

10/06/2026
TVRI Bebaskan Lisensi Piala Dunia bagi Warkop Aceh

TVRI Bebaskan Lisensi Piala Dunia bagi Warkop Aceh

09/06/2026
Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

08/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia