• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Minggu, Juni 14, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Minggu, Juni 14, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Jelang Hadapi Belanda, Jepang Kehilangan Kaptennya

Redaksi Redaksi
Minggu, 14/06/2026 - 16:31 WIB
in Mancanegara
Jelang Hadapi Belanda, Jepang Kehilangan Kaptennya

Wataru Endo | Foto via supersport.com/Hiroki Watanabe/Getty Images © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net – Timnas Jepang harus menghadapi pukulan berat menjelang laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 melawan Belanda.

Kapten sekaligus gelandang senior mereka, Wataru Endo, memutuskan mengakhiri karier internasionalnya setelah gagal pulih dari cedera yang dideritanya.

Pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah tim pelatih menilai kondisi Endo tidak memungkinkan untuk tampil di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara tersebut.

Endo, yang kini berusia 33 tahun, mengumumkan pensiun dari tim nasional pada Kamis (12/6/2026), hanya beberapa hari sebelum Jepang memainkan laga pertamanya melawan Belanda di Dallas, Minggu (14/6/2026).

INFO BOLALAINNYA

Dan Burn: Dari Sepak Bola Amatir ke Piala Dunia, Terasa Tak Nyata

Dan Burn: Dari Sepak Bola Amatir ke Piala Dunia, Terasa Tak Nyata

14/06/2026 - 16:24 WIB
Pelatih Tertua di Piala Dunia Yakin Curacao Curi Poin dari Jerman

Pelatih Tertua di Piala Dunia Yakin Curacao Curi Poin dari Jerman

14/06/2026 - 16:16 WIB
Ghana Protes Keras Kanada, Visa Piala Dunia Thomas Partey Ditolak

Ghana Protes Keras Kanada, Visa Piala Dunia Thomas Partey Ditolak

14/06/2026 - 11:43 WIB
Korea Selatan Akhiri Penantian 16 Tahun di Piala Dunia

Korea Selatan Akhiri Penantian 16 Tahun di Piala Dunia

12/06/2026 - 14:12 WIB

Moriyasu mengakui keputusan itu merupakan salah satu momen tersulit dalam karier kepelatihannya.

“Pada akhirnya saya harus menilai apakah dia masih bisa bermain dan tetap berada dalam tim atau tidak. Saya yang mengambil keputusan terakhir,” kata Moriyasu dalam konferensi pers di Dallas, Sabtu.

Pelatih yang tampak emosional itu mengaku merasa berat saat menyampaikan keputusan tersebut kepada Endo.

“Ketika saya menyampaikan keputusan itu kepada Wataru, saya merasa sangat tidak enak harus mengatakan hal tersebut,” ujarnya.

Menurut Moriyasu, Endo menerima keputusan itu dengan sikap yang sangat dewasa meskipun jelas merasakan kekecewaan mendalam.

“Saya tentu tidak bisa mengetahui persis apa yang ia rasakan. Namun dia sangat memahami dan menghormati keputusan tersebut. Tentu saja dia terluka.

Keluarganya, orang-orang yang mencintainya, para pendukung, dan semua yang selama ini mendukungnya juga ikut terluka,” katanya.

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada mereka semua. Namun demi kepentingan tim dan negara, keputusan itu harus diambil. Itu sangat berat,” tambahnya.

Endo menjalani debut bersama Timnas Jepang pada 2015 dan mengakhiri karier internasionalnya dengan catatan 73 penampilan serta empat gol untuk Samurai Biru.

Gelandang Liverpool tersebut selama bertahun-tahun menjadi salah satu figur sentral dalam skuad Jepang.

Absennya Endo menjadi kehilangan besar bagi Jepang yang datang ke Piala Dunia 2026 dengan ekspektasi tinggi.

Tim asuhan Moriyasu disebut-sebut memiliki peluang melangkah jauh setelah menunjukkan performa impresif dalam laga persahabatan, termasuk kemenangan atas Inggris di Stadion Wembley sebelum turnamen dimulai.

Selain kehilangan Endo, Jepang juga harus tampil tanpa winger Brighton & Hove Albion, Kaoru Mitoma, yang masih dibekap cedera.

Meski demikian, Moriyasu menegaskan skuadnya tidak boleh larut dalam situasi tersebut.

“Ketika hal-hal yang tidak terduga terjadi, kami harus memastikan tidak terlalu terkejut atau terganggu oleh keadaan itu,” ujarnya.

Moriyasu sendiri dikenal sebagai arsitek di balik keberhasilan Jepang menaklukkan Spanyol dan Jerman pada fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar.

Namun langkah Jepang saat itu terhenti di babak 16 besar setelah kalah adu penalti dari Kroasia.

Kini, ia berharap generasi baru Jepang mampu melangkah lebih jauh.

“Kami mungkin dianggap sebagai kuda hitam. Tetapi untuk mewujudkannya, kami harus keluar dari zona nyaman dan berani mendorong kemampuan kami hingga batas tertinggi,” kata Moriyasu.

Selain Jepang dan Belanda, Grup F juga dihuni Tunisia dan Swedia. Persaingan ketat diperkirakan akan mewarnai perebutan dua tiket menuju babak gugur.

Meski kehilangan kaptennya di saat-saat terakhir, Jepang tetap bertekad membuka Piala Dunia 2026 dengan hasil positif dan menjaga mimpi meraih prestasi terbaik sepanjang sejarah mereka di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

|- Sumber: Supersport.com

Tags: belandaheadlinejepangpiala dunia
ShareTweetPin
Previous Post

Dan Burn: Dari Sepak Bola Amatir ke Piala Dunia, Terasa Tak Nyata

BERITA BOLA LAINNYA

Wasit Terbaik Afrika Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Wasit Terbaik Afrika Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

10/06/2026 - 15:15 WIB
Ini Data dan Fakta Piala Dunia 2026 di Tiga Negara

Ini Data dan Fakta Piala Dunia 2026 di Tiga Negara

10/06/2026 - 10:18 WIB
Timnas Iran Masih Dibayangi Krisis Visa dan Konflik AS

Timnas Iran Masih Dibayangi Krisis Visa dan Konflik AS

10/06/2026 - 10:03 WIB
Ian Wright: Piala Dunia 2026 Jadi ‘Turnamen Kekacauan’

Ian Wright: Piala Dunia 2026 Jadi ‘Turnamen Kekacauan’

10/06/2026 - 09:45 WIB
Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

08/06/2026 - 20:08 WIB
10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Rajanya

10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Rajanya

08/06/2026 - 19:50 WIB
Yamal Siap Tampil di Laga Perdana Piala Dunia Usai Pulih Dari Cedera

Yamal Siap Tampil di Laga Perdana Piala Dunia Usai Pulih Dari Cedera

08/06/2026 - 19:15 WIB
Timnas Iran Pindah Markas ke Meksiko Jelang Piala Dunia 2026

Timnas Iran Pindah Markas ke Meksiko Jelang Piala Dunia 2026

08/06/2026 - 10:52 WIB
DPRK Banda Aceh Desak Nobar Piala Dunia 2026 Gratis

DPRK Banda Aceh Desak Nobar Piala Dunia 2026 Gratis

07/06/2026 - 17:29 WIB
Reuters: Striker Irak Ditahan 7 Jam Jelang Piala Dunia 2026

Reuters: Striker Irak Ditahan 7 Jam Jelang Piala Dunia 2026

07/06/2026 - 12:35 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

    Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Rajanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Shin Tae-yong Janjikan Persija Lebih Menyerang Musim Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Liga 1 Tak Menentu, Persiraja Akan Pulang Ke Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Jelang Hadapi Belanda, Jepang Kehilangan Kaptennya

Jelang Hadapi Belanda, Jepang Kehilangan Kaptennya

14/06/2026
Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

12/06/2026
Ditolak AS, Omar Artan Disambut Bak Pahlawan di Somalia

Ditolak AS, Omar Artan Disambut Bak Pahlawan di Somalia

10/06/2026
Stefan Keeltjes Bertahan di Kendal Tornado, Incar Tiket Promosi

Stefan Keeltjes Bertahan di Kendal Tornado, Incar Tiket Promosi

10/06/2026
Shin Tae-yong Janjikan Persija Lebih Menyerang Musim Depan

Shin Tae-yong Janjikan Persija Lebih Menyerang Musim Depan

10/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia