ACEHFOOTBALL.net – Asosiasi Mini Football Indonesia (AMFI) Provinsi Aceh mulai memperkuat kualitas perangkat pertandingan dengan menggelar kursus wasit mini soccer level dasar.
Kegiatan tersebut diikuti 24 peserta di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Rabu (12/8/2026).
Para peserta mendapat pembekalan langsung dari instruktur mini soccer nasional, Khalid Al Makmum, sebagai bagian dari upaya menyiapkan wasit yang memahami aturan sekaligus mampu menerapkannya secara profesional di lapangan.
Ketua AMFI Aceh, Edi Darman, mengatakan kursus tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Turnamen Mini Soccer HUT Kemerdekaan yang akan digelar 14–16 Agustus 2026 di Lapangan Vamos, Aceh Besar.
Menurut Edi, peningkatan kualitas wasit menjadi kebutuhan penting seiring semakin berkembangnya olahraga mini soccer di Aceh.
“Wasit merupakan bagian penting dalam sebuah pertandingan. Karena itu, kami ingin para wasit memiliki pemahaman yang baik terhadap aturan permainan sehingga mampu memimpin pertandingan secara adil, tegas dan profesional,” kata Edi.
Ia menegaskan kursus tersebut tidak sekadar untuk memenuhi kebutuhan perangkat pertandingan pada turnamen dalam waktu dekat.
AMFI Aceh ingin menjadikannya sebagai langkah awal membangun ekosistem mini soccer yang lebih profesional, termasuk dari sisi atlet, klub dan perangkat pertandingan.
“Kami berharap setelah mengikuti kursus ini, para peserta terus belajar dan menambah pengalaman memimpin pertandingan. Dengan demikian, ke depannya kita akan memiliki wasit-wasit mini soccer yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Dibekali Teori dan Situasi Pertandingan
Instruktur mini soccer nasional, Khalid Al Makmum, mengatakan peserta mendapatkan pemahaman mengenai aturan dasar yang menjadi pedoman wasit dalam memimpin pertandingan.
Materi mencakup Law of The Game, penerapan aturan di lapangan, pengambilan keputusan, posisi dan pergerakan wasit, hingga berbagai situasi yang berpotensi terjadi selama pertandingan.
Khalid menekankan bahwa seorang wasit tidak cukup hanya menghafal aturan. Kemampuan menerapkan aturan secara tepat dalam situasi pertandingan menjadi bagian penting yang harus dikuasai.
“Wasit tidak cukup hanya memahami aturan, tetapi juga harus mampu menerapkannya dengan tepat ketika berada di lapangan. Karena itu, peserta kita berikan pemahaman teori sekaligus gambaran situasi pertandingan agar mereka lebih siap,” kata Khalid.
Menurutnya, kursus wasit menjadi semakin penting seiring pertumbuhan kompetisi mini soccer di Aceh. Bertambahnya turnamen dan klub harus diimbangi dengan ketersediaan perangkat pertandingan yang memahami karakteristik serta aturan khusus mini soccer.
Setelah mengikuti pembekalan, para peserta akan langsung mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dengan menjalankan tugas sebagai wasit pada Turnamen Mini Soccer HUT Kemerdekaan di Lapangan Vamos, Aceh Besar.
Momentum tersebut diharapkan menjadi pengalaman awal bagi para peserta untuk mengasah kemampuan sekaligus menjadi bagian dari upaya AMFI Aceh membangun standar perangkat pertandingan mini soccer yang lebih baik di daerah.





















Komentar