• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Minggu, Juli 5, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Minggu, Juli 5, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Jelang Hadapi Belanda, Jepang Kehilangan Kaptennya

Redaksi Redaksi
Minggu, 14/06/2026 - 16:31 WIB
in Mancanegara
Jelang Hadapi Belanda, Jepang Kehilangan Kaptennya

Wataru Endo | Foto via supersport.com/Hiroki Watanabe/Getty Images © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net – Timnas Jepang harus menghadapi pukulan berat menjelang laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 melawan Belanda.

Kapten sekaligus gelandang senior mereka, Wataru Endo, memutuskan mengakhiri karier internasionalnya setelah gagal pulih dari cedera yang dideritanya.

Pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah tim pelatih menilai kondisi Endo tidak memungkinkan untuk tampil di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara tersebut.

Endo, yang kini berusia 33 tahun, mengumumkan pensiun dari tim nasional pada Kamis (12/6/2026), hanya beberapa hari sebelum Jepang memainkan laga pertamanya melawan Belanda di Dallas, Minggu (14/6/2026).

INFO BOLALAINNYA

Desire Doue: Persaingan Bikin Prancis Makin Kuat

Desire Doue: Persaingan Bikin Prancis Makin Kuat

04/07/2026 - 20:48 WIB
Lisandro Bilang Tak Ada yang Menyerah di Argentina

Lisandro Bilang Tak Ada yang Menyerah di Argentina

04/07/2026 - 18:18 WIB
Meski Meksiko Favorit, Inggris Siap Hadapi ‘Neraka’ Azteca

Meski Meksiko Favorit, Inggris Siap Hadapi ‘Neraka’ Azteca

04/07/2026 - 13:03 WIB
Ini Data dan Fakta Piala Dunia 2026 di Tiga Negara

Ini Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

04/07/2026 - 12:18 WIB

Moriyasu mengakui keputusan itu merupakan salah satu momen tersulit dalam karier kepelatihannya.

“Pada akhirnya saya harus menilai apakah dia masih bisa bermain dan tetap berada dalam tim atau tidak. Saya yang mengambil keputusan terakhir,” kata Moriyasu dalam konferensi pers di Dallas, Sabtu.

Pelatih yang tampak emosional itu mengaku merasa berat saat menyampaikan keputusan tersebut kepada Endo.

“Ketika saya menyampaikan keputusan itu kepada Wataru, saya merasa sangat tidak enak harus mengatakan hal tersebut,” ujarnya.

Menurut Moriyasu, Endo menerima keputusan itu dengan sikap yang sangat dewasa meskipun jelas merasakan kekecewaan mendalam.

“Saya tentu tidak bisa mengetahui persis apa yang ia rasakan. Namun dia sangat memahami dan menghormati keputusan tersebut. Tentu saja dia terluka.

Keluarganya, orang-orang yang mencintainya, para pendukung, dan semua yang selama ini mendukungnya juga ikut terluka,” katanya.

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada mereka semua. Namun demi kepentingan tim dan negara, keputusan itu harus diambil. Itu sangat berat,” tambahnya.

Endo menjalani debut bersama Timnas Jepang pada 2015 dan mengakhiri karier internasionalnya dengan catatan 73 penampilan serta empat gol untuk Samurai Biru.

Gelandang Liverpool tersebut selama bertahun-tahun menjadi salah satu figur sentral dalam skuad Jepang.

Absennya Endo menjadi kehilangan besar bagi Jepang yang datang ke Piala Dunia 2026 dengan ekspektasi tinggi.

Tim asuhan Moriyasu disebut-sebut memiliki peluang melangkah jauh setelah menunjukkan performa impresif dalam laga persahabatan, termasuk kemenangan atas Inggris di Stadion Wembley sebelum turnamen dimulai.

Selain kehilangan Endo, Jepang juga harus tampil tanpa winger Brighton & Hove Albion, Kaoru Mitoma, yang masih dibekap cedera.

Meski demikian, Moriyasu menegaskan skuadnya tidak boleh larut dalam situasi tersebut.

“Ketika hal-hal yang tidak terduga terjadi, kami harus memastikan tidak terlalu terkejut atau terganggu oleh keadaan itu,” ujarnya.

Moriyasu sendiri dikenal sebagai arsitek di balik keberhasilan Jepang menaklukkan Spanyol dan Jerman pada fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar.

Namun langkah Jepang saat itu terhenti di babak 16 besar setelah kalah adu penalti dari Kroasia.

Kini, ia berharap generasi baru Jepang mampu melangkah lebih jauh.

“Kami mungkin dianggap sebagai kuda hitam. Tetapi untuk mewujudkannya, kami harus keluar dari zona nyaman dan berani mendorong kemampuan kami hingga batas tertinggi,” kata Moriyasu.

Selain Jepang dan Belanda, Grup F juga dihuni Tunisia dan Swedia. Persaingan ketat diperkirakan akan mewarnai perebutan dua tiket menuju babak gugur.

Meski kehilangan kaptennya di saat-saat terakhir, Jepang tetap bertekad membuka Piala Dunia 2026 dengan hasil positif dan menjaga mimpi meraih prestasi terbaik sepanjang sejarah mereka di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

|- Sumber: Supersport.com

Tags: belandaheadlinejepangpiala dunia
ShareTweetPin
Previous Post

Dan Burn: Dari Sepak Bola Amatir ke Piala Dunia, Terasa Tak Nyata

Next Post

Australia Tekuk Turki dengan Skuad Termuda Sepanjang Sejarah

BERITA BOLA LAINNYA

Catatan Cek Boy: Menakar Final Eropa vs Amerika Latin

Catatan Cek Boy: Menakar Final Eropa vs Amerika Latin

04/07/2026 - 11:38 WIB
Ini Jadwal Lengkap Matchday Ketiga Piala Dunia 2026

Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Sajikan Duel Para Raksasa

04/07/2026 - 11:16 WIB
Tanjung Verde Jual Mahal, Argentina Dipaksa Kerja Keras

Tanjung Verde Jual Mahal, Argentina Dipaksa Kerja Keras

04/07/2026 - 09:29 WIB
Salah Masuk Daftar Algojo Panenka di Piala Dunia

Salah Masuk Daftar Algojo Panenka di Piala Dunia

04/07/2026 - 08:58 WIB
Hassan: Kami Membahagiakan 120 Juta Rakyat Mesir

Hassan: Kami Membahagiakan 120 Juta Rakyat Mesir

04/07/2026 - 08:49 WIB
Usai Cetak Sejarah, Ndoye Bilang Swiss Tak Takut Siapa Pun

Usai Cetak Sejarah, Ndoye Bilang Swiss Tak Takut Siapa Pun

03/07/2026 - 17:42 WIB
Viral Gerak Bibir Ronaldo, Benarkah Mengucap “Bismillah”?

Viral Gerak Bibir Ronaldo, Benarkah Mengucap “Bismillah”?

03/07/2026 - 17:30 WIB
Ronaldo Samai Legenda Jerman, Kini Bidik Rekor Pele

Ronaldo Samai Legenda Jerman, Kini Bidik Rekor Pele

03/07/2026 - 10:00 WIB
Tiga Laga Panas Tutup 32 Besar, Messi Bidik Rekor Baru

Tiga Laga Panas Tutup 32 Besar, Messi Bidik Rekor Baru

03/07/2026 - 09:14 WIB
Debutan Tanjung Verde Ingin Tumbangkan Argentina

Debutan Tanjung Verde Ingin Tumbangkan Argentina

03/07/2026 - 08:52 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Unaaha FC Kalah Dramatis, PSN Ngada Cetak Gol Menit 90+4

    Unaaha FC Kalah Dramatis, PSN Ngada Cetak Gol Menit 90+4

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mesir Terancam Tanpa Salah Hadapi Australia di Babak 32 Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tim Pastikan Promosi ke Liga Nusantara 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persiraja Mencari Bibit Lokal, Jangan Sekadar Merekrut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Hasil Drawing Babak 8 Besar Liga 4 Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Kisah Tanjung Verde Yang Menjadi Fenomena Dunia

Kisah Tanjung Verde Yang Menjadi Fenomena Dunia

04/07/2026
Ketua DPRK Apresiasi Wakil Aceh ke Piala Presiden 2026

Ketua DPRK Apresiasi Wakil Aceh ke Piala Presiden 2026

04/07/2026

Empat Tim Pastikan Promosi ke Liga Nusantara 2026

04/07/2026
Dispora Aceh Berangkatkan Dua Tim ke Piala Presiden 2026

Dispora Aceh Berangkatkan Dua Tim ke Piala Presiden 2026

04/07/2026
Persiraja Mencari Bibit Lokal, Jangan Sekadar Merekrut

Persiraja Mencari Bibit Lokal, Jangan Sekadar Merekrut

04/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia