• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Minggu, Juli 5, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Minggu, Juli 5, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Ghana Protes Keras Kanada, Visa Piala Dunia Thomas Partey Ditolak

Redaksi Redaksi
Minggu, 14/06/2026 - 11:43 WIB
in Mancanegara
Ghana Protes Keras Kanada, Visa Piala Dunia Thomas Partey Ditolak

Thomas Partey of Ghana | Foto via supersport.com/Catherine Ivill - AMA/Getty Images © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net – Pemerintah Ghana secara resmi mengajukan protes kepada Kanada setelah gelandang tim nasionalnya, Thomas Partey, ditolak memperoleh visa untuk mengikuti laga Piala Dunia 2026 di negara tersebut.

Melalui pernyataan yang dipublikasikan Menteri Luar Negeri Ghana, Sam Okudzeto Ablakwa, Sabtu (14/6/2026), pemerintah Ghana menyebut keputusan Kanada sebagai tindakan yang “tidak adil” dan berlebihan terhadap salah satu pemain kunci Black Stars.

“Ghana telah mengirimkan nota protes resmi kepada Pemerintah Kanada,” demikian isi pernyataan tersebut.

Dalam nota diplomatik itu, Ghana juga meminta Kanada meninjau kembali keputusan yang membuat Partey tidak dapat memasuki wilayah negara tersebut untuk mengikuti pertandingan Piala Dunia.

INFO BOLALAINNYA

Diaz: Mental Maroko Jadi Kunci Kemenangan

Diaz: Mental Maroko Jadi Kunci Kemenangan

05/07/2026 - 13:12 WIB
Desire Doue: Persaingan Bikin Prancis Makin Kuat

Desire Doue: Persaingan Bikin Prancis Makin Kuat

04/07/2026 - 20:48 WIB
Lisandro Bilang Tak Ada yang Menyerah di Argentina

Lisandro Bilang Tak Ada yang Menyerah di Argentina

04/07/2026 - 18:18 WIB
Meski Meksiko Favorit, Inggris Siap Hadapi ‘Neraka’ Azteca

Meski Meksiko Favorit, Inggris Siap Hadapi ‘Neraka’ Azteca

04/07/2026 - 13:03 WIB

Thomas Partey saat ini bermain untuk Villarreal dan sebelumnya memperkuat Arsenal. Gelandang berusia 32 tahun itu tengah menghadapi proses hukum di Inggris terkait tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan pelecehan seksual yang diajukan oleh empat perempuan berbeda atas dugaan peristiwa yang terjadi antara 2020 hingga 2022.

Namun, Partey telah menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan tersebut. Persidangan kasusnya baru dijadwalkan berlangsung tahun depan sehingga secara hukum ia masih berstatus belum terbukti bersalah.

Pemerintah Ghana menilai keputusan Kanada yang mendasarkan penolakan visa pada dakwaan yang belum diputus pengadilan menimbulkan pertanyaan serius mengenai prinsip keadilan.

“Meskipun Ghana menghormati hak kedaulatan Kanada dalam menerapkan hukum imigrasinya, penggunaan dakwaan yang belum terbukti secara hukum sebagai dasar keputusan menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai keadilan dan proporsionalitas,” tulis pemerintah Ghana.

FIFA telah mengonfirmasi bahwa Partey tidak dapat melakukan perjalanan dari pemusatan latihan Ghana di Boston, Amerika Serikat, menuju Kanada untuk pertandingan pembuka Grup L melawan Panama yang akan berlangsung di Toronto pada 17 Juni mendatang.

Meski demikian, Partey masih berpeluang tampil pada dua laga berikutnya di fase grup. Ghana dijadwalkan menghadapi Inggris dan Kroasia dalam pertandingan yang seluruhnya berlangsung di Amerika Serikat.

Situasi tersebut membuat Partey tetap bisa memperkuat Ghana selama pertandingan dimainkan di wilayah Amerika Serikat.

Namun, masalah serupa berpotensi muncul kembali apabila Ghana lolos ke babak gugur dan harus kembali bertanding di Kanada.

Pemerintah Ghana menyatakan akan mempertimbangkan berbagai langkah diplomatik dan hukum yang tersedia berdasarkan hukum Kanada maupun hukum internasional untuk memastikan kasus Partey mendapat penilaian yang adil.

Ghana juga mendesak Ottawa membatalkan keputusan tersebut demi menjunjung prinsip keadilan dan asas-asas utama hukum umum (common law).

Sementara itu, otoritas imigrasi Kanada menolak memberikan rincian terkait kasus individu. Dalam keterangannya, mereka menegaskan bahwa keselamatan warga Kanada tetap menjadi prioritas utama.

Lembaga imigrasi Kanada menyatakan seluruh aturan diterapkan secara konsisten tanpa memandang kewarganegaraan, profil individu, maupun peran seseorang dalam turnamen.

Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat mengaku mengetahui adanya proses hukum yang sedang dihadapi Partey.

Namun, otoritas AS menegaskan bahwa pemain tersebut belum pernah dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan tetap diberikan visa untuk masuk ke Amerika Serikat.

Kasus ini menjadi salah satu kontroversi pertama yang mencuat pada Piala Dunia 2026 yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Bagi Ghana, absennya Partey pada laga pembuka menghadapi Panama menjadi kerugian besar mengingat perannya sebagai salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Black Stars.

 

|- Sumber: Supersport.com

Tags: ghanaheadlinekanadapiala dunia
ShareTweetPin
Previous Post

Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

Next Post

Pelatih Tertua di Piala Dunia Yakin Curacao Curi Poin dari Jerman

BERITA BOLA LAINNYA

Ini Data dan Fakta Piala Dunia 2026 di Tiga Negara

Ini Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

04/07/2026 - 12:18 WIB
Catatan Cek Boy: Menakar Final Eropa vs Amerika Latin

Catatan Cek Boy: Menakar Final Eropa vs Amerika Latin

04/07/2026 - 11:38 WIB
Ini Jadwal Lengkap Matchday Ketiga Piala Dunia 2026

Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Sajikan Duel Para Raksasa

04/07/2026 - 11:16 WIB
Tanjung Verde Jual Mahal, Argentina Dipaksa Kerja Keras

Tanjung Verde Jual Mahal, Argentina Dipaksa Kerja Keras

04/07/2026 - 09:29 WIB
Salah Masuk Daftar Algojo Panenka di Piala Dunia

Salah Masuk Daftar Algojo Panenka di Piala Dunia

04/07/2026 - 08:58 WIB
Hassan: Kami Membahagiakan 120 Juta Rakyat Mesir

Hassan: Kami Membahagiakan 120 Juta Rakyat Mesir

04/07/2026 - 08:49 WIB
Usai Cetak Sejarah, Ndoye Bilang Swiss Tak Takut Siapa Pun

Usai Cetak Sejarah, Ndoye Bilang Swiss Tak Takut Siapa Pun

03/07/2026 - 17:42 WIB
Viral Gerak Bibir Ronaldo, Benarkah Mengucap “Bismillah”?

Viral Gerak Bibir Ronaldo, Benarkah Mengucap “Bismillah”?

03/07/2026 - 17:30 WIB
Ronaldo Samai Legenda Jerman, Kini Bidik Rekor Pele

Ronaldo Samai Legenda Jerman, Kini Bidik Rekor Pele

03/07/2026 - 10:00 WIB
Tiga Laga Panas Tutup 32 Besar, Messi Bidik Rekor Baru

Tiga Laga Panas Tutup 32 Besar, Messi Bidik Rekor Baru

03/07/2026 - 09:14 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Unaaha FC Kalah Dramatis, PSN Ngada Cetak Gol Menit 90+4

    Unaaha FC Kalah Dramatis, PSN Ngada Cetak Gol Menit 90+4

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mesir Terancam Tanpa Salah Hadapi Australia di Babak 32 Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tim Pastikan Promosi ke Liga Nusantara 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persiraja Mencari Bibit Lokal, Jangan Sekadar Merekrut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Hasil Drawing Babak 8 Besar Liga 4 Nasional 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Kisah Tanjung Verde Yang Menjadi Fenomena Dunia

Kisah Tanjung Verde Yang Menjadi Fenomena Dunia

04/07/2026
Ketua DPRK Apresiasi Wakil Aceh ke Piala Presiden 2026

Ketua DPRK Apresiasi Wakil Aceh ke Piala Presiden 2026

04/07/2026

Empat Tim Pastikan Promosi ke Liga Nusantara 2026

04/07/2026
Dispora Aceh Berangkatkan Dua Tim ke Piala Presiden 2026

Dispora Aceh Berangkatkan Dua Tim ke Piala Presiden 2026

04/07/2026
Persiraja Mencari Bibit Lokal, Jangan Sekadar Merekrut

Persiraja Mencari Bibit Lokal, Jangan Sekadar Merekrut

04/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia