Pemain akademi Sporting Lisbon asal Aceh, Martunis mengatakan akan menghadiri peresmian kantor baru Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Portugal pada Hari Idul Fitri.
Korban tsunami asal Tibang, kelahiran 2 Mei 1997 ini mengatakan sudah menerima undangan. “Rencananya acara halal bi halal dan baru peresmian kantor,” katanya seperti dilansir Tempo.co kemarin.
Menurut dia, undangan itu berisi ajakan menunaikan shalat Idul Fitri bersama semua warga muslim Indonesia di KBRI. “Peresmian kantor baru KBRI yang berada di Avenida Vasco d Gama No.40 Santa Maria de Belem, Lisbon pada Sabtu 18 Juli nanti,” ujar Martunis.
Sebelumnya, Sarbini, ayah Martunis, mengatakan kepada Tempo, saat dihubungi anaknya melalui telepon, selalu berpesan kepada penyintas tsunami Aceh itu agar serius dalam menjalani latihan dan sekolah. “Martunis mengiyakan. Dia berjanji serius,” kata Sarbini.
Martunis berada di Portugal sejak 29 Juni 2015. Nasib baiknya berawal dari musibah tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Martunis selamat dari tsunami setelah terkatung-katung di laut selama 21 hari dengan baju seragam tim nasional sepak bola Portugal.
Dia ditemukan warga dan diserahkan kepada salah satu reporter stasiun televisi Inggris, Skynews, yang kebetulan berada di lokasi. Gambarnya kemudian menghebohkan dunia. Portugal pun menaruh simpati dan membantu.
Selanjutnya, Martunis diundang ke Portugal pada awal Juni 2005. Tak lama kemudian, Cristiano Ronaldo mengunjungi Aceh untuk bertemu dengan Martunis. Dalam beberapa kesempatan, dia diundang ke Portugal, Inggris, dan Kanada.
Editor: Indra
Sumber: Tempo




















Komentar