ACEHFOOTBALL.net – Timnas Norwegia menatap Piala Dunia 2026 dengan penuh optimisme. Dipimpin dua bintang dunia, Erling Haaland dan Martin Odegaard, skuad asuhan Stale Solbakken percaya diri mampu berbicara banyak di turnamen yang digelar di Amerika Utara tersebut.
Norwegia akan memulai perjuangannya di Grup I dengan menghadapi Irak di Boston, Selasa (16/6/2026). Selain Irak, grup ini juga dihuni Senegal dan Prancis yang membuat persaingan diprediksi berlangsung sangat ketat.
Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, menyebut laga perdana melawan Irak akan sangat menentukan peluang timnya untuk melangkah jauh di turnamen.
“Bagi setiap pelatih, memimpin negara di Piala Dunia mungkin merupakan pencapaian tertinggi. Ini adalah yang nomor satu. Kami tidak bisa menyembunyikan bahwa ini pertandingan yang sangat penting,” kata Solbakken.
Menurutnya, Grup I merupakan salah satu grup terberat di Piala Dunia 2026. Karena itu, meraih kemenangan pada laga pertama akan menjadi modal berharga bagi Norwegia.
“Kami berada di grup yang sangat kompetitif, mungkin yang paling sulit. Jika bisa memulai dengan tiga poin, maka kami sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.
Kembali Setelah 28 Tahun
Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah bagi Norwegia yang kembali tampil di putaran final setelah absen hampir tiga dekade.
Terakhir kali Norwegia bermain di Piala Dunia terjadi pada edisi 1998 di Prancis. Saat itu, Solbakken masih berstatus pemain dan turut membawa timnya melaju hingga babak 16 besar sebelum kalah tipis 0-1 dari Italia.
Kini, mantan gelandang tersebut berperan sebagai pelatih yang sukses membawa Norwegia lolos ke putaran final dengan catatan sempurna. Mereka memenangkan seluruh delapan pertandingan pada fase kualifikasi.
Keberhasilan itu membuat banyak pengamat menempatkan Norwegia sebagai salah satu tim yang berpotensi menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2026.
Haaland Jadi Andalan Utama
Kepercayaan diri Norwegia tidak lepas dari keberadaan Erling Haaland di lini depan. Striker Manchester City tersebut disebut Solbakken sebagai pencetak gol terbaik di dunia saat ini.
“Semoga Erling memberi dampak yang sangat besar. Saya pikir dia adalah pencetak gol terbaik di dunia,” ujar Solbakken.
Pelatih berusia 58 tahun itu mengatakan Haaland berada dalam kondisi fisik yang prima setelah mendapat waktu istirahat pada akhir musim.
“Jika kami mampu memberikan umpan dan peluang yang cukup kepadanya, dia punya kebiasaan untuk mencetak gol,” katanya.
Ketajaman Haaland diharapkan menjadi senjata utama Norwegia dalam menghadapi lawan-lawan berat di fase grup.
Generasi Terbaik Sepanjang Sejarah
Gelandang Patrick Berg bahkan menilai generasi Norwegia saat ini merupakan yang terbaik sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut.
Pemain Bodo/Glimt itu baru saja menikmati musim terbaik dalam kariernya. Selain membawa Norwegia lolos ke Piala Dunia, ia juga membantu klubnya melaju hingga babak 16 besar Liga Champions UEFA.
“Tentu tim Norwegia pada era 1990-an juga sangat bagus. Namun jika melihat pemain yang kami miliki sekarang, saya pikir kami memiliki bintang-bintang terbesar sepanjang sejarah,” ujar Berg.
Menurutnya, kehadiran Haaland dan Odegaard menjadi pembeda karena keduanya memiliki peran penting di klub-klub elite Eropa.
“Mereka bermain dan menjadi figur utama di beberapa tim terbesar di dunia,” katanya.
Kekuatan Bintang Dunia
Pernyataan serupa juga disampaikan gelandang Sander Berge. Meski enggan membandingkan secara langsung dengan generasi sebelumnya, ia mengakui kualitas pemain Norwegia saat ini sangat istimewa.
“Sepak bola terus berkembang dan level permainan semakin meningkat. Pemain-pemain yang kami miliki sekarang benar-benar spesial,” ujar Berge.
Ia menilai kehadiran Haaland dan Odegaard membuat Norwegia mendapat perhatian besar dari dunia sepak bola internasional.
“Ketika Anda memiliki pemain seperti Erling dan Martin dalam susunan tim, tentu akan muncul banyak perhatian dan ekspektasi,” katanya.
Momen Membanggakan
Bagi Berge, tampil di Piala Dunia juga memiliki makna pribadi yang mendalam. Pemain yang berasal dari keluarga atlet itu mengaku bangga bisa mewakili negaranya di panggung sepak bola terbesar dunia.
Ibunya pernah membela tim nasional basket Swedia, sementara ayahnya bermain untuk tim nasional basket Norwegia. Bahkan saudaranya juga pernah berkarier di basket perguruan tinggi Amerika Serikat.
“Lolos ke Piala Dunia dan kini keluarga saya datang ke sini untuk mendukung langsung merupakan momen yang sangat membanggakan,” ujarnya.
Dengan kombinasi pengalaman, kualitas individu, dan kepercayaan diri yang tinggi, Norwegia berharap dapat mengakhiri penantian panjang mereka dengan penampilan mengesankan di Piala Dunia 2026.
Semua mata kini tertuju pada duet Haaland dan Odegaard yang diharapkan mampu membawa Norwegia melangkah jauh di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Sumber: fifa





















Komentar