ACEHFOOTBALL.net — Perjalanan Timnas Pantai Gading di Piala Dunia 2026 memang telah berakhir, tetapi mereka pulang dengan kepala tegak.
Meski kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 32 besar di Dallas Stadium, Rabu (1/7/2026) WIB, Les Éléphants sukses mencatat sejarah dengan untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur Piala Dunia.
Salah satu pemain yang paling menonjol adalah Amad Diallo. Winger berusia 23 tahun itu mengaku bangga atas pencapaian timnya, terlebih Pantai Gading datang ke turnamen sebagai skuad termuda di Piala Dunia 2026.
“Kami sangat bangga dengan apa yang telah kami capai. Kami adalah tim termuda di turnamen ini. Sebelumnya kami sudah tiga kali tampil di Piala Dunia dan tidak pernah lolos dari fase grup. Kini kami berhasil melakukannya,” kata Diallo kepada FIFA.
Diallo masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dan langsung memberikan dampak besar. Ia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-74 setelah memanfaatkan kombinasi satu-dua yang apik bersama Nicolas Pepe.
Gol tersebut menjadi gol keduanya di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya juga mencetak gol saat menghadapi Ekuador di fase grup.
Bagi pemain Manchester United itu, mencetak gol di panggung terbesar sepak bola dunia merupakan impian yang akhirnya menjadi kenyataan.
“Mencetak gol di Piala Dunia adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Sejak kecil saya selalu bermimpi bermain di panggung terbesar. Walaupun kami kalah, bagi saya gol itu tetap menjadi sebuah kemenangan,” ujarnya.
Meski sempat menyamakan kedudukan, Pantai Gading akhirnya harus mengakui keunggulan Norwegia yang tampil lebih efektif hingga memastikan kemenangan 2-1 sekaligus melaju ke babak 16 besar.
Kendati gagal melanjutkan langkah di turnamen, penampilan Pantai Gading mendapat banyak apresiasi.
Selain menjadi debut mereka di fase gugur, skuad muda asuhan Emerse Fae juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan permainan yang atraktif dan penuh determinasi.
Keberhasilan mencapai babak 32 besar menjadi pencapaian terbaik Pantai Gading sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia.
Dengan mayoritas pemain masih berusia muda, Les Éléphants diprediksi akan menjadi salah satu kekuatan baru sepak bola Afrika pada edisi-edisi Piala Dunia mendatang.





















Komentar