ACEHFOOTBALL.net — Kylian Mbappe kembali membuktikan statusnya sebagai pembeda bagi Prancis.
Meski sempat gagal mengeksekusi penalti di babak pertama, sang kapten bangkit dengan mencetak satu gol dan satu assist untuk membawa Les Bleus menundukkan Maroko 2-0 pada perempat final Piala Dunia FIFA 2026 di Boston Stadium, Jumat (10/7) WIB.
Kemenangan ini memastikan Prancis melangkah ke semifinal Piala Dunia untuk tiga edisi secara beruntun, setelah menjadi juara pada 2018 dan finis sebagai runner-up di Qatar 2022.
Di babak empat besar, pasukan Didier Deschamps akan menghadapi pemenang laga Spanyol kontra Belgia.
Prancis langsung tampil menekan sejak menit awal. Dayot Upamecano nyaris membuka keunggulan melalui sundulan pada menit kelima, namun masih mampu diamankan kiper Maroko, Yassine Bounou.
Dominasi Les Bleus berlanjut hingga mereka memperoleh hadiah penalti setelah Noussair Mazraoui melanggar Mbappe di kotak terlarang. Namun, eksekusi penyerang Real Madrid itu berhasil dimentahkan Bounou sehingga skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60. Mbappe menebus kegagalan penaltinya lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut gawang Maroko.
Gol tersebut menjadi koleksi kedelapannya di Piala Dunia 2026 sekaligus mengukuhkan posisinya di puncak daftar pencetak gol sementara.
Enam menit kemudian, Mbappe kembali menjadi aktor utama. Aksinya membuka ruang pertahanan Maroko diakhiri dengan umpan matang kepada Ousmane Dembele yang diselesaikan dengan sepakan terarah ke pojok bawah gawang untuk menggandakan keunggulan Prancis menjadi 2-0.
Maroko berusaha bangkit, namun pertahanan Prancis tampil disiplin hingga peluit panjang berbunyi.
Mbappe Dekati Rekor Messi
Tambahan satu gol membuat Mbappe kini telah mencetak 20 gol sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang memimpin daftar dengan 21 gol.
Ia juga telah mencetak gol dalam lima dari enam pertandingan Prancis di turnamen ini dan memimpin persaingan Sepatu Emas adidas dengan delapan gol.
Sementara itu, gol Dembele menjadikannya pemain Prancis ketiga yang mampu mencetak lima gol dalam satu edisi Piala Dunia, mengikuti jejak Just Fontaine dan Mbappe.
Pelatih Prancis Didier Deschamps mengaku puas dengan performa anak asuhnya meski sempat kesulitan di babak pertama.
“Kami menghadapi lawan yang sangat kuat. Kami kesulitan pada babak pertama dan penyelamatan penalti Bounou membuat mereka tetap bertahan.”
“Namun, kami tampil lebih tenang setelah jeda dan pada akhirnya kualitas individu Mbappe menjadi pembeda,” ujar Deschamps.
Mbappe mengakui laga berjalan tidak mudah, tetapi menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada semifinal.
“Kami sangat senang berada di semifinal, tetapi perjalanan masih panjang. Lawan berikutnya akan lebih berat, dan kami harus siap menghadapi tantangan itu,” kata Mbappe.
Di kubu Maroko, pelatih Mohamed Ouahbi tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski gagal mengulang pencapaian bersejarah di Qatar 2022.
“Kami kecewa karena ingin menang, tetapi kami menghadapi lawan yang luar biasa. Masa depan sepak bola Maroko tetap cerah jika kami terus berkembang seperti ini,” ujarnya.
Prancis kini hanya berjarak dua kemenangan lagi untuk merebut gelar juara dunia ketiga dalam sejarah mereka.
Sementara bagi Maroko, langkah hingga perempat final kembali menegaskan status Atlas Lions sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.





















Komentar