ACEHFOOTBALL.net — Dua kekuatan besar Eropa akan saling menguji dalam laga sarat gengsi saat Spanyol menghadapi Belgia pada perempat final Piala Dunia FIFA 2026 di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket semifinal, tetapi juga benturan dua generasi dengan karakter yang sangat berbeda.
Spanyol datang sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang turnamen. Juara Eropa 2024 itu memenangi Grup H tanpa terkalahkan sebelum menyingkirkan Austria 3-0 di babak 32 besar dan mengalahkan Portugal 1-0 melalui gol dramatis Mikel Merino pada babak 16 besar.
Hingga perempat final, La Roja bahkan menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan.
Pelatih Luis de la Fuente berhasil memadukan pengalaman Rodri dengan kreativitas Pedri dan Dani Olmo, sementara Lamine Yamal terus menunjukkan statusnya sebagai salah satu bintang muda paling bersinar di turnamen ini.
Di sisi lain, Belgia masih mengandalkan tulang punggung generasi emas mereka. Thibaut Courtois tetap kokoh di bawah mistar, Kevin De Bruyne menjadi motor permainan, sedangkan Romelu Lukaku terus membuktikan ketajamannya di lini depan.
Setan Merah lolos sebagai juara Grup G sebelum bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menundukkan Senegal 3-2 lewat perpanjangan waktu dan kemudian mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat 4-1.
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengakui Spanyol lebih diunggulkan, namun menegaskan timnya tidak akan datang dengan rasa rendah diri.
“Kami tahu Spanyol adalah tim luar biasa, tetapi kami juga memiliki kekuatan sendiri. Kami ingin menantang mereka dan berusaha menyingkirkan mereka,” ujar Garcia.
Striker Charles De Ketelaere juga menyebut Belgia harus memainkan pertandingan sempurna jika ingin melangkah ke semifinal.
Secara historis, kedua tim pernah dua kali bertemu di Piala Dunia dengan hasil imbang satu kemenangan. Belgia menang melalui adu penalti pada perempat final 1986, sedangkan Spanyol membalas dengan kemenangan 2-1 di fase grup Piala Dunia 1990.
Bagi Spanyol, pertandingan ini menjadi kesempatan membuktikan bahwa generasi baru mereka siap mengulang kejayaan 2010.
Sementara bagi Belgia, laga ini bisa menjadi momen terakhir generasi emas mereka untuk mendekati impian yang belum pernah terwujud: mengangkat trofi Piala Dunia.
Dengan kualitas individu, pengalaman, dan rekor impresif kedua tim, duel di Los Angeles diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbaik di babak perempat final.
Sumber: Fifa





















Komentar