• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Sabtu, Agustus 15, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Sabtu, Agustus 15, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Usai Cetak Sejarah, Ndoye Bilang Swiss Tak Takut Siapa Pun

Redaksi Redaksi
Jumat, 03/07/2026 - 17:42 WIB
in Piala Dunia
Usai Cetak Sejarah, Ndoye Bilang Swiss Tak Takut Siapa Pun

Swiss | Foto via fifa.com © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net – Timnas Swiss akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 72 tahun untuk meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia.

Kemenangan 2-0 atas Aljazair pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 bukan hanya mengantar mereka ke babak 16 besar, tetapi juga menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Swiss.

Terakhir kali Swiss memenangkan pertandingan fase gugur Piala Dunia terjadi pada edisi 1954, saat menjadi tuan rumah. Kala itu, kemenangan atas Italia terjadi dalam laga play-off penentuan juara grup, bukan pertandingan sistem gugur seperti yang berlaku saat ini.

Kini, tujuh dekade lebih berselang, Breel Embolo dan Dan Ndoye menjadi aktor utama yang mengakhiri penantian tersebut lewat kemenangan meyakinkan di BC Place, Vancouver.

INFO BOLALAINNYA

Wasit Terbaik Afrika Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Gagal Pimpin Piala Dunia, Omar Artan Wasiti Piala Super Eropa

14/08/2026 - 08:58 WIB
Real Madrid Tidak Butuh Revolusi, Kata Carvajal

Zidane Latih Timnas Prancis, Gaji Tembus Rp111 Miliar per Tahun

30/07/2026 - 12:44 WIB
10 Negara yang Bertekad Bangkit di Piala Dunia 2030

10 Negara yang Bertekad Bangkit di Piala Dunia 2030

25/07/2026 - 15:56 WIB
Hanya Australia dan Jepang yang Jadi Harapan Asia

Hanya Australia dan Jepang yang Jadi Harapan Asia

23/07/2026 - 15:42 WIB

Pencetak gol kedua Swiss, Dan Ndoye, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari momen bersejarah itu.

“Rasanya luar biasa. Kemenangan ini sangat penting bagi kami. Kami telah menulis satu halaman sejarah bagi negara kami, dan kami berharap bisa terus melanjutkannya,” kata Ndoye kepada FIFA.

Pemain berusia 25 tahun itu menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan hanya milik para pemain, tetapi juga seluruh rakyat Swiss yang telah lama memimpikan keberhasilan di Piala Dunia.

“Bukan hanya kami para pemain, tetapi seluruh negara telah memimpikan momen ini. Kami ingin terus membuat mereka bermimpi.”

Selain sukses mencetak dua gol, Swiss juga mencatatkan clean sheet pertama mereka di Piala Dunia 2026. Bek andalan Manuel Akanji menilai disiplin bertahan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan timnya.

“Kami bertahan dengan sangat baik dan mencetak gol pada momen yang tepat. Sebagai pemain bertahan, mencatatkan clean sheet selalu menjadi kepuasan tersendiri. Yang terpenting tentu kemenangan, tetapi clean sheet membuat hasil ini terasa lebih istimewa,” ujar Akanji.

Bek Manchester City itu juga menilai pengalaman para pemain menjadi pembeda dalam menghadapi Aljazair yang memberikan perlawanan sengit.

“Aljazair bermain sangat baik, tetapi kami tampil dengan penuh pengalaman. Mudah-mudahan perjalanan kami belum berakhir.”

Kemenangan atas Aljazair memastikan Swiss tetap berada di Vancouver untuk menjalani laga babak 16 besar melawan pemenang pertandingan Kolombia versus Ghana.

Ndoye menegaskan timnya tidak gentar menghadapi siapa pun yang lolos.

“Kami akan melihat siapa lawan berikutnya, Kolombia atau Ghana. Kami akan melangkah satu demi satu, tetapi kami ingin terus melaju. Kami siap menghadapi siapa pun dan ingin menunjukkan kualitas kami di panggung terbesar sepak bola dunia.”

Bagi Ndoye, tampil di Piala Dunia saja sudah merupakan impian masa kecil. Kini, membawa Swiss mencetak sejarah membuat mimpinya terasa semakin sempurna.

Ia mengaku telepon genggamnya dipenuhi ucapan selamat setelah pertandingan.

“Pesannya sangat banyak, lebih dari seratus. Saya belum sempat membalas semuanya. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Sejak kecil saya menyaksikan tim-tim terbaik bermain di turnamen terbesar dunia. Kini saya bisa mewakili negara saya di Piala Dunia. Kami ingin mimpi ini terus berlanjut.”

Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Akanji dan Granit Xhaka serta talenta muda yang tengah bersinar seperti Johan Manzambi dan Dan Ndoye, Swiss kini menjelma sebagai salah satu kuda hitam yang patut diperhitungkan.

Setelah mematahkan kutukan 72 tahun tanpa kemenangan di fase gugur, Nati kini mengincar sejarah berikutnya: melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Tags: headlinepiala duniaswiss
ShareTweetPin
Previous Post

Viral Gerak Bibir Ronaldo, Benarkah Mengucap “Bismillah”?

Next Post

Hassan: Kami Membahagiakan 120 Juta Rakyat Mesir

BERITA BOLA LAINNYA

10 Bintang Afrika yang Bersinar di Piala Dunia 2026

10 Bintang Afrika yang Bersinar di Piala Dunia 2026

23/07/2026 - 15:32 WIB
Rekor-Rekor Bersejarah Pecah di Piala Dunia 2026

Rekor-Rekor Bersejarah Pecah di Piala Dunia 2026

21/07/2026 - 21:26 WIB
Statistik Menarik, Pecahkan Rekor dan Lahirkan Sejarah Baru

Statistik Menarik, Pecahkan Rekor dan Lahirkan Sejarah Baru

21/07/2026 - 09:54 WIB
Mbappe Kalahkkan Messi di Babak Knockout Piala Dunia

Kylian Mbappe Pertahankan Sepatu Emas Piala Dunia

20/07/2026 - 06:39 WIB
Rodri Raih Bola Emas, Mbappe Sabet Sepatu Emas

Rodri Raih Bola Emas, Mbappe Sabet Sepatu Emas

20/07/2026 - 06:32 WIB
Spanyol Juara Dunia, Akhiri Mimpi Messi Pertahankan Gelar

Spanyol Juara Dunia, Akhiri Mimpi Messi Pertahankan Gelar

20/07/2026 - 06:19 WIB
Rektor UTU Jagokan Argentina Juara Piala Dunia

Rektor UTU Jagokan Argentina Juara Piala Dunia

19/07/2026 - 18:21 WIB
Ketika Tiki-Taka Spanyol Diuji Mental Juara Argentina

Ketika Tiki-Taka Spanyol Diuji Mental Juara Argentina

19/07/2026 - 18:08 WIB
Eks Manajer Timnas U-19 Jagokan Spanyol Juara Dunia

Eks Manajer Timnas U-19 Jagokan Spanyol Juara Dunia

19/07/2026 - 11:41 WIB
Mbappe Kalahkkan Messi di Babak Knockout Piala Dunia

Mbappe Salip Messi, Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Sejarah

19/07/2026 - 10:33 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Tim Akhyar Ilyas TC di Jakarta, Bersiap Hadapi PSIS Semarang

    Tim Akhyar Ilyas TC di Jakarta, Bersiap Hadapi PSIS Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WCP Tegaskan Gaya Bermain Miftahul Hamdi dkk di PSIS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaya Hartono Buru Pemuda Muda Siap Pakai Untuk Persiraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persiraja Ikat Lima Pemain Lokal, Dua Dikontrak Tiga Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Liga 1 Tak Menentu, Persiraja Akan Pulang Ke Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

16 Tim Berebut Hadiah Rp9 Juta di Piala AMFI Aceh

16 Tim Berebut Hadiah Rp9 Juta di Piala AMFI Aceh

14/08/2026
WCP Tegaskan Gaya Bermain Miftahul Hamdi dkk di PSIS

WCP Tegaskan Gaya Bermain Miftahul Hamdi dkk di PSIS

13/08/2026
24 Peserta Ikuti Kursus Wasit Mini Soccer AMFI Aceh

24 Peserta Ikuti Kursus Wasit Mini Soccer AMFI Aceh

12/08/2026
Tim Akhyar Ilyas TC di Jakarta, Bersiap Hadapi PSIS Semarang

Tim Akhyar Ilyas TC di Jakarta, Bersiap Hadapi PSIS Semarang

12/08/2026
Persiraja Ikat Lima Pemain Lokal, Dua Dikontrak Tiga Tahun

Persiraja Ikat Lima Pemain Lokal, Dua Dikontrak Tiga Tahun

12/08/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia