ACEHFOOTBALL.net – Persiraja Banda Aceh menghadapi ujian berat pada pekan kedua Championship 2026/2027. Bertandang ke markas PSPS Riau, Sabtu (19/9/2026), Laskar Rencong berada dalam tekanan setelah gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhir.
Situasi Persiraja semakin pelik karena mereka mengawali musim dengan kekalahan 0-1 dari Semen Padang. Tidak hanya kehilangan tiga poin, Persiraja juga harus memulai kompetisi dengan hukuman administrasi minus satu poin.
Sebaliknya, PSPS Riau memang datang dengan kekalahan 1-2 dari PSIS Semarang pada laga pembuka. Namun, Askar Bertuah memiliki dua modal penting untuk menghadapi Persiraja: rekor kandang dan catatan pertemuan terakhir.
Dalam lima pertemuan terakhir, PSPS mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Persiraja hanya menang sekali, yakni saat kedua tim bertemu pada 31 Januari 2026 dengan skor 4-2.
Tiga kemenangan PSPS terjadi dalam tiga pertemuan lainnya. Mereka menang 1-0 pada November 2025, kembali menang 1-0 pada Februari 2025, serta menundukkan Persiraja 2-0 pada Januari 2025.
Pertemuan terakhir pada 14 Februari 2026 berakhir imbang 1-1.
Persiraja Belum Menang dalam Lima Laga
Rapor Persiraja dalam lima pertandingan terakhir menjadi alarm tersendiri.
Laskar Rencong hanya mengoleksi tiga hasil imbang dan menelan dua kekalahan. Mereka kalah 0-1 dari Semen Padang, kemudian bermain 1-1 melawan PSMS Medan dan Persekat, serta imbang 2-2 kontra Garudayaksa.
Sebelumnya, Persiraja juga kalah tipis 3-4 dari Isenmulang Kalteng.
Dari lima laga tersebut, Persiraja mencetak tujuh gol dan kebobolan sembilan gol. Tidak ada kemenangan yang bisa menjadi modal untuk menghadapi PSPS.
Sebaliknya, PSPS mencatat dua kemenangan dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir. Mereka memang kalah dari PSIS dan Persela Lamongan, serta Bekasi City. Namun, dua kemenangan kandang atas Sumsel United dan Persekat menunjukkan kemampuan mereka meraih hasil positif di depan pendukung sendiri.
PSPS menang 2-0 atas Sumsel United dan menghantam Persekat 4-2.
Dua hasil tersebut menjadi modal penting bagi Askar Bertuah menjelang kedatangan Persiraja.
Tekanan Lebih Besar di Persiraja
Pertarungan di Pekanbaru menjadi kesempatan Persiraja untuk menghentikan tren buruk sekaligus membuka rekening poin mereka di klasemen.
Namun, tantangannya tidak ringan. Selain belum menang dalam lima laga terakhir, Persiraja juga harus menghadapi PSPS yang memiliki keunggulan dalam rekor pertemuan serta catatan kandang yang cukup produktif dalam dua laga terakhir.
Bagi PSPS, kemenangan akan menjadi cara untuk bangkit setelah kekalahan dari PSIS pada laga pembuka.
Bagi Persiraja, kehilangan angka kembali bisa membuat posisi mereka semakin sulit. Dengan modal minus satu poin, Laskar Rencong membutuhkan hasil positif untuk segera memangkas defisit sekaligus mengakhiri tekanan di awal musim.
Pertarungan dua klub Sumatra ini pun menjadi duel perebutan momentum. PSPS datang dengan modal kandang dan keunggulan head-to-head. Persiraja datang dengan kebutuhan mendesak untuk menghentikan tren tanpa kemenangan.
Jika kembali gagal meraih poin, Persiraja berisiko semakin terbenam di dasar klasemen. []




















