ACEHFOOTBALL.net — Liga 3 2026/2027 akan menggunakan format kandang-tandang pada babak pendahuluan. Sebanyak 24 klub dibagi ke dalam tiga grup dan bersaing mulai 30 Oktober 2026 hingga 9 Januari 2027 untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
Perubahan format ini mengakhiri penggunaan sistem home tournament pada babak pendahuluan. Dengan skema double round-robin, setiap klub akan menjalani 14 pertandingan, masing-masing tujuh laga kandang dan tujuh laga tandang.
Format baru tersebut membuka kesempatan bagi klub untuk kembali bermain di hadapan pendukung sendiri. Selain aspek kompetisi, laga kandang juga berpotensi menjadi sumber pemasukan melalui penjualan tiket dan kerja sama sponsor lokal.
24 Klub Dibagi ke Tiga Wilayah
Babak pendahuluan Liga Nusantara 2026/2027 diikuti 24 klub yang terbagi dalam tiga wilayah, masing-masing berisi delapan tim.
Grup Barat:
Sriwijaya FC, Persekat Tegal, Batavia FC, Persikota Tangerang, Pesik Kuningan, Persikotas Nusantara FC, Persitara Jakarta Utara, dan Pekanbaru FC.
Grup Tengah:
Persiba Bantul, Gresik United, Persibo Bojonegoro, Persipa Pati, Persibangga Purbalingga, Putra Sang Fajar Blitar, Persinga Ngawi, dan Persika Karanganyar.
Grup Timur:
Persekabpas Pasuruan, Persipani Paniai, Pasuruan United, PSN Ngada, Persinab Nabire, Perseden Denpasar, Persikutim Patriot United FC, dan Donggala United FC.
Delapan Klub Lolos ke Babak 8 Besar
Persaingan babak pendahuluan akan menentukan delapan klub yang berhak melaju ke Babak 8 Besar. Tiket diberikan kepada dua tim teratas dari masing-masing grup serta dua tim peringkat ketiga terbaik.
Babak 8 Besar dijadwalkan berlangsung pada 19–29 Januari 2027 dengan format sentralisasi satu putaran.
Dari fase tersebut, tiga klub akan memperoleh tiket promosi ke Pegadaian Championship. Dua juara grup pada babak lanjutan mendapat promosi otomatis, sedangkan dua tim peringkat kedua akan bersaing melalui laga play-off untuk memperebutkan satu tiket tersisa.
Liga Nusantara Tanpa Degradasi ke Liga 4
Regulasi Liga Nusantara 2026/2027 juga tidak menerapkan degradasi ke Liga 4 berdasarkan peringkat akhir kompetisi.
Dengan ketentuan tersebut, klub tidak menghadapi risiko turun kasta akibat posisi akhir di klasemen. Namun, persaingan tetap berlangsung ketat karena setiap tim memburu tiket promosi ke Championship.
Penerapan format kandang-tandang dan sistem promosi tersebut menjadi bagian penting dari penyelenggaraan Liga Nusantara musim 2026/2027, yang akan menguji konsistensi 24 klub sepanjang babak pendahuluan.























