
ACEHFOOTBALL.com — Mantan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin, mengharapkan Pemerintah Aceh agar mendatangkan instruktur pelatih sepakbola internasional, supaya dapat membimbing dan melatih para pelatih sepakbola di Aceh.
“Selama ini, para pemain muda tidak mendapatkan ilmu professional, sehingga umur mereka habis terbuang sia-sia, tanpa mendapatkan pelatihan yang baik. Sekarang bukan lagi masanya mencari pemain, tetapi bagaimana kita dapat menciptakan pemain,” kata Djohar Arifin kepada wartawan usai menghadiri pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Asosiasi Sekolah Sepakbola Aceh (ASSA), Senin (21/12/2015), di Anjong Moen Mata, Banda Aceh.
Djohar menjelaskan, dengan adanya instruktur pelatih sepakbola level Eropa dan dunia di Aceh, para pelatih akan dapat menimba ilmu secara professional, yang kemampuannya sama dengan para pelatih-pelatih sepakbola Eropa dan Amerika Latin.
“Minimal para pelatih professional itu harus ada 1 orang di setiap kabupaten/kota di Aceh, yang nantinya diharapkan para pelatih tersebut melahirkan bibit-bibit sepakbola handal, serta menumbuhkan semangat sepakbola di Aceh, untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ketua Dewan Pakar ASSA ini.
Djohar juga berharap, Pemerintah Aceh dapat memberikan terus dukungan penuh terhadap ASSA, dalam mengembangkan dunia sepakbola di Aceh.
“Saya melihat adanya dukungan penuh dari Pemerintah Aceh terhadap ASSA, makanya saya bersedia menjadi dewan pakar di ASSA, untuk membantu dan mengembangkan sepakbola Aceh. Semoga jejak ini, dapat diikuti oleh provinsi-provinsi lain untuk memajukan sepakbola di tanah air,” imbuhnya.
Pada sisi lain, dia menilai lahirnya ASSA merupakan sebuah langkah yang sangat tepat untuk kembali meningkatkan prestasi Sepakbola Aceh. Menurutnya, masa depan Sepakbola Indonesia ada di tangan anak-unak usia muda.
Djohar Arifin mengusulkan agar Pemerintah Aceh mendatangkan pelatih dan instruktur professional dari luar negeri untuk melatih para instruktur sepakbola di seluruh Aceh. Para instruktur yang sudah dilatih inilah yang nantinya akan melatih anak-anak Aceh untuk mengembangkan bakat Sepakbola.
“Kita perlu pelatih-pelatih professional yang bisa mencungkil bakat-bakat anak Aceh, kalau perlu untuk satu desa ada satu instruktur,” katanya.
Editor: Indra




















Komentar