ACEHFOOTBALL.net — Pelatih tim nasional Belanda Ronald Koeman menegaskan timnya tetap percaya diri meski gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026.
Hasil imbang 2-2 melawan Jepang dinilai belum mengubah peluang De Oranje untuk melaju jauh di turnamen.
Belanda sempat dua kali unggul saat menghadapi Jepang, namun gagal mempertahankan keunggulan hingga harus puas berbagi angka. Meski kecewa dengan hasil tersebut, Koeman memastikan suasana di dalam tim tetap positif.
“Atmosfer tim sangat baik dan kami akan terus bermain dengan keberanian,” kata Koeman kepada FIFA.
Menurut mantan pelatih Barcelona itu, secara keseluruhan Belanda tampil cukup baik dan mampu mendominasi jalannya pertandingan.
Namun, rapatnya pertahanan Jepang membuat timnya kesulitan menciptakan peluang bersih di sepertiga akhir lapangan.
“Saya merasa kami lebih menguasai pertandingan dan bermain cukup baik di sebagian besar laga. Namun saat menghadapi lawan yang bertahan rapat, kami harus mengambil keputusan yang tepat dan menyerang sebagai satu kesatuan,” ujarnya.
Koeman mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama efektivitas serangan ketika menghadapi tim yang bermain defensif. Namun ia menegaskan seluruh peluang di Grup F masih terbuka lebar.
“Semakin jauh Anda melangkah di turnamen, kemenangan akan semakin penting. Itulah yang harus kami kejar dan kami percaya penuh terhadap kemampuan tim ini,” katanya.
Fokus Belanda kini tertuju pada laga kedua melawan Swedia. Lawan mereka datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Tunisia 5-1 pada pertandingan pertama.
Koeman memperkirakan pertandingan melawan Swedia akan berjalan serupa dengan laga kontra Jepang. Belanda kemungkinan akan lebih banyak menguasai bola, sementara Swedia memilih bertahan dan menunggu peluang melakukan serangan balik.
“Akan sulit menciptakan ruang dan peluang. Kuncinya adalah membuat keputusan yang tepat dan memastikan cukup banyak pemain berada di kotak penalti pada momen yang tepat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan para pemainnya untuk mewaspadai kecepatan serangan balik Swedia yang dinilai menjadi senjata utama tim Skandinavia tersebut.
“Kekuatan terbesar mereka adalah saat merebut bola dan langsung melakukan transisi cepat. Mereka memiliki penyerang cepat serta bek sayap yang mampu berlari dengan sangat baik,” ujar Koeman.
Dalam laga penting tersebut, Koeman kembali menaruh harapan besar kepada kapten tim Virgil van Dijk. Bek Liverpool itu dinilai bukan hanya menjadi andalan di lini pertahanan, tetapi juga sosok pemimpin di lapangan.
“Virgil adalah pemain yang memiliki pengalaman dan karakter kuat. Ketika ada hal penting yang harus disampaikan atau keputusan yang harus diambil, dia selalu mengambil tanggung jawab,” kata Koeman.
Meski mendapat kritik usai hasil imbang melawan Jepang, Koeman mengaku siap menerima semua masukan. Ia memahami tekanan besar yang selalu menyertai tim nasional Belanda dalam setiap turnamen besar.
“Saya bertanggung jawab atas keputusan yang diambil dan saya menerima kritik tersebut. Di Belanda selalu ada tekanan. Kami memang negara kecil, tetapi kami ingin memenangkan Piala Dunia karena kami memiliki tim yang kuat,” ujarnya.
Koeman menegaskan bahwa target Belanda saat menghadapi Swedia hanya satu, yakni meraih kemenangan.
“Setelah hasil imbang melawan Jepang, kami membutuhkan tiga poin,” tegasnya.





















Komentar