
ACEHFOOTBALL.com — Piala Presiden sudah tuntas digelar Mahaka Sport dan Persib Bandung tampil sebagai juara. Namun, ada yang menilai, turnamen itu tak lebih semacam turnaman kampung.
Hal itu dilontarkan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan yang menilai Piala Presiden tak jauh berbeda dengan turnamen antarkampung (tarkam).
Pasalnya, pemenang turnamen Piala Presiden tidak akan bisa berlaga di kancah internasional.
“Kasihan pemain setelah menang di turnamen itu tidak jelas mau kemana, kan tak lebih sekelas Tarkam” kata Hinca di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (20/10/2015) malam seperti dilansir Tribunnews.com.
Hinca yang juga Wakil Ketua Umum PSSI itu menyebut seharusnya tim yang menang turnamen dapat mengikuti jenjang kompetisi yang lebih tinggi lagi.
Baik kompetisi di level Asia Tenggara hingga Asia.
“Seharusnya mereka yang menang turnamen bisa ikut di level AFC atau tingkat yang lebih tinggi. Tapi kan yang menang turnamen kemarin itu bingung setelah menang mau ngapain,” tuturnya.
Masih kata Hinca, penyelenggaraan Piala Presiden sangat berlebihan, menurutnya biaya yang dikeluarkan tidak seimbang dengan dampak yang dihasilkan.
Piala Presiden kata Hinca tidak akan berjalan tanpa bantuan PSSI.
“Kemarin kami (PSSI) baik hati pinjamkan perangkat pertandingan. Kalau kita tidak kasih, emang bisa berjalan turnamennya,” tandas Hinca.
Editor: Indra
Sumber: Tribunnews



















Komentar