ACEHFOOTBALL.net — Perjuangan Unaaha FC di Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 memasuki babak yang lebih menantang.
Setelah menyapu bersih Grup T dengan raihan sembilan poin sempurna, Laskar Anoa kini harus menghadapi persaingan ketat di babak 16 besar.
Tim asuhan pelatih asal Langsa, Aceh, Muhammad Azhar, tergabung bersama tiga tim kuat, yakni Wahana FC selaku juara Grup R, Persma sebagai runner-up Grup S, serta Pesik yang berstatus runner-up Grup Q.
Komposisi peserta membuat grup ini diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif di fase 16 besar. Seluruh tim datang dengan modal positif setelah berhasil melewati ketatnya persaingan pada babak 32 besar.
Meski demikian, Muhammad Azhar menegaskan anak asuhnya tidak gentar menghadapi siapa pun lawan yang akan dihadapi.
Menurutnya, keberhasilan menjadi juara Grup T merupakan bukti bahwa timnya memiliki kualitas dan mental bertanding yang baik.
“Di babak 16 besar tidak ada lagi lawan yang mudah. Semua tim yang lolos tentu memiliki kualitas. Kami menghormati Wahana, Persma, dan Pesik, tetapi Unaaha FC juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati fase grup dengan hasil sempurna,” ujar Azhar.
Pelatih yang dikenal dekat dengan para pemainnya itu menilai kunci utama menghadapi babak berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan, disiplin bertahan, serta memaksimalkan setiap peluang yang tercipta.
“Kami tidak boleh cepat puas. Apa yang sudah dicapai di fase grup harus menjadi motivasi, bukan alasan untuk terlena. Pemain harus tetap fokus karena target kami belum selesai,” katanya mantan pelatih Tim Porwil Aceh di Bengkulu ini.
Pelatih yang pernah membela dan melatih PSBL Langsa ini berharap para pemain mampu mempertahankan semangat juang dan kekompakan yang selama ini menjadi kekuatan utama Laskar Anoa.
“Harapan kami tentu bisa melangkah sejauh mungkin. Kami ingin memberikan kebanggaan bagi masyarakat Konawe dan seluruh pendukung Unaaha FC. Jika para pemain tetap bekerja keras, menjaga disiplin, dan bermain dengan hati, insyaallah peluang itu akan selalu ada,” tuturnya.
Ia juga meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar para pemain dan staf tim yang selama ini menjadi sumber kekuatan di balik perjuangan Laskar Anoa.
“Saya berharap orang tua pemain, istri, anak-anak, keluarga, sahabat, dan orang-orang tercinta yang selalu mendoakan kami terus memberikan dukungan,” kata mantan asisten Fakhri Husaini di tim PON Aceh 2021 Papua.
“Perjalanan kami masih panjang. Dukungan moral dan doa dari mereka sangat berarti bagi pemain maupun seluruh staf tim. Semoga perjuangan ini bisa kami balas dengan prestasi terbaik.”
Dengan status juara Grup T dan catatan tiga kemenangan beruntun, Unaaha FC kini menatap babak 16 besar dengan optimisme tinggi.
Namun, ujian sesungguhnya baru akan dimulai saat Laskar Anoa bersaing dengan tiga tim terbaik lainnya demi memperebutkan tiket menuju fase berikutnya.




















Komentar