Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah menunjuk tim Talent Scouting untuk menyaring 25 pemain pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepak Bola Antar-PPLP/PPLPD 2015 di Bangka Belitung. “Pahlawan” tim Aceh berharap terpilih.
Koordinator Talent Scouting yang ditunjuk Kemenpora, Subagdja Suihan mengatakan, hasil dari Kejurnas ini, dipilih 25 pemain yag paling menonjol dari semua tim untuk mengikuti seleksi pembentukan Tim Indonesia pada Kejuaraan Pelajar Asia di Nanjing, China, September mendatang.
Ke-25 pemain tersebut akan digabung bersama para pemain SKO Ragunan dalam proses seleksi tersebut. “Saya berharap bisa menjadi salah satu dari 25 pemain tersebut,” ungkap Editia Darma, pemain sayap kanan PPLP Aceh kepada ACEHFOOTBALL.com, Selasa (2/6/2015).
Pemain yang lahir di Bireuen ini menjadi satu-satunya pencetak gol di laga final Kejurnas sepakbola antar PPLP se-Indonesia di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (31/05/2015).
Golnya pada menit 68 berhasil membawa Aceh juara PPLP usak menusuk PPLP Jateng dengan skor 1-0.
Keberhasilan ia mencetak gol dilaga penting akan menjadi kredit plus karena tim dari Menpora memantau para pemain PPLP yang akan diseleksi untuk memperkuat indonesia dalam turnamen di China September mendatang.
Selain itu, Editia juga telah dilirik oleh Persiraja Banda Aceh dan diklat sepakbola di Demak, Jawa Tengah.
Cita-citanya yang ingin menjadi pemain profesional ternyata mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya.
Mawardi, ayah dari Editia Darma saat dihubungi via seluler mendukung penuh putranya dalam merintis karir menjadi pemain sepakbola, namun tetap tidak melupakan pendidikannya.
“Saya dukung penuh Edi untuk menjadi pemain sepakbola profesinal, namun melihat kondisi sepakbola Indonesia yang sedang kisruh saya ingin Edi tetap melanjutkan pendidikannya dan bermain sepakbola,” kata Mawardi yang juga pengurus PSSI Aceh Singkil.
Edi berharap PSSI dan Menpora agar segera berdamai karena ia dan seluruh pemain muda lainnya ingin terus bermain bola dan mengharumkan nama Indonesia suatu saat nanti.
“Harapannya semoga PSSI dan Menpora cepat berdamai, saya sebagai salah satu pemain muda turut bersedih dengan kejadian ini,“ tutupnya.
Reporter : Dany Beckz






Komentar