ACEHFOOTBALL.net — Babak semifinal Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi panggung para bintang dunia.
Empat negara yang pernah mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia akan saling bentrok dalam perebutan tiket ke final.
Ditambah lagi deretan pemain elite seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, Jude Bellingham, Harry Kane, Lamine Yamal hingga Julian Alvarez siap menjadi pembeda.
FIFA menyebut Piala Dunia 2026 sebagai “World Cup of Superstars” atau Piala Dunia para superstar. Kini, memasuki empat besar, seluruh semifinalis juga menempati empat besar Ranking FIFA, yakni Argentina, Prancis, Spanyol, dan Inggris.
Semifinal pertama mempertemukan Prancis melawan Spanyol di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Sehari berselang, Inggris akan menghadapi juara bertahan Argentina di Atlanta Stadium.
Messi Siap Hadapi Inggris Pertama Kalinya
Laga Inggris kontra Argentina menjadi sorotan utama karena mempertemukan dua rival lama di Piala Dunia. Menariknya, Lionel Messi yang kini berusia 39 tahun mengaku baru kali ini akan menghadapi Inggris di ajang Piala Dunia.
“Ini akan menjadi pertandingan yang spesial karena saya belum pernah bermain melawan Inggris. Mereka adalah salah satu kekuatan besar sepak bola dunia. Bermain menghadapi mereka di semifinal Piala Dunia tentu sangat istimewa,” kata Messi.
Di lini depan Argentina, Julian Alvarez juga tengah berada dalam performa terbaik setelah mencetak gol spektakuler saat menyingkirkan Swiss di perempat final.
“Saya merasa terus berkembang sepanjang turnamen dan berharap bisa tampil lebih baik lagi di semifinal. Yang terpenting adalah tim menang, tetapi sebagai penyerang saya tentu ingin membantu dengan mencetak gol,” ujar Alvarez.
Inggris Ingin Sempurnakan Generasi Emas
Kapten Inggris Harry Kane menegaskan timnya kini tinggal selangkah lagi mengubah konsistensi mereka di berbagai turnamen menjadi sebuah gelar juara dunia.
“Ini adalah periode yang sangat sukses bagi tim nasional Inggris. Sekarang kami ingin mengambil langkah terakhir. Kami sudah bersama selama enam pekan dan memberikan segalanya demi lambang di dada ini,” kata Kane.
Sementara Jude Bellingham, yang tampil gemilang sepanjang turnamen, mengaku bangga dengan mentalitas rekan-rekannya.
“Saya memang percaya diri, tetapi saya tidak pernah membayangkan bisa menjalani pertandingan seperti ini. Saya bangga karena tim ini selalu mampu bangkit apa pun situasinya,” ujar gelandang Real Madrid tersebut.
Prancis Tak Mau Terlena, Spanyol Percaya Diri
Di semifinal lainnya, Prancis datang dengan status favorit. Namun, Kylian Mbappe menegaskan Les Bleus belum pantas disebut tim tak terkalahkan.
“Kami baru bisa merasa tenang jika berhasil menjadi juara. Kami masih harus membuktikan banyak hal bila ingin dikenang sebagai tim yang luar biasa,” ujar Mbappe.
Rekan setimnya, Ousmane Dembele, memilih tetap rendah hati.
“Saya semakin nyaman dengan peran saya bersama tim nasional maupun klub. Namun, yang paling penting tetap kepentingan tim,” katanya.
Di kubu Spanyol, Lamine Yamal sama sekali tidak gentar menghadapi Prancis.
“Banyak orang sudah menantikan pertandingan ini sejak awal turnamen. Menurut saya, ini adalah dua tim terbaik di Piala Dunia. Kami tidak takut. Kalau ada yang bisa mengalahkan Prancis, itu adalah Spanyol,” tegas pemain berusia 19 tahun tersebut.
Sementara Rodri menilai Prancis akan menjadi lawan terberat La Roja sepanjang turnamen.
“Mereka tim hebat, tetapi kami juga begitu. Kami harus bermain dengan karakter dan kekuatan kami sendiri,” ujar gelandang Manchester City itu.
Empat negara, delapan pemain bintang, dan dua pertandingan besar kini tinggal menunggu waktu. Siapa yang akan melaju ke final Piala Dunia 2026 akan ditentukan oleh para superstar yang siap kembali mencuri panggung dunia. []
Sumber: Fifa





















Komentar