ACEHFOOTBALL.net — Belgia harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia FIFA 2026 setelah kalah tipis 1-2 dari Spanyol pada babak perempat final.
Meski gagal melaju ke semifinal, para pemain Red Devils tetap optimistis masa depan tim nasional mereka akan semakin menjanjikan berkat munculnya generasi muda berbakat.
Kekalahan dari Spanyol juga diperkirakan menjadi penampilan terakhir sejumlah pemain generasi emas Belgia di ajang Piala Dunia, seperti Axel Witsel, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Thibaut Courtois.
Meski demikian, Witsel menilai Belgia telah menunjukkan perkembangan sepanjang turnamen.
“Kami mungkin memulai turnamen dengan sedikit gugup, tetapi semakin jauh kami melangkah, permainan kami semakin baik. Itulah hal yang harus kami bawa pulang dari Piala Dunia ini. Saya tidak khawatir, karena kami memiliki masa depan yang cerah,” kata Witsel.
Kapten sekaligus penjaga gawang Belgia, Thibaut Courtois, meminta publik tidak hanya menilai generasi emas dari jumlah trofi yang diraih.
Menurutnya, Belgia telah mampu bersaing dengan negara-negara sepak bola terbesar dunia meski memiliki populasi yang jauh lebih kecil.
“Banyak orang mengatakan Generasi Emas Belgia tidak pernah memenangkan apa pun. Namun kami adalah Belgia, bukan Inggris, Spanyol atau Prancis. Kami hanya negara kecil dengan penduduk kurang dari 12 juta jiwa, tetapi kami selalu mampu bersaing di turnamen besar,” ujar Courtois.
Ia menambahkan, tidak semua pemain hebat mampu mengangkat trofi internasional.
“Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik. Saya bangga dengan apa yang telah kami capai. Saya yakin suatu saat Belgia akan mampu memenangkan turnamen besar.”
“Akademi sepak bola kami terus menghasilkan pemain berkualitas dan saya berharap generasi berikutnya bisa melangkah lebih jauh hingga ke final,” katanya.
Generasi Baru Mulai Bersinar
Perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026 juga ditandai dengan munculnya sejumlah pemain muda yang tampil impresif.
Charles De Ketelaere menjadi salah satu bintang baru setelah mencetak tiga gol sepanjang turnamen, termasuk dua gol saat mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat di babak 16 besar dan satu gol saat menghadapi Spanyol di perempat final.
Selain De Ketelaere, sejumlah nama seperti Jeremy Doku, Nicolas Raskin, Maxim De Cuyper, Arthur Theate hingga kiper muda Senne Lammens mulai menunjukkan kualitas mereka di level tertinggi.
Courtois yakin pengalaman di Piala Dunia akan mempercepat perkembangan para pemain muda tersebut.
“Ada banyak talenta muda yang terus berkembang. Mereka akan menjadi lebih kuat dalam beberapa tahun ke depan.”
“Saya berharap pada EURO 2028 atau Piala Dunia berikutnya kami akan menjadi tim yang lebih tangguh. Saya yakin kami memiliki semangat yang tepat untuk meraih sesuatu yang besar,” ujarnya.
Bek Belgia Brandon Mechele juga percaya timnya masih memiliki ruang besar untuk berkembang.
“Jika kami terus membangun performa seperti di turnamen ini, masa depan kami masih sangat menjanjikan. Kami memiliki banyak pemain muda.”
“Jika mereka terus mendapatkan menit bermain di klub masing-masing, pengalaman itu akan membuat tim nasional Belgia semakin kuat,” kata Mechele.
Meski langkah Belgia terhenti di perempat final, penampilan mereka di Piala Dunia 2026 dinilai menjadi fondasi penting menuju UEFA EURO 2028 dan Piala Dunia edisi berikutnya, dengan generasi baru siap melanjutkan estafet yang ditinggalkan para pemain senior.[]
Sumber: fifa




















Komentar