ACEHFOOTBALL.net — Pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, resmi mengundurkan diri setelah timnya gagal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Keputusan itu diumumkan sehari setelah Korea dipastikan tersingkir usai gagal masuk dalam daftar delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Hong menyatakan dirinya bertanggung jawab penuh atas kegagalan Taegeuk Warriors memenuhi ekspektasi publik, meski sebelumnya berhasil membawa Korea Selatan lolos ke putaran final dengan catatan tak terkalahkan sepanjang babak kualifikasi.
“Kepada seluruh rakyat Korea yang mencintai dan mendukung tim nasional, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Hari ini saya mengumumkan akan mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional,” ujar Hong dalam konferensi pers.
Pelatih yang menangani Korea Selatan sejak 2024 itu mengaku keputusan tersebut bukan hal mudah. Namun, menurutnya, seorang pelatih harus bertanggung jawab penuh atas hasil yang diraih tim.
“Sebagai pelatih kepala, tidak ada penjelasan apa pun yang dapat menggantikan hasil akhir. Saya gagal memberikan hasil yang diharapkan masyarakat. Seluruh tanggung jawab ada pada saya,” katanya.
Di Piala Dunia 2026, Korea Selatan mengawali kiprahnya dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko. Namun, Son Heung-min dan kawan-kawan kemudian menelan dua kekalahan beruntun dengan skor identik 0-1 dari Meksiko dan Afrika Selatan.
Hasil tersebut membuat Korea finis dengan tiga poin dan harus menunggu peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Namun, saat seluruh pertandingan fase grup berakhir pada 27 Juni, Korea dipastikan gagal melangkah ke fase gugur.
Hong juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh staf pelatih dan pemain yang telah bekerja keras sepanjang masa kepemimpinannya.
“Saya berterima kasih kepada seluruh pelatih dan staf yang telah bekerja bersama dengan satu tujuan. Hari ini saya meninggalkan jabatan sebagai pelatih tim nasional.”
“Namun, kecintaan saya terhadap sepak bola Korea tidak akan berubah. Saya akan terus mendukung tim nasional agar kembali mendapatkan kepercayaan dan cinta masyarakat,” ujarnya.
Pengunduran diri Hong menandai berakhirnya satu siklus kepemimpinan yang sempat membawa optimisme besar bagi sepak bola Korea Selatan, tetapi harus ditutup dengan kekecewaan di panggung Piala Dunia 2026.
Sumber: Fifa





















Komentar