ACEHFOOTBALL.net — Peta persaingan fase grup Piala Dunia 2026 mulai terlihat jelas setelah sebagian besar tim menyelesaikan dua pertandingan.
Sejumlah negara sudah memastikan tempat di babak 32 besar, sementara beberapa tim lainnya dipastikan tersingkir meski masih menyisakan satu laga grup.
Format baru Piala Dunia yang melibatkan 48 tim membuat persaingan lebih terbuka. Selain juara dan runner-up grup, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak lolos ke fase gugur.
Namun aturan head-to-head sebagai penentu utama klasemen membuat beberapa tim sudah tidak mungkin mengejar posisi aman.
Tim yang Sudah Lolos
Hingga Selasa (23/6/2026) malam waktu setempat, setidaknya enam negara telah memastikan tiket ke babak 32 besar.
Dari Grup A, Meksiko menjadi tim pertama yang mengunci kelolosan sekaligus memastikan diri sebagai juara grup setelah meraih dua kemenangan beruntun.
Amerika Serikat juga sudah mengamankan posisi teratas Grup D setelah mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan. Jerman menyusul dari Grup E setelah tampil konsisten pada dua laga awal.
Di Grup I, Prancis dan Norwegia sama-sama mengoleksi enam poin dan dipastikan lolos. Pertandingan terakhir kedua tim hanya akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup.
Sementara itu, Argentina menjadi wakil pertama dari Grup J yang memastikan tiket ke fase gugur. Tim juara bertahan itu tampil meyakinkan melalui dua kemenangan beruntun yang dipimpin Lionel Messi.
Kolombia juga berada di ambang kelolosan dari Grup K dan bahkan berpeluang mengunci status juara grup lebih cepat apabila hasil pertandingan berjalan sesuai skenario.
Grup yang Masih Membara
Meski beberapa tim telah lolos, mayoritas grup masih menyajikan persaingan ketat.
Grup B menjadi salah satu yang paling terbuka. Kanada dan Swiss sama-sama mengoleksi empat poin sehingga laga terakhir akan menentukan juara grup, sementara Bosnia-Herzegovina dan Qatar masih memiliki peluang mengejar posisi ketiga terbaik.
Di Grup C, Brasil, Maroko dan Skotlandia masih terlibat persaingan sengit untuk memperebutkan dua tiket otomatis.
Situasi serupa terjadi di Grup F yang melibatkan Belanda, Jepang dan Swedia. Ketiga negara masih berpeluang melaju sehingga pertandingan terakhir akan menjadi penentu nasib mereka.
Grup G bahkan menjadi grup paling rumit. Belgia yang diunggulkan belum meraih kemenangan setelah dua kali bermain imbang. Iran, Mesir dan Selandia Baru juga masih memiliki peluang lolos, membuat seluruh tim masih hidup hingga pertandingan terakhir.
Grup H juga belum menghasilkan satu pun tim yang benar-benar aman. Semua peserta masih berpeluang melangkah ke babak berikutnya melalui jalur dua besar ataupun peringkat ketiga terbaik.
Di Grup L, Inggris memimpin klasemen dengan empat poin setelah ditahan Ghana 0-0. Ghana dan Kroasia masih memiliki peluang lolos, sedangkan Inggris hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir untuk memastikan tempat di babak 32 besar.
Tim yang Sudah Tersingkir
Di sisi lain, sejumlah negara harus menerima kenyataan pahit pulang lebih cepat.
Haiti, Turki, Tunisia, Yordania dan Panama dipastikan tidak bisa lagi mengejar posisi yang dibutuhkan untuk lolos, meskipun masih menyisakan satu pertandingan grup. Aturan head-to-head membuat mereka kalah dalam berbagai skenario perhitungan poin.
Yordania menjadi tim pertama yang dipastikan tersingkir dari Grup J setelah menelan dua kekalahan beruntun. Sementara Panama kehilangan peluang di Grup L meski kompetisi belum berakhir.
Dengan masih tersisa satu rangkaian pertandingan grup hingga 27 Juni, perebutan tiket ke babak 32 besar dipastikan semakin sengit.
Sejumlah tim elite memang sudah bernapas lega, tetapi mayoritas peserta masih harus berjuang hingga peluit akhir laga terakhir untuk memastikan masa depan mereka di Piala Dunia 2026.





















Komentar