ACEHFOOTBALL.net — Kylian Mbappe kembali berada di ambang sejarah. Saat memimpin Prancis menghadapi Irak pada laga Grup I Piala Dunia 2026, Senin (23/6/2026), sang kapten akan mencatatkan penampilan ke-100 bersama Les Bleus.
Pencapaian tersebut akan menjadikan Mbappe sebagai pemain kesepuluh dalam sejarah tim nasional Prancis yang berhasil menembus angka 100 pertandingan internasional.
Tonggak baru itu hadir hanya beberapa hari setelah penyerang berusia 27 tahun tersebut mengukir rekor lain yang tak kalah prestisius.
Dalam kemenangan 3-1 atas Senegal pada laga pembuka Piala Dunia 2026, Mbappe mencetak dua gol yang membuat koleksinya menjadi 58 gol untuk Prancis, melewati rekor milik Olivier Giroud dan menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus.
“Saya bermain untuk membuat sejarah bagi negara saya, memastikan tim mencapai final dan memenangkan Piala Dunia,” kata Mbappe usai pertandingan melawan Senegal.
“Selebihnya akan menjadi bagian dari diri saya dan perjalanan karier saya,” lanjutnya.
Perjalanan Mbappe bersama Prancis dimulai pada 25 Maret 2017 saat melakoni debut internasional dalam kemenangan 3-1 atas Luksemburg pada babak kualifikasi Piala Dunia 2018.
Lima pertandingan kemudian, pemain yang saat itu baru berusia 18 tahun mencetak gol pertamanya untuk tim nasional ketika Prancis mengalahkan Belanda 4-0 di Stade de France.
Namun panggung dunia benar-benar mengenal Mbappe pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Setelah mencetak gol ke gawang Peru pada fase grup, ia tampil sensasional saat membantu Prancis menyingkirkan Argentina 4-3 pada babak 16 besar.
Dua gol yang dicetaknya dalam laga tersebut menjadi awal dari perjalanan Prancis menuju gelar juara dunia.
Puncaknya terjadi di final melawan Kroasia. Mbappe mencetak satu gol dalam kemenangan 4-2 dan menjadi pencetak gol termuda kedua dalam sejarah final Piala Dunia setelah legenda Brasil, Pele.
Saat itu, ia mengangkat trofi Piala Dunia pada usia 19 tahun 207 hari.
Kesuksesan di Rusia mengubah status Mbappe dari pemain muda berbakat menjadi superstar sepak bola dunia. Namun perjalanan bersama tim nasional tidak selalu berjalan mulus.
Kekecewaan besar datang pada Euro 2020 yang digelar tahun 2021, ketika Prancis tersingkir oleh Swiss melalui adu penalti pada babak 16 besar.
Mbappe membalas kegagalan tersebut setahun kemudian dengan membawa Prancis menjuarai UEFA Nations League 2021.
Pada penampilan internasionalnya yang ke-50, ia membantu Les Bleus bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Belgia 3-2 di semifinal.
Beberapa hari kemudian, ia mencetak gol kemenangan saat Prancis mengalahkan Spanyol 2-1 di partai final.
Namun salah satu penampilan paling ikonik dalam kariernya hadir pada final Piala Dunia Qatar 2022.
Ketika Prancis tertinggal 0-2 dari Argentina, Mbappe membangkitkan harapan timnya lewat dua gol dalam waktu singkat.
Ia kemudian menambah satu gol lagi melalui titik penalti pada babak tambahan waktu untuk mencatat hattrick di final Piala Dunia.
Mbappe menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mampu mencetak tiga gol dalam satu final Piala Dunia setelah Geoff Hurst pada 1966.
Meski Prancis akhirnya kalah melalui adu penalti, Mbappe tetap membawa pulang Sepatu Emas berkat koleksi delapan gol sepanjang turnamen.
Kini, setelah menjadi kapten tim nasional dan pemegang rekor pencetak gol terbanyak Prancis, target berikutnya adalah menembus daftar pemain dengan penampilan terbanyak untuk Les Bleus.
Saat ini Mbappe hanya berjarak empat pertandingan dari catatan 103 caps milik pelatihnya sendiri, Didier Deschamps.
Sementara rekor penampilan terbanyak Prancis masih dipegang mantan kapten Hugo Lloris dengan 145 pertandingan.
Melihat usianya yang masih relatif muda dan perannya yang tak tergantikan di tim nasional, banyak pihak meyakini rekor tersebut hanya tinggal menunggu waktu untuk dipecahkan.
Dari bocah ajaib yang mencuri perhatian di Rusia hingga kapten yang memimpin generasi baru Prancis, perjalanan Mbappe bersama Les Bleus tampaknya masih jauh dari kata selesai.





















Komentar