ACEHFOOTBALL.net — Lamine Yamal kembali menjadi sorotan dunia setelah mencetak sejarah di ajang FIFA World Cup 2026.
Penyerang muda Spanyol itu resmi tercatat sebagai pemain kedelapan termuda yang pernah mencetak gol dalam sejarah Piala Dunia, saat membawa La Roja menang telak 4-0 atas Arab Saudi di Stadion Atlanta, 21 Juni 2026.
Gol tersebut bukan hanya mempertegas kemenangan Spanyol, tetapi juga menandai momen penting dalam karier internasional Yamal.
Ia mencetak gol pada debut starter Piala Dunia-nya hanya dalam waktu 598 detik, setelah sebelumnya baru tampil singkat di dua laga awal turnamen.
Dalam catatan turnamen, pemain berusia belia itu baru mengoleksi sekitar 35 menit bermain sebelum akhirnya mencetak gol perdananya di panggung dunia.
Atmosfer stadion bahkan sudah berubah sejak sebelum pertandingan dimulai. Sekitar 43 menit jelang kick-off, kamera stadion menyorot Yamal di layar raksasa.
Respons penonton langsung bergemuruh, seolah menyambut lahirnya bintang baru sepak bola dunia.
“Ini sangat spesial. Saya selalu bermimpi bermain di Piala Dunia, dan mencetak gol di laga pertama sebagai starter adalah mimpi yang jadi kenyataan,” ujar Yamal usai pertandingan.
Lamine Yamal kembali menjadi sorotan dunia setelah mencetak sejarah di ajang FIFA World Cup 2026.“Saya dulu menonton Piala Dunia terakhir saat masih di sekolah.”
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengakui bahwa Yamal tetap menjadi faktor penting meski tidak bermain penuh. Ia menilai pengaturan menit bermain dilakukan demi menjaga kondisi fisik sang pemain muda.
“Dia bisa saja bermain lebih lama, tetapi kami ingin dia tetap dalam kondisi terbaik. Kami senang dia kembali dan langsung memberi dampak,” kata de la Fuente.
Gelandang Spanyol, Alex Baena, turut memberikan pujian atas kontribusi Yamal. Menurutnya, kehadiran sang wonderkid mengubah dinamika permainan tim.
“Bahkan lima menit bersama Lamine sudah memberi pengaruh besar. Dia membuat permainan kami lebih hidup,” ujarnya.
Kemenangan 4-0 ini semakin mengukuhkan dominasi Spanyol di fase grup FIFA World Cup 2026, namun sorotan utama tetap tertuju pada Yamal—pemain yang kini resmi masuk dalam daftar elit pencetak gol termuda sepanjang sejarah turnamen.
Catatan 21 Juni 2026 pun menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya, sekaligus membuka babak baru bagi Spanyol yang kini memiliki “bintang muda” yang dianggap mampu menjadi pembeda di turnamen-turnamen besar berikutnya.
Sumber: Fifa





















Komentar