ACEHFOOTBALL.net — Striker andalan tim nasional Irak, Aymen Hussein, dilaporkan sempat ditahan dan menjalani interogasi selama hampir tujuh jam di Bandara Internasional O’Hare, Chicago, Amerika Serikat, saat tiba untuk mengikuti putaran final Piala Dunia 2026.
Laporan tersebut pertama kali diungkap kantor berita Reuters berdasarkan keterangan seorang pejabat Komite Olimpiade Irak.
Menurut sumber tersebut, Hussein langsung dipisahkan dari rombongan tim setibanya di bandara dan menjalani pemeriksaan mendalam, termasuk pemeriksaan telepon genggamnya.
Meski sempat ditahan selama berjam-jam, striker berusia 30 tahun itu akhirnya diizinkan memasuki wilayah Amerika Serikat dan bergabung kembali dengan tim nasional Irak yang sedang bersiap menghadapi Piala Dunia 2026.
Namun, nasib berbeda dialami fotografer tim nasional Irak, Talal Salah. Pejabat Irak yang enggan disebutkan namanya mengatakan Talal ditahan lebih dari 10 jam dan menjalani pemeriksaan serupa sebelum akhirnya ditolak masuk ke Amerika Serikat.
“Fotografer tim nasional Irak, Talal Salah, ditahan selama lebih dari 10 jam, menjalani pemeriksaan telepon yang sama seperti Hussein, dan akhirnya ditolak masuk ke Amerika Serikat,” ujar sumber tersebut kepada Reuters.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Aymen Hussein, Federasi Sepak Bola Irak maupun otoritas Amerika Serikat terkait alasan penahanan dan pemeriksaan tersebut.
Aymen Hussein merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad Irak. Penyerang yang telah mencatatkan 93 penampilan internasional itu telah mengoleksi 33 gol bersama tim nasional.
Namanya semakin dikenal setelah tampil impresif di Piala Asia 2023, termasuk mencetak tiga gol ke gawang Vietnam.
Hussein juga menjadi pahlawan Irak saat mencetak gol penentu kemenangan 2-1 atas Bolivia pada laga play-off antarbenua yang memastikan negaranya meraih tiket terakhir menuju Piala Dunia 2026.
Selama turnamen berlangsung, Irak akan bermarkas di Greenbrier Resort, West Virginia. Tim berjulukan Lions of Mesopotamia itu tergabung di Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia.
Irak dijadwalkan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Norwegia pada 17 Juni. Selanjutnya mereka akan berhadapan dengan Prancis pada 23 Juni dan Senegal pada 27 Juni.
Insiden yang menimpa Hussein menjadi sorotan menjelang dimulainya turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut, terutama karena terjadi hanya beberapa hari sebelum laga perdana Irak di Amerika Serikat.
Sumber: Guardian




















Komentar