• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Jumat, Mei 22, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Jumat, Mei 22, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Wasit Masih Sering Jadi “Bala”

Redaksi Redaksi
Rabu, 07/09/2016 - 17:46 WIB
in Opini
Bereh, Al Falah FC Wakili Aceh Ke Liga Santri
Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL — Seorang wasit yang sedang memimpin pertandingan resmi sepak bola profesional melarikan diri meninggalkan lapangan ketika pertandingan belum berakhir.

Itulah yang terjadi di Stadion Di Murthala Lampineung Banda Aceh, Sabtu 3/9) malam saat pertandingan Persiraja menghadapi PSBL Langsa dalam partai pamungkas Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B Tahun 2016.

Kerasnya pertandingan akhirnya terhenti di menit 84. Ketika itu, tuan rumah Persiraja untuk sementara unggul 1-0. Insiden yang membuat sang pengadil melarikan diri, bermula dari perebutan bola antara pemain PSBL Langsa dengan Persiraja di sayap kanan pertahanan tuan rumah.

Saat itu, punggawa Persiraja terjatuh dan bola dalam penguasaan pemain PSBL yang ingin melanjutkan serangan. Tapi, wasit Arnando asal Padang, Sumatera Barat, meniup peluit tanda pelanggaran.

INFO BOLALAINNYA

Sepak Bola Aceh: Timbul, Tenggelam…

Sepak Bola Aceh: Timbul, Tenggelam…

18/04/2017 - 20:49 WIB
Soal Persiraja, Aminullah Mengaku Malu, Kenapa?

Politik Masih Menentukan Sepakbola Aceh?

06/03/2017 - 17:02 WIB
Mantan Ketua Umum Persiraja Wafat

Kajian: Pilkada dan Magnet Persiraja

14/10/2016 - 00:14 WIB

Soemitro Kirim Surat Terbuka Untuk Djoko Susilo

11/11/2015 - 04:37 WIB

Tentu saja, keputusan sang pengadil membuat pemain PSBL tersulut emosi. “Pemain tuan rumah yang melakukan pelanggaran, tapi pemain kami yang diberi kartu kuning. Keputusan wasit ikut menyulutkan emosi anak-anak Langsa,” kata asisten pelatih PSBL.

Makanya, Rizaldi dkk memprotes. Melihat kondisi itu, wasit memilih mundur perlahan. Tiba-tiba saja, ia melarikan diri ke arah pintu keluar yang dijaga pihak keamanan. Pemain PSBL berusaha mengejarnya, tapi dihalangi petugas.

Pada akhirnya pertandingan tidak dilanjutkan dengan alasan tidak kondusif. Dengan keputusan itu, PSBL kalah dan gagal melaju ke Babak 16 Besar ISC Seri B 2016.

Pertama, kita ingin mengatakan wasit yang melarikan diri dengan meninggalkan lapangan dan dua kesebelasan yang seharusnya sedang bertanding, adalah tindakan yang tidak profesional atau bahkan tidak bertanggung jawab. Yang kedua, terhadap keputusan yang dinilai kontroversial dan merugikan PSBL, pasukan Langsa tentu masih bisa protes atau bahkan menempuh jalur hukum.

Sebab, sesungguhnya semua pihak yang terlibat dalam pertandingan atau kompetisi sepak bola harus bersikap dan membuat keputusan yang fair. Jadi, tuntutan “fair play” itu bukan cuma kepada pemain, tapi juga kepada wasit, komisi pertandingan, dan lain-lain.

Lalu, kita juga ingin mengingatkan, kasus wasit melarikan diri memang tak lazim, apalagi pemrotes belum sempat bertindak anarkis. Akan tetapi, kita juga bisa maklum, bahwa wasit-wasit sekarang memang sudah lebih hati-hati dan antisipatif.

Apalagi, setelah pada 7 Agustus lalu, seorang wasit yang sedang memimpin pertandingan resmi di Stadion Sleman Yogyakarta, dipukuli bahkan diinjak-injak pemain yang tak senang atas keputusan sang wasit.

Perlakuan yang sangat tak manusiawi sekaligus tak menjujung tinggi sportifitas itu, tentu sangat membebani wasit-wasit sepak bola sekarang ini. Dan, karena itu pula mungkin wasit asal Padang di Stadion Di Murthala itu memilih mengambil “langkah seribu.”

Tapi, kepemimpinan wasit-wasit dalam banyak kompetisi sepak bola di Indonesia memang masih menjadi pemicu masalah. Keterlibatn wasit acap disebut ketika ada perbincangan kasus suap dan pengaturan skor dalam setiap pertandingan sepak bola.

Sumber: Serambi Indonesia

Tags: trending
ShareTweetPin
Previous Post

PERSIRAJA ISC B

Next Post

Mantan Manajer PON Aceh Pimpin KONI Kota

BERITA BOLA LAINNYA

Towel: Sinetron Seolah-olah (untuk) Sepak Bola

31/07/2015 - 17:45 WIB

Garuda di Lorong Gelap Sepak Bola Indonesia

02/06/2015 - 20:26 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • T. Hermansyah, Mantan Sekretaris PSSI Aceh Tutup Usia

    T. Hermansyah, Mantan Sekretaris PSSI Aceh Tutup Usia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru Juara, Widodo Cahyono Putro Langsung Dibajak PSIS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Piala Presiden 2026 Resmi Digelar, 2 Klub Aceh Siap Tempur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Liga 1 Tak Menentu, Persiraja Akan Pulang Ke Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arsenal 22 Tahun, Liverpool 30 Tahun, Kapan Man United Menyusul?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Arsenal 22 Tahun, Liverpool 30 Tahun, Kapan Man United Menyusul?

Arsenal 22 Tahun, Liverpool 30 Tahun, Kapan Man United Menyusul?

22/05/2026
Arsenal Juara Lagi Setelah 22 Tahun, Bocah yang Belum Lahir Kini Angkat Trofi

Arsenal Juara Lagi Setelah 22 Tahun, Bocah yang Belum Lahir Kini Angkat Trofi

21/05/2026
Baru Juara, Widodo Cahyono Putro Langsung Dibajak PSIS

Baru Juara, Widodo Cahyono Putro Langsung Dibajak PSIS

19/05/2026
T. Hermansyah, Mantan Sekretaris PSSI Aceh Tutup Usia

T. Hermansyah, Mantan Sekretaris PSSI Aceh Tutup Usia

16/05/2026
Aceh Timur Gelar Turnamen Pelajar Cari Bibit untuk Popda

Aceh Timur Gelar Turnamen Pelajar Cari Bibit untuk Popda

14/05/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia