• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Jumat, Juni 12, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Jumat, Juni 12, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Wasit Masih Sering Jadi “Bala”

Redaksi Redaksi
Rabu, 07/09/2016 - 17:46 WIB
in Opini
Bereh, Al Falah FC Wakili Aceh Ke Liga Santri
Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL — Seorang wasit yang sedang memimpin pertandingan resmi sepak bola profesional melarikan diri meninggalkan lapangan ketika pertandingan belum berakhir.

Itulah yang terjadi di Stadion Di Murthala Lampineung Banda Aceh, Sabtu 3/9) malam saat pertandingan Persiraja menghadapi PSBL Langsa dalam partai pamungkas Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B Tahun 2016.

Kerasnya pertandingan akhirnya terhenti di menit 84. Ketika itu, tuan rumah Persiraja untuk sementara unggul 1-0. Insiden yang membuat sang pengadil melarikan diri, bermula dari perebutan bola antara pemain PSBL Langsa dengan Persiraja di sayap kanan pertahanan tuan rumah.

Saat itu, punggawa Persiraja terjatuh dan bola dalam penguasaan pemain PSBL yang ingin melanjutkan serangan. Tapi, wasit Arnando asal Padang, Sumatera Barat, meniup peluit tanda pelanggaran.

INFO BOLALAINNYA

Naturalisasi, Liga 1, Akmal Marhali, Kompetisi

Diari Akmal: Kompetisi Butuh Keamanan

17/08/2020 - 15:49 WIB
Sepak Bola Aceh: Timbul, Tenggelam…

Sepak Bola Aceh: Timbul, Tenggelam…

18/04/2017 - 20:49 WIB
Soal Persiraja, Aminullah Mengaku Malu, Kenapa?

Politik Masih Menentukan Sepakbola Aceh?

06/03/2017 - 17:02 WIB
Mantan Ketua Umum Persiraja Wafat

Kajian: Pilkada dan Magnet Persiraja

14/10/2016 - 00:14 WIB

Tentu saja, keputusan sang pengadil membuat pemain PSBL tersulut emosi. “Pemain tuan rumah yang melakukan pelanggaran, tapi pemain kami yang diberi kartu kuning. Keputusan wasit ikut menyulutkan emosi anak-anak Langsa,” kata asisten pelatih PSBL.

Makanya, Rizaldi dkk memprotes. Melihat kondisi itu, wasit memilih mundur perlahan. Tiba-tiba saja, ia melarikan diri ke arah pintu keluar yang dijaga pihak keamanan. Pemain PSBL berusaha mengejarnya, tapi dihalangi petugas.

Pada akhirnya pertandingan tidak dilanjutkan dengan alasan tidak kondusif. Dengan keputusan itu, PSBL kalah dan gagal melaju ke Babak 16 Besar ISC Seri B 2016.

Pertama, kita ingin mengatakan wasit yang melarikan diri dengan meninggalkan lapangan dan dua kesebelasan yang seharusnya sedang bertanding, adalah tindakan yang tidak profesional atau bahkan tidak bertanggung jawab. Yang kedua, terhadap keputusan yang dinilai kontroversial dan merugikan PSBL, pasukan Langsa tentu masih bisa protes atau bahkan menempuh jalur hukum.

Sebab, sesungguhnya semua pihak yang terlibat dalam pertandingan atau kompetisi sepak bola harus bersikap dan membuat keputusan yang fair. Jadi, tuntutan “fair play” itu bukan cuma kepada pemain, tapi juga kepada wasit, komisi pertandingan, dan lain-lain.

Lalu, kita juga ingin mengingatkan, kasus wasit melarikan diri memang tak lazim, apalagi pemrotes belum sempat bertindak anarkis. Akan tetapi, kita juga bisa maklum, bahwa wasit-wasit sekarang memang sudah lebih hati-hati dan antisipatif.

Apalagi, setelah pada 7 Agustus lalu, seorang wasit yang sedang memimpin pertandingan resmi di Stadion Sleman Yogyakarta, dipukuli bahkan diinjak-injak pemain yang tak senang atas keputusan sang wasit.

Perlakuan yang sangat tak manusiawi sekaligus tak menjujung tinggi sportifitas itu, tentu sangat membebani wasit-wasit sepak bola sekarang ini. Dan, karena itu pula mungkin wasit asal Padang di Stadion Di Murthala itu memilih mengambil “langkah seribu.”

Tapi, kepemimpinan wasit-wasit dalam banyak kompetisi sepak bola di Indonesia memang masih menjadi pemicu masalah. Keterlibatn wasit acap disebut ketika ada perbincangan kasus suap dan pengaturan skor dalam setiap pertandingan sepak bola.

Sumber: Serambi Indonesia

Tags: trending
ShareTweetPin
Previous Post

PERSIRAJA ISC B

Next Post

Mantan Manajer PON Aceh Pimpin KONI Kota

BERITA BOLA LAINNYA

Soemitro Kirim Surat Terbuka Untuk Djoko Susilo

11/11/2015 - 04:37 WIB

Towel: Sinetron Seolah-olah (untuk) Sepak Bola

31/07/2015 - 17:45 WIB

Garuda di Lorong Gelap Sepak Bola Indonesia

02/06/2015 - 20:26 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

    Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSAP dan Al Farlaky Gagal ke 32 Besar Liga 4 Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Rajanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Shin Tae-yong Janjikan Persija Lebih Menyerang Musim Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

12/06/2026
Korea Selatan Akhiri Penantian 16 Tahun di Piala Dunia

Korea Selatan Akhiri Penantian 16 Tahun di Piala Dunia

12/06/2026
Ditolak AS, Omar Artan Disambut Bak Pahlawan di Somalia

Ditolak AS, Omar Artan Disambut Bak Pahlawan di Somalia

10/06/2026
Stefan Keeltjes Bertahan di Kendal Tornado, Incar Tiket Promosi

Stefan Keeltjes Bertahan di Kendal Tornado, Incar Tiket Promosi

10/06/2026
Shin Tae-yong Janjikan Persija Lebih Menyerang Musim Depan

Shin Tae-yong Janjikan Persija Lebih Menyerang Musim Depan

10/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia