• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Selasa, Juli 28, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Garuda di Lorong Gelap Sepak Bola Indonesia

MW Kuba MW Kuba
Selasa, 02/06/2015 - 20:26 WIB
in Nasional, Opini
Share on FacebookShare on Twitter

Semenjak raihan trofi SEA Games 1991 di Manila, tiada lagi kisah indah di sepak bola Indonesia. Selama rentang dua dasawarsa, para pemain skuad Garuda tak lagi bisa melihat cahaya, seperti berada dalam lorong gelap tanpa harapan lantaran krisis gelar juara.

Namun, beruntunglah kita, Indonesia adalah negara yang tak habisnya mencintai sepak bola. Meski ribuan hujatan tak lagi mempan disematkan kepada PSSI, perjuangan timnas bakal terus mendapat apresiasi. Maklum, mereka berjuang demi secercah prestasi, bukan demi mempertahankan kursi petinggi.

Sebentar lagi, perjuangan timnas U-23 akan dimulai di SEA Games Singapura 2015. Segala kegembiraan dan harapan bakal tertumpah di sana. Namun, di sana pula bakal muncul curahan air mata dan duka. 11 negara ikut serta, tetapi hanya ada satu piala. Jika sudah begitu, perjuangan memang terasa amat sia-sia.

Namun, apa mau dikata, itulah sepak bola. Di dalam sepak bola tersimpan keringat, harapan, kegembiraan, serta kekecewaan. Toh, sepak bola itu seperti dunia, tempat di mana berbagai hal bisa diraih, tetapi juga tempat kegagalan bisa terjadi. Sejatinya, tak ada yang pasti dalam sepak bola.

INFO BOLALAINNYA

Coach Azhar Bidik Tiket 8 Besar, Unaaha FC Tantang Wahana FC

Coach Azhar Bidik Tiket 8 Besar, Unaaha FC Tantang Wahana FC

22/06/2026 - 11:48 WIB
TAJUK: Mengapa Klub-klub Aceh Gagal Bersaing di Liga Nasional?

Unaaha FC Awali 16 Besar dengan Kemenangan, Tekuk Persema

19/06/2026 - 18:04 WIB
Coach Azhar: Unaaha FC Siap Berlaga di Babak 16 Besar Liga 4 Nasional

Coach Azhar: Unaaha FC Siap Berlaga di Babak 16 Besar Liga 4 Nasional

17/06/2026 - 08:32 WIB
Unaaha FC Melaju ke 16 Besar dengan Poin Sempurna

Unaaha FC Melaju ke 16 Besar dengan Poin Sempurna

15/06/2026 - 22:07 WIB

Italia saja bisa menjuarai Piala Dunia 2006, ketika federasi sepak bolanya tersangkut skandal Calciopoli. Spanyol yang menjadi favorit juara Piala Dunia 2014, justru gagal total, tak lagi bisa menari indah laiknya kupu-kupu Iberia lewat tiki-taka. Indonesia? Lebih baik tanyakan dulu kepada pengurus PSSI yang kini sedang disanksi FIFA.

Motivasi

“Kami merasa sedih. Namun, saya meminta pemain tetap semangat dan tampil maksimal demi menciptakan sejarah di situasi sulit seperti ini.” Begitu kata pelatih timnas U-23, Aji Santoso, mengomentari sanksi FIFA untuk Indonesia. Aji sadar betul satu-satunya cara agar pemainnya tetap bersemangat adalah menjaga motivasi.

Perjalanan Indonesia di cabang sepak bola SEA Games sejak beberapa tahun terakhir memang kerap dipenuhi kekecewaan. Teranyar, lihat saja ketika Ramdani Lestaluhu tertunduk lesu di tengah Stadion Zayyarthiri, Naypyidaw, Myanmar, menyaksikan para pemain Thailand berpesta seusai mengalahkan Indonesia 1-0 di partai final.

Semenjak 1991, raihan terbaik Indonesia hanya mampu meraih medali perak pada SEA Games 1999 di Brunei, 2011 di Jakarta, dan 2013 di Myanmar. Oleh karena itu, di tengah kekisruhan sepak bola nasional, harapan bakal kembali tertanam di pundak Evan Dimas dan kawan-kawan.

Di Grup A SEA Games, Indonesia tergabung bersama Singapura, Myanmar, Filipina, dan Kamboja. Melihat calon lawan, skuad Garuda Muda memang berpeluang lolos. Namun, ada beberapa ganjalan yang harus diperhatikan oleh Aji. Masalah mental pemain, misalnya, yang pasti terganggu lantaran sempat mengalami ketidakpastian bisa mengikuti SEA Games atau tidak karena sanksi FIFA.

Belum lagi, absennya Yohanes Ferinando Pahabol yang bisa menjadi masalah tersendiri. Pahabol batal berangkat ke Singapura karena tidak diizinkan tetua adat di kampungnya menyusul batalnya laga babak 16 besar Piala AFC antara Persipura dan klub Malaysia, Pahang FA.

Dengan demikian, posisi penyerang hanya menyisakan dua pemain, yakni Yandi Sofyan dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Hal ini tentunya bakal membuat Aji harus memutar otak untuk mengatasi persoalan produktivitas lini depan yang semenjak beberapa tahun terakhir selalu bermasalah.

Jika mampu lolos ke empat besar, timnas juga bakal kembali akan menghadapi cobaan berat. Maklum, calon kuat lawan mereka adalah Thailand, Vietnam, dan Malaysia, yang notabennya menjadi “raksasa” Asia Tenggara. Ketiga negara itu menempati di Grup B bersama Laos, Timur Lesta, dan Brunei Darussalam.

Semangat

Banyak bukti, sepak bola memang bukan rumus fisika. Kemenangan dalam sepak bola tidak cukup diraih hanya dengan mengandalkan prediksi atau kegigihan semata. Bisa jadi, nasib jugalah yang dapat menentukan hasil dari peluh keringat pemain yang berjuang mati-matian di lapangan.

Wajarlah jika muncul anggapan sepak bola seperti dunia yang tidak bisa ditebak. Orang boleh menjagokan Brasil juara, tetapi faktanya beberapa kali justru malanglah nasib mereka. Oleh karena itu, tak bisa disalahkan jika masyarakat Indonesia masih menyimpan asa di setiap perjuangan skuad Garuda.

Kali ini asa itu akan kembali tersimpan di langkah timnas U-23 yang bakal melakoni laga perdana Grup A SEA Games 2015 melawan Myanmar di Stadion Jalan Besar, Selasa (2/6/2015). Semoga motivasi dan semangat Evan Dimas dan kawan-kawan bisa terus terjaga di setiap laga. Semoga mereka juga dapat tetap fokus dan tak terlena dengan karut marut sepak bola Indonesia.

Lupakan sejenak sanksi FIFA untuk PSSI. Toh, jika para pengurus PSSI serius memperhatikan nasib pemain, sejak dulu tak ada lagi alasan kurangnya persiapan jika timnas menuai kegagalan di tiap turnamen luar negeri. Jika serius, sejak dulu pula tidak ada lagi masalah tunggakan gaji.

Harus diingat, mau beribu kali Kongres Luar Biasa digelar, akan tetap sia-sia jika tak ada ketulusan dari para pengurus itu membenahi sepak bola dengan hati. Oleh karena itu, biarkan mereka sibuk dengan urusannya sendiri. Bagi masyarakat Indonesia, di tengah kondisi sepak bola yang makin tak jelas arahnya ini, yang terpenting adalah terus mendukung talenta-talenta muda berjuang agar timnas tak lagi krisis prestasi.

Selamat berjuang, Garuda Muda!

sumber: kompas

Tags: timnas u 23
ShareTweetPin
Previous Post

Remy Beri Kemenangan Chelsea atas Sydney

Next Post

Dua Pemain Newcastle Dipecat Melalui Telepon

BERITA BOLA LAINNYA

Unaaha FC dan PS Ngada Berebut Status Juara Grup

Unaaha FC dan PS Ngada Berebut Status Juara Grup

15/06/2026 - 10:00 WIB
Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

12/06/2026 - 14:49 WIB
Tak Apa Dolar Naik, Yang Penting Timnas Menang

Tak Apa Dolar Naik, Yang Penting Timnas Menang

08/06/2026 - 17:38 WIB
Ini Jadwal PSAP Sigli dan Al Farlaky FC di 64 Besar Liga 4 Nasional

PSAP dan Al Farlaky Gagal ke 32 Besar Liga 4 Nasional

06/06/2026 - 17:49 WIB
Saddil Ramdani Siap Buktikan Diri di Era John Herdman

Saddil Ramdani Siap Buktikan Diri di Era John Herdman

05/06/2026 - 17:25 WIB
Revan Kejar Mimpi Bersama Timnas Futsal U-17 Indonesia

Revan Kejar Mimpi Bersama Timnas Futsal U-17 Indonesia

01/06/2026 - 15:44 WIB
Ini Jadwal PSAP Sigli dan Al Farlaky FC di 64 Besar Liga 4 Nasional

Ini Jadwal PSAP Sigli dan Al Farlaky FC di 64 Besar Liga 4 Nasional

29/05/2026 - 23:49 WIB
Talenta Aceh Tembus Timnas Futsal, Revan Ikut TC U-17 Jelang ke Spanyol

Talenta Aceh Tembus Timnas Futsal, Revan Ikut TC U-17 Jelang ke Spanyol

29/05/2026 - 20:23 WIB
Klub Zulfiandi Dukung Erick Thohir Jadi Ketua Umum PSSI

Piala Presiden 2026 Bukti Sepak Bola Pemersatu dari Akar Rumput

14/05/2026 - 21:03 WIB
Persiraja Berharap Ikut Piala Presiden, Ini Kata Manajemen

Piala Presiden 2026 Resmi Digelar, 2 Klub Aceh Siap Tempur

14/05/2026 - 20:57 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Persiraja Umumkan Tujuh Pemain, Jaya Hartono Bentuk Tim Baru

    Persiraja Umumkan Tujuh Pemain, Jaya Hartono Bentuk Tim Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muhammad Reza Naik Kelas, Resmi Gabung Adhyaksa FC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Liga 1 Tak Menentu, Persiraja Akan Pulang Ke Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persiraja Persiapkan Diri Enam Pekan, Mulai Latihan 1 Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

28/07/2026
Persada U-17 Abdya Pulang, Ribuan Warga Sambut Sang Juara

Persada U-17 Abdya Pulang, Ribuan Warga Sambut Sang Juara

28/07/2026
Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

27/07/2026
Persela Lamongan Vs PSS Sleman: Fahri Siap Pertahankan Rekor Sempurna?

Kiper Asal Aceh Muhammad Fahri Resmi Perkuat Bhayangkara FC

27/07/2026
Madon, Siap Pertajam Lini Serang Adhyaksa FC

Madon, Siap Pertajam Lini Serang Adhyaksa FC

26/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia