ACEHFOOTBALL — Bintang belia Portugal bukan saja mencetak sebiji gol dan menjadi Man of the Match dalam laga perempat final Piala Eropa 2016.
Bertanding menghadapi Polandia, Renanto Sanches menjadi pemain termuda ketiga yang berhasil mencetak gol di ajang Piala Eropa. Golnya pada menit 33 membawa negaranya imbang 1-1.
Polandia dan Portugal bertemu di babak perempat final Piala Eropa 2016, Jumat (1/7/2016) dini hari WIB. Namun, gol itu bukan gol penyama kedudukan semata.
Pasalnya, sang pencetak gol adalah Renato Sanches. Pemain yang baru dibeli Bayern Muenchen itu mencetak gol di ajang Piala Eropa saat usianya baru menginjak 18 tahun 317 hari.
Golnya membawa ia masuk jajaran pencetak gol termuda di ajang Piala Eropa dan menempati urutan ketiga. Saat ini rekor pencetak gol termuda masih dipegang oleh pemain Swiss, Johan Vonlanthen yang ia cetak pada gelaran 2004.
Sementara itu, di posisi kedua ada nama striker sekaligus kapten timnas Inggris, Wayne Rooney. Ia berhasil masuk jajaran pencetak gol termuda di tahun yang sama dengan Vonlanthen.
Ia memang masih berada di posisi ketiga dalam deretan pencetak gol termuda di Piala Eropa. Akan tetapi, mantan pemain Benfica itu ternyata adalah pemain termuda yang berhasil mencetak gol untuk Portugal.
Ia berada di urutan pertama sebagai yang termuda dalam urusan mencetak gol untuk Selecao. Renato berhasil menyisihkan Cristiano Ronaldo yang turun ke posisi kedua dan nama besar lainnya, semisal Eusebio dan Luis Figo.
EURO’s youngest scorers
18yrs 141 days: Vonlanthen
18yrs 237 days: Rooney
18yrs 317 days: Renato Sanches#EURO2016 pic.twitter.com/M4L4TEEu4A— UEFA EURO 2016 (@UEFAEURO) 30 Juni 2016
Editor: Indra





















Komentar