ACEHFOOTBALL — Bomber asal Swedia yang membela klub Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic akan menuntut dokter senegaranya, dokter Ulf Karlsson yang menuduh striker berusia 34 tahun itu serta bekas klubnya, Juventus telah menggunakan doping.
Menurut agen Ibrahimovic, Mino Raiola bahwa Juventus memiliki kontrol yang sangat ketat terhadap para pemainnya menyangkut soal doping dan Ibrahimovic sendiri telah melakukan tes doping sekitar 15 hingga 20 kali saat dua musim membela Juventus.
Raiola, yang diberitakan di surat kabar Swedia, Expressen, Ibrahimovic akan mengambil tindakan hukum melawan Karlsson setelah dokter itu mengatakan pada Sport Bladet, “Zlatan menggunakan 10 kilo dalam setiap enam bulan selama ia bermain membela Juventus. Saya kira dia menggunakan doping.”
Sang dokter pun merasa yakin akan tuduhannya itu dengan mengatakan,”Dia memberi ototnya sebanyak 10 kilo dalam setiap enam bulan. Sangat mustahil ia bisa melakukannya di masa waktu yang tergolong singkat.”
Karlsson juga menyebut Albin Ekdal, mantan pemain nasional Swedia yang juga bermain di klub Serie-A itu, dengan mengatakan, ”Ekdal memberikan ototnya sebanyak 8 kilo saat dia bermain untuk Juventus. Klub itu mempunyai dokter klub yang mendapat suspensi selama 22 bulan.”
Mino Raiola mengatakan,”Kami akan menuntutnya. Ada saja orang yang membenci. Barangkali sang dokter adalah mantan atlet yang gagal atau bisa saja dia hanya merasa iri hati. Namun orang ini sudah melakukan kesalahan.
Dia memiliki kehidupan yang berlangsung normal sebelum ia mengatakan hal ini dan akan berubah setelah ia mengatakan hal tersebut. Dia telah menyebarkan kebohongan.”
Raiola juga mengatakan bahwa di klub Juventus sendiri, pemakaian doping sudah tidak ada lagi saat Ibrahimovic bergabung dengan klub Turin itu.
Klub itu mempunyai kontrol berlapis untuk memeriksa para pemainnya dan Ibrahimovic sudah melakukan tes doping sekitar 15 hingga 20 kali.
Raiola kemudian menambahkan, ”Saya baru saja berbicara dengannya (Ibrahimovic). Dia tenang-tenang saja. Dia lebih malu karena gagal mengeksekusi penalti saat melawan Manchester City. Dia juga mengatakan bahwa bukanlah tugasnya untuk merespon tuduhan tersebut.”
Seperti diketahui, Ibrahimovic pernah membela Bianconeri selama dua musim yang diberinya dua gelar Scudetto beruntun pada musim 2005 dan 2006 lalu.
Namun karena kasus Calciopoli, klub itu mengalami degradasi sehingga harus bermain di Serie-B pada musim selanjutnya.
Editor : Indra
Sumber : LO




















Komentar