ACEHFOOTBALL.net — Sorotan perempat final Piala Dunia 2026 akan tertuju ke Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Minggu (12/7/2026), saat Norwegia menantang Inggris dalam duel yang mempertemukan dua striker paling tajam di turnamen: Erling Haaland dan Harry Kane.
Haaland tampil luar biasa dengan torehan tujuh gol dari empat pertandingan, sementara Kane telah mengemas enam gol dalam lima laga.
Hanya Lionel Messi (8 gol) dan Kylian Mbappe (7 gol) yang mampu menyamai produktivitas keduanya sejauh ini.
Namun, laga ini bukan sekadar pertarungan dua mesin gol. Di lini tengah, duel Martin Odegaard kontra Declan Rice dipastikan menjadi salah satu kunci permainan.
Sementara di lini belakang, Haaland bakal menghadapi sejumlah rekan lamanya di Manchester City, seperti John Stones, Marc Guehi, dan Nico O’Reilly.
Inggris datang dengan ambisi mengakhiri penantian gelar juara dunia sejak 1966.
Sebaliknya, Norwegia tengah menikmati kebangkitan luar biasa setelah kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998 dan kini menembus perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Perjalanan Inggris
The Three Lions lolos sebagai juara Grup L dengan tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu imbang. Mereka membuka turnamen dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia, bermain imbang tanpa gol melawan Ghana, lalu menundukkan Panama 2-0.
Di babak 32 besar, Inggris bangkit mengalahkan DR Kongo 2-1 lewat dua gol Harry Kane pada 15 menit terakhir pertandingan.
Sementara di babak 16 besar, skuad asuhan Thomas Tuchel menyingkirkan tuan rumah Meksiko 3-2 di Stadion Azteca meski harus bermain dengan 10 orang setelah Jarell Quansah menerima kartu merah.
Jude Bellingham mencetak dua gol, sedangkan Kane menyumbang satu gol melalui titik penalti.
Perjalanan Norwegia
Norwegia finis sebagai runner-up Grup I dengan enam poin. Mereka mengawali turnamen dengan kemenangan 4-1 atas Irak, lalu menundukkan Senegal 3-2 melalui dua gol Haaland.
Setelah memastikan tiket ke fase gugur, pelatih Stale Solbakken merotasi 10 pemain sehingga kalah 1-4 dari Prancis pada laga terakhir grup.
Di babak 32 besar, Norwegia mengalahkan Pantai Gading 2-1 berkat gol kemenangan Haaland pada menit ke-86. Ketajaman sang bomber kembali menentukan saat mereka membuat kejutan besar dengan menumbangkan Brasil 2-1 di babak 16 besar.
Haaland mencetak dua gol, sementara Brasil hanya mampu membalas melalui penalti Neymar pada masa injury time.
Taktik Norwegia
Keberhasilan menyingkirkan Brasil memperlihatkan kecerdasan taktik Solbakken. Norwegia mengandalkan kombinasi fisik Haaland dan Alexander Sorloth untuk menekan pertahanan lawan melalui bola-bola langsung, sebelum mengubah ritme permainan dengan memasukkan Oscar Bobb dan Andreas Schjelderup yang lebih kreatif di babak kedua.
Fleksibilitas strategi tersebut membuat Inggris harus mewaspadai berbagai skenario permainan Norwegia.
Di lini belakang, kiper Orjan Nyland diperkirakan kembali menjadi pilihan utama setelah tampil gemilang melawan Brasil.
Ia akan dikawal Kristoffer Ajer dan Torbjorn Heggem, sementara Martin Odegaard menjadi motor kreativitas di lini tengah.
Kekuatan Inggris
Di kubu Inggris, performa Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi fondasi utama perjalanan mereka. Kane telah mencetak enam gol, sedangkan Bellingham menyumbang empat gol sekaligus menjadi sosok penting dalam membangun serangan maupun membantu pertahanan.
Meski sempat diterpa masalah kebugaran beberapa pemain, Thomas Tuchel memastikan Marc Guehi, Declan Rice, dan Reece James siap dimainkan setelah mengikuti sesi latihan terakhir.
Inggris juga menunjukkan karakter berbeda saat menyingkirkan Meksiko. Bermain hampir sepanjang babak kedua dengan 10 pemain, mereka mampu bertahan disiplin dan mengamankan kemenangan.
Pertarungan Lini Depan
Selain Haaland dan Kane, laga ini juga diprediksi menjadi panggung bagi Jude Bellingham yang tampil impresif sepanjang turnamen. Namun sorotan utama tetap tertuju kepada dua penyerang nomor sembilan tersebut.
Haaland tampil luar biasa dengan rata-rata hampir satu gol per pertandingan bersama Norwegia selama tujuh tahun terakhir, sementara Kane terus menunjukkan insting tajamnya sejak bergabung dengan Bayern Munchen.
Rekor Pertemuan
Ini menjadi pertemuan kompetitif pertama Inggris dan Norwegia dalam 33 tahun terakhir. Salah satu duel paling dikenang terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 1994 ketika Norwegia menang 2-0 di Oslo, hasil yang turut menggagalkan Inggris lolos ke putaran final.
Norwegia diperkirakan kembali mengandalkan duel fisik Haaland dan Sorloth untuk memaksa bek-bek Inggris bertarung satu lawan satu.
Sebaliknya, Inggris akan berusaha menguasai bola dan memanfaatkan kecepatan Bukayo Saka serta Anthony Gordon di sisi sayap, dengan Bellingham terus mencari ruang untuk membuka peluang bagi Kane.
Prediksi
Mayoritas analis The Athletic menjagokan Inggris lolos ke semifinal, meski dengan selisih tipis. Prediksi skor yang paling banyak muncul adalah Inggris menang 2-1, namun seluruh pengamat sepakat laga ini berpotensi berlangsung hingga babak tambahan waktu karena kualitas kedua tim yang sangat berimbang. []
Sumber: nytimes.com




















Komentar