• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Sabtu, Agustus 1, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Sabtu, Agustus 1, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Ini Kilas Balik Argentina saat Menyingkirkan Swiss

Ardi SH Ardi SH
Sabtu, 11/07/2026 - 20:20 WIB
in Aceh Sports
Ini Kilas Balik Argentina saat Menyingkirkan Swiss

Saat Argentina lawan Swiss | Foto via fifa.com © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net — Argentina kembali dipertemukan dengan Swiss di babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026.

Pertemuan ini mengingatkan publik pada duel dramatis kedua tim di babak 16 besar Piala Dunia 2014 di Brasil, ketika aksi magis Lionel Messi menjadi pembeda dan mengantar La Albiceleste melangkah ke delapan besar.

Menjelang laga yang akan berlangsung di New York/New Jersey Stadium, FIFA kembali mengenang penampilan luar biasa Messi dalam kemenangan tipis 1-0 atas Swiss di Arena de Sao Paulo, 1 Juli 2014.

Messi Datang

INFO BOLALAINNYA

Spanyol vs Argentina: Tiga Duel Kunci Penentu Juara Dunia

Adu Filosofi Sepak Bola, Spanyol Lawan Mental Juara Argentina

19/07/2026 - 08:43 WIB
Drama 10 Gol: Tekuk Prancis 6-4, Inggris Rebut Posisi Ketiga

Drama 10 Gol: Tekuk Prancis 6-4, Inggris Rebut Posisi Ketiga

19/07/2026 - 07:26 WIB
Ini Deretan Rekor Unik Piala Dunia Jelang Final Spanyol vs Argentina

Ini Deretan Rekor Unik Piala Dunia Jelang Final Spanyol vs Argentina

18/07/2026 - 20:39 WIB
Vieri: Haaland Sulit Dihentikan, Argentina Masih Lapar

Vieri: Haaland Sulit Dihentikan, Argentina Masih Lapar

11/07/2026 - 17:17 WIB

Saat itu Messi sedang berada di puncak performa. Kapten Argentina tersebut mencetak empat gol di fase grup dan membawa timnya menyapu bersih tiga pertandingan.

Ketergantungan Argentina terhadap sang megabintang bahkan diakui langsung oleh pelatih Alejandro Sabella.

“Ketika Anda memiliki pemain seperti Messi, tentu akan ada ketergantungan. Kami berusaha menguranginya, tetapi itu selalu ada. Kami harus bersama-sama membantunya agar tekanan tidak hanya berada di pundaknya,” kata Sabella.

Di sisi lain, Swiss datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah finis sebagai runner-up grup di bawah Prancis.

Pelatih Ottmar Hitzfeld bahkan sempat menyatakan bahwa timnya telah menyiapkan cara untuk menghentikan Messi.

“Setiap lini pertahanan pasti mengalami masalah ketika menghadapi Messi. Kami percaya kepada pertahanan kami. Bagaimana menghentikannya? Besok akan kami tunjukkan,” ujar Hitzfeld sehari sebelum pertandingan.

Selama 120 menit pertandingan, Swiss tampil disiplin dan mampu meredam sebagian besar serangan Argentina.

Namun kualitas individu Messi tetap bersinar. Beberapa kali pemain bernomor punggung 10 itu memperlihatkan dribel khasnya.

Ia melewati Valon Behrami dan Ricardo Rodriguez hanya dengan satu gerakan bahu, lalu mempermalukan Gelson Fernandes melalui sentuhan lambung yang membuat gelandang Swiss itu kehilangan keseimbangan.

Messi juga nyaris mencetak gol lewat tendangan jarak jauh yang tipis melambung serta sepakan keras mendatar yang berhasil ditepis kiper Diego Benaglio.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir melalui adu penalti, Messi kembali menunjukkan kelasnya.

Pada menit ke-117, ia menggiring bola dari tengah lapangan, melewati Gokhan Inler dan Fabian Schar sebelum mengirim umpan terobosan akurat kepada Angel Di Maria.

Tanpa kesalahan, Di Maria melepaskan penyelesaian satu sentuhan yang menaklukkan Benaglio dan memastikan kemenangan Argentina 1-0.

Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan dan mengantar Argentina menuju babak perempat final.

Diakui Lawan

Pelatih Swiss, Ottmar Hitzfeld, mengakui timnya sebenarnya telah bermain baik, namun Messi hanya membutuhkan satu momen untuk menentukan hasil pertandingan.

“Kami tahu Messi bisa menentukan pertandingan hanya dalam satu detik. Dia memiliki kualitas seperti itu,” kata Hitzfeld.

Sementara Sabella menilai momen tersebut lahir dari kemampuan Messi membaca ruang.

“Ketika Messi menerima bola dalam posisi menguntungkan, dia selalu bisa menciptakan bahaya. Dan itulah yang terjadi ketika dia menemukan Di Maria,” ujarnya.

Messi sendiri mengaku sempat tegang karena Argentina kesulitan membobol pertahanan Swiss.

“Kami gugup karena tidak bisa mencetak gol. Kesalahan sedikit saja bisa membuat kami tersingkir. Kami tidak ingin pertandingan ditentukan lewat adu penalti. Pada akhirnya keberuntungan berpihak kepada kami,” ujar Messi.

Catatan Bersejarah

Penampilan melawan Swiss menambah panjang daftar prestasi Messi di Piala Dunia.

Beberapa catatan penting yang masih bertahan hingga kini antara lain:

Menjadi pemain dengan assist di lima edisi Piala Dunia, terbanyak sepanjang sejarah.
Mencetak hattrick saat Argentina mengalahkan Swiss 3-1 pada laga persahabatan tahun 2012.

Terpilih sebagai Player of the Match empat kali di Piala Dunia 2014, rekor yang masih bertahan bersama Wesley Sneijder.

Meraih adidas Golden Ball pada Piala Dunia 2014 dan kembali memenangkannya di Qatar 2022, menjadikannya satu-satunya pemain yang dua kali meraih penghargaan pemain terbaik turnamen tersebut.

Ujian Berat Menanti Argentina

Kini, 12 tahun setelah duel bersejarah di Sao Paulo, Argentina kembali harus menghadapi Swiss di babak gugur Piala Dunia.

Meski masih diperkuat Lionel Messi, La Albiceleste dipastikan menghadapi tantangan yang berbeda. Swiss datang ke perempat final dengan status tim yang belum terkalahkan sepanjang turnamen dan sukses menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti.

Bagi Argentina, laga ini bukan sekadar perebutan tiket semifinal, tetapi juga kesempatan bagi Messi untuk kembali menghadirkan keajaiban yang pernah ia tunjukkan saat menyingkirkan Swiss di Piala Dunia 2014. []

Tags: argentinaheadlinepiala duniaswiss
ShareTweetPin
Previous Post

Xhaka Pimpin Misi Bersejarah Swiss Hadapi Argentina

Next Post

Opta: Inggris Lebih Dijagokan, tetapi Haaland Jadi Ancaman

BERITA BOLA LAINNYA

Merino Angkut Spanyol Tantang Prancis di Semifinal

Merino Angkut Spanyol Tantang Prancis di Semifinal

11/07/2026 - 14:13 WIB
Spanyol vs Belgia: Generasi Baru La Roja Tantang Setan Merah

Spanyol vs Belgia: Setan Merah Belum Pernah Menang

10/07/2026 - 20:16 WIB
Bellingham Bikin Inggris Singkirkan Tuan Rumah Meksiko

Inggris: Kane dan Bellingham Jadi Motor Three Lions

10/07/2026 - 11:11 WIB
Jalan Prancis Menuju Perempat Final Di Bawah Sinar Mbappe

Jalan Prancis Menuju Perempat Final Di Bawah Sinar Mbappe

09/07/2026 - 08:31 WIB
Belgia Akhiri Mimpi AS, Semua Tuan Rumah Tersingkir

Belgia Akhiri Mimpi AS, Semua Tuan Rumah Tersingkir

07/07/2026 - 09:28 WIB
Brace Haaland Bawa Norwegia Singkirkan Brasil

Brace Haaland Bawa Norwegia Singkirkan Brasil

06/07/2026 - 07:33 WIB
Swedia Tersingkir, Gyokeres Yakin Akan Lebih Kuat Lagi

Swedia Tersingkir, Gyokeres Yakin Akan Lebih Kuat Lagi

01/07/2026 - 09:52 WIB
Tampil Heroik, Mimpi Samurai Biru Pupus Maju ke 16 Besar

Tampil Heroik, Mimpi Samurai Biru Pupus Maju ke 16 Besar

30/06/2026 - 10:32 WIB
Hossam Percaya Diri Jelang Mesir vs Australia di Babak 32 Besar

Hossam Percaya Diri Jelang Mesir vs Australia di Babak 32 Besar

28/06/2026 - 07:24 WIB
Mbappe Pecahkan Rekor Gol Prancis, Les Bleus Tekuk Senegal

Mbappe Bayangi Messi, 16 Gol dalam 16 Laga Piala Dunia

23/06/2026 - 12:53 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

    Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Liga 1 Tak Menentu, Persiraja Akan Pulang Ke Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Madon, Siap Pertajam Lini Serang Adhyaksa FC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiper Asal Aceh Muhammad Fahri Resmi Perkuat Bhayangkara FC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Real Madrid Tidak Butuh Revolusi, Kata Carvajal

Zidane Latih Timnas Prancis, Gaji Tembus Rp111 Miliar per Tahun

30/07/2026
Eropa ‘Latin’ vs Amerika Latin, Siapa yang Jadi Raja Dunia?

Sepak Bola Aceh Jangan Seperti Seulawah RI 001

30/07/2026
Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

28/07/2026
Persada U-17 Abdya Pulang, Ribuan Warga Sambut Sang Juara

Persada U-17 Abdya Pulang, Ribuan Warga Sambut Sang Juara

28/07/2026
Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

27/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia