ACEHFOOTBALL.net — Pelatih Persiraja Hendri Susilo sukses menjaga Stadion H Dimurthala, sebagai stadion terangker bagi lawan-lawannya. Dengan segala dramanya, PSPS Riau dibuat jadi korban.
Kondisi ini memuat fakta bahwa belum ada tim yang mampu mencuri poin saat Persiraja Banda Aceh saat bermain di kandang sendiri. PSPS Riau menjadi korban usai kalah 1-2 dalam laga di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Rabu (28/8/2019).
Dari sederet hasil apik itu, ada yang menarik dari sosok Hendri Susilo. Pelatih yang layak dijuluki The Chosen One ini, jarang melontarkan kritikan kepada wasit, terutama saat timnya kalah.
Menilik pada kondisi tersebut, dalam sesi jumpa pers usai laga lawan mantan timnya (PSPS Riau), dia memberi alasan kenapa tak mengomeli juru semprit di lapangan.
“Kalau anda tanya soal wasit, dari dulu saya tak pernah masuk ke situ, saya pikir dia sudah punya trek masing-masing,” ujar pelatih kelahiran Padang ini.
Pelit mengkritik wasit juga pernah ditunjukkan Hendri saat timnya dikalahkan Sriwijay FC pada Minggu (28/7/19) lalu. Dalam laga itu, pemain Persiraja Defri Riski mendapat kartu merah.
“Bagi saya tidak masalah (kartu merah). Itu keputusan wasit dan sudah menjadi tugas dia memberi kartu kepada pemain yang dianggapnya melanggar. Saya sangat menghormati apapun itu,” ujar Hendri.





















Komentar