ACEHFOOTBALL.net — Gol Arif Setiawan sempat membawa PSMS Medan di atas angin, namun penalti Makan Konate memupus harapan kemenangan.
Laga kontra Adhyaksa FC pun berakhir imbang 1-1—hasil yang tak mengubah posisi PSMS di klasemen.
Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (25/4/2026) malam, PSMS Medan sejatinya tampil menjanjikan. Tim asuhan Eko Purdjianto mampu unggul lebih dulu lewat gol Arif Setiawan pada menit ke-43.
Gol tersebut menjadi bukti efektivitas serangan Ayam Kinantan di babak pertama.
Namun keunggulan itu tak mampu dipertahankan hingga akhir laga. Di babak kedua, Adhyaksa FC bangkit dan terus menekan.
Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil melalui titik putih pada menit ke-79. Makan Konate yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengubah skor menjadi 1-1.
Hasil ini jelas di luar ekspektasi kedua tim, terutama Adhyaksa FC yang sebelumnya menargetkan kemenangan untuk kembali ke puncak klasemen.
Di sisi lain, PSMS juga kehilangan peluang mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Sebelum pertandingan, pelatih PSMS, Eko Purdjianto, sempat menyatakan optimisme tinggi terhadap kesiapan timnya.
“Menghadapi Adhyaksa FC besok malam, para pemain siap. Pasca pertandingan melawan Sriwijaya FC tidak ada yang akumulasi, hanya Saddam Hi Tenang yang belum fit 100 persen,” ujar Eko dalam sesi pre match press conference.
Ia menegaskan timnya memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk tetap kompetitif. “Tapi kita masih punya pemain lain dan siap menampilkan permainan yang baik serta hasil yang baik juga,” tambahnya.
Eko juga menekankan bahwa PSMS akan tampil maksimal di sisa pertandingan musim ini, termasuk laga kandang tersebut.
“Kami akan maksimalkan dua pertandingan sisa ini. Kami ingin menutup musim ini dengan hasil kandang yang bagus. Walaupun laga terakhir kami akan tandang ke Aceh, kami akan tetap maksimal,” tegasnya.
Terkait rotasi pemain, Eko menyebut keputusan akan sangat bergantung pada kebutuhan di lapangan. “Semua tergantung situasi dan performa pemain,” ujarnya.
Meski mampu menahan tim papan atas, hasil imbang ini tak cukup mengangkat posisi PSMS Medan di klasemen. Mereka dipastikan tetap bertahan di peringkat keenam hingga akhir kompetisi.
Bagi PSMS, laga ini menjadi gambaran konsistensi yang belum sempurna—mampu unggul, tetapi gagal menutup pertandingan dengan kemenangan.




















Komentar