ACEHFOOTBALL.net — Persiraja Banda Aceh memastikan tetap tampil habis-habisan saat menghadapi Persekat Tegal dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (26/4/2026) sore, meski datang dengan keterbatasan skuad.
Meski hanya membawa 15 pemain, tim berjuluk Lantak Laju tetap mengusung misi mencuri poin sekaligus menjaga marwah Aceh di laga tandang tersebut.
Pelatih Persiraja, Jaya Hartono, menegaskan kondisi skuad yang minim tidak akan mengurangi keseriusan tim dalam menghadapi pertandingan penting ini.
“Alhamdulillah, kami kemarin tiba di sini dalam keadaan sehat semua. Walaupun kami membawa skuad cukup minim, 15 pemain. Tapi bukan berarti kami meremehkan, karena banyak pemain kami yang sakit dan ada juga yang akumulasi,” ujar Jaya Hartono, Sabtu (25/4/2026) .
Ia mengakui absennya sejumlah pemain inti menjadi tantangan tersendiri. Namun, tim tetap dipersiapkan semaksimal mungkin untuk menghadapi tekanan tuan rumah.
“Yang pasti pemain inti kami banyak yang sakit, tapi kami sudah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk laga ini,” tambahnya.
Jaya juga menekankan pentingnya mental bertanding. Ia meminta seluruh pemain tampil total demi menjaga nama besar klub dan harga diri daerah.
“Kami tetap bermain all out. Sudah kami sampaikan kepada seluruh pemain untuk tetap menjaga marwah Persiraja. Kami minta untuk pertandingan besok, bermain sebaik mungkin untuk mencuri poin di sini,” tegasnya.
Ia turut mengingatkan anak asuhnya agar tidak terpengaruh kekuatan lawan dan tetap fokus pada permainan sendiri.
“Kita tidak perlu melihat tim lain, kita melihat diri kita, harga diri kita, nama klub, nama kita harus kita jaga. Jadi kami akan serius menghadapi pertandingan besok sore,” lanjutnya.
Sementara itu, pemain Persiraja, Aditya Angga Saputra, memastikan kesiapan tim jelang laga tersebut.
“Kami sebagai pemain tentunya sudah siap 100 persen untuk pertandingan besok. Dan pastinya kami bakal memberi hasil terbaik sesuai instruksi pelatih,” ujarnya.
Dengan semangat juang tinggi, Persiraja tetap membidik hasil maksimal, meski dalam kondisi serba terbatas.




















Komentar