Usai mengamankan jasa Akhyar Ilyas, kini Pusamania Borneo FC kembali merekrut pemain Aceh. Pemain muda itu adalah Bryan Muharram yang tak lain Alumni Paraguay. Kebetulan, dia putra pelatih Pesut Etam, Iwan Setiawan.
Informasi yang dikumpulkan ACEHFOOTBALL.com menyebutkan, PBFC merekrut dua pemain anyar untuk menambah kekuatan di turnamen Piala Presiden 2015. Ini dilakukan setelah pihak Mahaka Sports & Entertainmnet mengubah regulasi pemain, dan memperbolehkan klub peserta merekrut pemain baru.
Tentu saja, perubahan ini dimanfaatkan Pusamania untuk merekrut dua pemain. Dua nama yang dipastikan bergabung adalah Bryan Muharram asal Persita Tangerang, dan Nizar Ashari (Villa 2000).
“Secara administratif kedua pemain ini sudah terpenuhi. Kami undang mereka untuk perkuat kita di Piala Presiden nanti,” ungkap pemilik klub Nabil Husein seperti dilansir Goal Indonesia.
“Kan boleh ambil pemain baru. Yang penting ada surat keluar dari klub lamanya. Sekretaris tim sudah mengkorfirmasi Bryan dan Nizar bisa diikutkan.”
Bryan musim lalu bermain untuk Persita Tangerang. Putra Iwan ini diplot mengisi kekosongan lini tengah setelah Ade Jantra tak bisa kembali ke tim, karena alasan kedinasan di TNI Angkatan Laut.
Sedangkan nama kedua bukan anak baru di Samarinda. Pasalnya Nizar memiliki andil ketika Pusamania menjuarai Divisi Utama 2014. Namun di musim 2015, bek sayap kiri ini memilih tak memperpanjang kontraknya, dan berlabuh di Villa 2000.
Byan adalah satu dari 30 pemain Aceh yang mengenyam pendidikan di Amerika Selatan. Rekannya yang lain seperti Syahrizal — dulu bermain untuk Persija Jakarta, Zikri Akbar dan Jalwandi sempat memperkuat Persita. Ada Zoelfadli yang sempat di Villa 2000
Selebihnya beredar di klub Semen Padang, seperti Rahmanuddin, Muarif, lalu ada yang bermain di Persiraja Banda Aceh macam Andri Mulyadi, Faumi Syahreza, Randi Rizky, M Lirival Andrea, Firdaus Ramadhan dll.
Sementara Akhyar Ilyas adalah pelatih Laskar Rencong dalam dua musim terakhir. Baru-baru ini, dia diajak Iwan Setiawan untuk menjadi asisten pelatih di klub yang bermarkas di Samarinda, Kalimantan Timur itu.
Editor: Indra




















Komentar