BREAKING

Liga 1Liga 2

Jelang Kompetisi, PSSI Samakan Pemahaman Aturan Wasit dan Media

PSSI memperkuat persiapan menghadapi BRI Super League 2026/27 dan Championship 2026/27 dengan menyamakan pemahaman tentang aturan pertandingan di kalangan wasit, media, komentator, dan klub.

ACEHFOOTBALL.net — PSSI memperkuat persiapan menghadapi BRI Super League 2026/27 dan Championship 2026/27 dengan menyamakan pemahaman tentang aturan pertandingan di kalangan wasit, media, komentator, dan klub.

PSSI bersama I.League dan PSSI Pers menggelar Refereeing Workshop for Media di Jakarta, Kamis (3 September 2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju musim kompetisi baru.

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengatakan pemahaman yang selaras mengenai Laws of the Game penting bagi seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia.

“Wasit, pemain, pelatih, ofisial klub, media, dan seluruh stakeholder kompetisi perlu memiliki pemahaman yang selaras mengenai Laws of the Game.”

Kesamaan pemahaman ini akan membantu kita menjelaskan pertandingan dengan lebih baik, mengurangi kesalahpahaman, serta mendukung terciptanya kompetisi yang profesional dan berkualitas,” ujar Yoshimi Ogawa di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Workshop tersebut membahas pembaruan Laws of the Game yang akan diterapkan pada musim 2026/27. Materi diarahkan untuk membantu media, komentator, dan sportscaster memahami penerapan aturan serta konteks di balik keputusan wasit di lapangan.

Dengan pemahaman yang sama, penyampaian informasi kepada publik diharapkan menjadi lebih objektif, terutama ketika membahas keputusan perangkat pertandingan.

Wasit AFC Elite Jadi Bagian Persiapan

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pencapaian wasit Naufal Adya Fairuski yang pada pertengahan 2026 resmi berstatus sebagai AFC Elite Referee.

Naufal meraih predikat tersebut melalui jalur AFC Referee Academy. Status tersebut memberikan gambaran mengenai tuntutan, standar, dan kesiapan yang harus dimiliki wasit untuk memimpin pertandingan pada level kompetisi yang semakin kompetitif.

Workshop turut diikuti sejumlah komentator dan sportscaster yang akan bertugas di Super League dan Championship, antara lain coach Supriyono Prima, Edwin Setyadinata, Gita Suwondo, serta peserta lainnya.

“Persiapan wasit untuk Super League dan Championship berjalan seiring dengan upaya memberikan pemahaman kepada media dan klub. Kami ingin semua pihak memahami standar yang sama sebelum kompetisi dimulai, sehingga perhatian utama dapat diarahkan pada kualitas pertandingan dan perkembangan sepak bola Indonesia,” kata Ogawa.

Klub Juga Diberi Pembekalan

Penyamaan pemahaman tidak hanya menyasar media. Pada 1 dan 2 September, I.League bersama PSSI juga menggelar Laws of the Game Workshop bagi head coach dan manajer seluruh klub peserta Super League dan Championship.

Workshop bagi klub membahas pembaruan Laws of the Game serta berbagai aspek match operation yang berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan.

Forum tersebut menjadi ruang diskusi dan penyamaan pemahaman antara penyelenggara kompetisi, perangkat pertandingan, pelatih, manajer, dan unsur klub lainnya.

Langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi pada hari pertandingan, meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur kompetisi, sekaligus meminimalkan perbedaan interpretasi terhadap Laws of the Game.

Keselarasan pemahaman antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menghadirkan BRI Super League 2026/27 dan Championship 2026/27 yang lebih profesional, kompetitif, dan berkualitas. [pssi.org]

Harian Aceh Indonesia
Update Terbaru
Tidak ada artikel ditemukan.
Orinews Logo
MEMUAT BERITA...

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.