ACEHFOOTBALL.net — Pegadaian Championship 2026/2027 baru memasuki pekan ketiga, tetapi persaingan mulai menunjukkan wajah sebenarnya.
Sebanyak 33 gol tercipta dari 10 pertandingan, sejumlah kartu merah mewarnai laga, sementara beberapa tim harus kehilangan keangkeran kandangnya.
Persikad Depok menjadi satu-satunya tim yang masih sempurna. Laskar Margonda mengalahkan Persiraja Banda Aceh 2-1 pada laga pekan ketiga, sekaligus mengantongi sembilan poin dari tiga pertandingan.
Sebaliknya, Persiraja harus menerima kekalahan ketiga secara beruntun. Hasil tersebut membuat Laskar Rencong masih terbenam di dasar klasemen sementara dengan minus satu poin.
Kondisi berbeda dialami PSMS Medan. Ayam Kinantan mencuri kemenangan 1-0 di markas Bekasi City dalam pertandingan yang berlangsung keras. Dua kartu merah diberikan wasit, masing-masing kepada pemain Bekasi City dan PSMS Medan.
Di Lamongan, Persela tampil dominan dengan menghancurkan PSBS Biak 6-0.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan berat lainnya bagi PSBS setelah pada pertandingan sebelumnya mereka takluk 0-7 dari Persis Solo.
Hasil tandang juga menjadi warna kuat pekan ketiga. Deltras Sidoarjo mengalahkan RANS Nusantara 2-1, PSPS Riau menang 2-1 atas Sumsel United, sedangkan Semen Padang menundukkan PSGC Ciamis 2-0.
Pertandingan Sumsel United kontra PSPS Riau turut diwarnai kartu merah untuk pemain tuan rumah. Sementara itu, Persis Solo membawa pulang satu poin setelah bermain 1-1 melawan Persipura Jayapura di Stadion Mandala.
Dari rangkaian hasil tersebut, terlihat bahwa keuntungan bermain di kandang belum menjadi jaminan meraih poin. Sejumlah tim tamu justru mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan ruang dan kesalahan lawan saat transisi.
Memasuki pekan keempat, persoalan konsistensi mulai menjadi pembeda. Tim yang mampu menjaga organisasi pertahanan ketika kehilangan bola, memperbaiki efektivitas serangan, serta mengendalikan emosi dalam pertandingan akan memiliki peluang lebih besar menjaga momentum.
Bagi Persikad, tiga kemenangan beruntun menjadi modal penting untuk mempertahankan posisi di papan atas. Sementara Persiraja harus segera menemukan solusi setelah tiga laga pertama berakhir tanpa kemenangan. []























