• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Sabtu, Juli 18, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Ini Deretan Rekor Unik Piala Dunia Jelang Final Spanyol vs Argentina

Redaksi Redaksi
Sabtu, 18/07/2026 - 20:39 WIB
in Aceh Sports
Ini Deretan Rekor Unik Piala Dunia Jelang Final Spanyol vs Argentina

Pemain Italia di Final Piala Dunia 1934 | Foto via fifa.com © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net — Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026), bukan hanya menjadi penutup turnamen, tetapi juga membuka peluang lahirnya sejarah baru.

Menjelang laga puncak tersebut, FIFA merangkum sejumlah rekor dan fakta unik yang pernah tercipta sepanjang sejarah final Piala Dunia. Rekor itu pun sulit dipecahkan.

Mulai dari gol tercepat, pencetak gol terbanyak, hingga pemain yang paling sering tampil di partai final, berikut deretan statistik menarik yang mewarnai laga terbesar sepak bola dunia.

Gol tercepat hanya 88 detik

INFO BOLALAINNYA

Ini Kilas Balik Argentina saat Menyingkirkan Swiss

Ini Kilas Balik Argentina saat Menyingkirkan Swiss

11/07/2026 - 20:20 WIB
Vieri: Haaland Sulit Dihentikan, Argentina Masih Lapar

Vieri: Haaland Sulit Dihentikan, Argentina Masih Lapar

11/07/2026 - 17:17 WIB
Merino Angkut Spanyol Tantang Prancis di Semifinal

Merino Angkut Spanyol Tantang Prancis di Semifinal

11/07/2026 - 14:13 WIB
Spanyol vs Belgia: Generasi Baru La Roja Tantang Setan Merah

Spanyol vs Belgia: Setan Merah Belum Pernah Menang

10/07/2026 - 20:16 WIB

Gol tercepat dalam sejarah final Piala Dunia dicetak Johan Neeskens saat membawa Belanda menghadapi Jerman Barat pada final 1974. Gelandang Belanda itu mencetak gol melalui titik penalti setelah pertandingan baru berjalan 88 detik.

Menariknya, sebelum gol tersebut tercipta, Jerman Barat bahkan belum sempat menyentuh bola karena Belanda mengawali pertandingan dengan rangkaian 16 operan beruntun. Meski tertinggal lebih dulu, Jerman Barat akhirnya bangkit dan menang 2-1.

Butuh 60 tahun untuk mencatat clean sheet pertama

Selama enam dekade pertama penyelenggaraan Piala Dunia, tidak ada satu pun tim yang mampu mempertahankan gawangnya tetap perawan di partai final.

Rekor itu akhirnya dipecahkan Jerman Barat ketika mengalahkan Argentina 1-0 pada final 1990. Kiper Bodo Illgner, yang saat itu baru berusia 23 tahun, menjadi penjaga gawang termuda yang mencatat clean sheet di final Piala Dunia.

Spanyol akhiri kutukan jersey kedua

Pada final Piala Dunia 2010, Spanyol mengakhiri penantian selama 44 tahun bagi sebuah negara untuk menjadi juara dunia menggunakan seragam tandang.

Sebelumnya, beberapa tim gagal meraih gelar saat mengenakan kostum kedua, termasuk Jerman Barat (1986), Argentina (1990), dan Prancis (2006). Spanyol memutus tren tersebut setelah mengalahkan Belanda 1-0.

Kebangkitan terbesar terjadi pada 1954

Jerman Barat mencatat salah satu comeback paling legendaris ketika menaklukkan Hungaria 3-2 pada final Piala Dunia 1954.

Hungaria sempat unggul dua gol dalam delapan menit pertama dan datang dengan rekor tak terkalahkan dalam 30 pertandingan. Namun Jerman Barat mampu membalikkan keadaan dan menjadi satu-satunya tim yang berhasil memenangkan final setelah tertinggal dua gol.

Prancis hampir menyamai pencapaian itu pada final Qatar 2022 saat bangkit dari ketertinggalan 0-2 melawan Argentina, tetapi akhirnya kalah melalui adu penalti.

Selisih usia juara mencapai 22 tahun

Italia mencatat selisih usia terbesar di antara pemain inti saat menjuarai Piala Dunia 1982.

Giuseppe Bergomi baru berusia 18 tahun, sedangkan kapten sekaligus kiper Dino Zoff telah berusia 40 tahun. Selisih usia keduanya mencapai 22 tahun.

Inggris juara dengan pemain minim pengalaman

Martin Peters dan Geoff Hurst, dua pemain yang mencetak seluruh gol Inggris pada final 1966, hanya memiliki total delapan caps bersama tim nasional sebelum turnamen dimulai.

Sebaliknya, para pencetak gol Brasil pada final Piala Dunia 1970 telah mengoleksi total 220 penampilan internasional.

Hanya tujuh comeback di final

Sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya tujuh tim yang berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal dan kemudian menjadi juara.

Comback tersebut dilakukan Uruguay (1930), Italia (1934), Jerman Barat (1954), Brasil (1958 dan 1962), Inggris (1966), serta Jerman Barat (1974). Sejak kemenangan Jerman Barat atas Belanda pada 1974, belum ada lagi tim yang berhasil melakukan comeback untuk menjuarai final.

Final 1958 masih paling produktif

Brasil masih memegang rekor kemenangan terbesar di final Piala Dunia setelah menundukkan Swedia 5-2 pada 1958.

Laga tersebut juga melahirkan dua rekor usia pencetak gol. Nils Liedholm menjadi pencetak gol tertua di final, sedangkan Pele menjadi pencetak gol termuda pada usia 17 tahun.

Mbappe raja gol final

Kylian Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah final Piala Dunia dengan empat gol.

Bintang Prancis itu mencetak satu gol pada final 2018 dan hattrick pada final 2022. Golnya pada menit ke-118 melawan Argentina juga menjadi gol paling akhir yang pernah tercipta di final Piala Dunia.

Di bawah Mbappe terdapat Geoff Hurst, Vava, Pele, dan Zinedine Zidane yang sama-sama mengoleksi tiga gol di final.

Messi samai rekor Cafu

Legenda Brasil Cafu masih menjadi satu-satunya pemain yang tampil dalam tiga final Piala Dunia, yakni pada 1994, 1998, dan 2002.

Namun pada final 2026 melawan Spanyol, Lionel Messi akan menyamai rekor tersebut setelah sebelumnya tampil pada final 2014 dan 2022 bersama Argentina.

Hanya lima pemain cetak gol di dua final

Sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya lima pemain yang mampu mencetak gol di dua partai final berbeda, yakni Vava, Pele, Paul Breitner, Zinedine Zidane, dan Kylian Mbappe.

Luis Monti, satu-satunya pemain bela dua negara

Luis Monti menjadi satu-satunya pesepak bola yang pernah tampil di final Piala Dunia bersama dua negara berbeda.

Ia membela Argentina pada final 1930 sebelum memperkuat Italia pada final 1934 dan berhasil menjadi juara dunia bersama Gli Azzurri. []

Sumber: Fifa

Tags: argentinaheadlinepiala duniaspanyol
ShareTweetPin
Previous Post

Prancis vs Inggris: The Three Lions Masih Unggul dalam Sejarah

Next Post

Jelang Final Piala Dunia 2026, Messi dan Yamal Kejar Rekor Bersejarah

BERITA BOLA LAINNYA

Bellingham Bikin Inggris Singkirkan Tuan Rumah Meksiko

Inggris: Kane dan Bellingham Jadi Motor Three Lions

10/07/2026 - 11:11 WIB
Jalan Prancis Menuju Perempat Final Di Bawah Sinar Mbappe

Jalan Prancis Menuju Perempat Final Di Bawah Sinar Mbappe

09/07/2026 - 08:31 WIB
Belgia Akhiri Mimpi AS, Semua Tuan Rumah Tersingkir

Belgia Akhiri Mimpi AS, Semua Tuan Rumah Tersingkir

07/07/2026 - 09:28 WIB
Brace Haaland Bawa Norwegia Singkirkan Brasil

Brace Haaland Bawa Norwegia Singkirkan Brasil

06/07/2026 - 07:33 WIB
Swedia Tersingkir, Gyokeres Yakin Akan Lebih Kuat Lagi

Swedia Tersingkir, Gyokeres Yakin Akan Lebih Kuat Lagi

01/07/2026 - 09:52 WIB
Tampil Heroik, Mimpi Samurai Biru Pupus Maju ke 16 Besar

Tampil Heroik, Mimpi Samurai Biru Pupus Maju ke 16 Besar

30/06/2026 - 10:32 WIB
Hossam Percaya Diri Jelang Mesir vs Australia di Babak 32 Besar

Hossam Percaya Diri Jelang Mesir vs Australia di Babak 32 Besar

28/06/2026 - 07:24 WIB
Mbappe Pecahkan Rekor Gol Prancis, Les Bleus Tekuk Senegal

Mbappe Bayangi Messi, 16 Gol dalam 16 Laga Piala Dunia

23/06/2026 - 12:53 WIB
Enam Pemain yang Meroket di FIFA Power Rankings Piala Dunia

Enam Pemain yang Meroket di FIFA Power Rankings Piala Dunia

21/06/2026 - 18:02 WIB
Cabo Verde Buktikan Tim Kecil Bisa Bersaing di Pentas Piala Dunia

Cabo Verde Buktikan Tim Kecil Bisa Bersaing di Pentas Piala Dunia

21/06/2026 - 14:03 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Prediksi Inggris Vs Argentina: Ini Kata Pakar Olahraga Aceh

    Prediksi Inggris Vs Argentina: Ini Kata Pakar Olahraga Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Putra Aceh Bersatu di Markas PSIS Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakhrurrazi Quba Masuk Skuad PSMS Medan Main Liga 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akhyar Ilyas: Skuad PSPS Riau Sudah Ada 80 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semifinal Piala Dunia 2026 Sajikan Duel Para Raksasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Jelang Final Piala Dunia 2026, Messi dan Yamal Kejar Rekor Bersejarah

Jelang Final Piala Dunia 2026, Messi dan Yamal Kejar Rekor Bersejarah

18/07/2026
Ini Deretan Rekor Unik Piala Dunia Jelang Final Spanyol vs Argentina

Ini Deretan Rekor Unik Piala Dunia Jelang Final Spanyol vs Argentina

18/07/2026
Prancis vs Inggris: The Three Lions Masih Unggul dalam Sejarah

Prancis vs Inggris: The Three Lions Masih Unggul dalam Sejarah

18/07/2026
Fakhrurrazi Quba Masuk Skuad PSMS Medan Main Liga 2

Fakhrurrazi Quba Masuk Skuad PSMS Medan Main Liga 2

18/07/2026
Foto Viral Messi dan Bayi Lamine Yamal, Begini Kisah di Baliknya

Foto Viral Messi dan Bayi Lamine Yamal, Begini Kisah di Baliknya

18/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia