ACEHFOOTBALL.net — Legenda Belanda, Wesley Sneijder, melontarkan kritik tajam kepada FC Barcelona usai memastikan gelar juara Liga Spanyol musim 2025/26.
Menurut Sneijder, perayaan besar-besaran Barcelona dinilai berlebihan karena klub Catalan itu sudah lebih dari satu dekade gagal menjuarai Liga Champions.
Barcelona resmi mengunci trofi LaLiga 2025/26 meski kompetisi masih menyisakan dua pertandingan. Raihan poin mereka sudah tak mungkin lagi dikejar rival abadi, Real Madrid.
Namun keberhasilan domestik tersebut justru mendapat sindiran pedas dari Sneijder. Mantan gelandang Madrid itu menilai standar Barcelona telah menurun karena terlalu larut merayakan gelar liga, sementara prestasi mereka di Eropa terus merosot.
“Mereka adalah klub yang belum memenangi Liga Champions lebih dari 10 tahun. Mereka gagal di Eropa, tapi perayaan gelar LaLiga seolah-olah mereka sudah menaklukkan sepak bola,” kata Sneijder seperti dikutip Tribuna.
Barcelona terakhir kali menjuarai Liga Champions pada musim 2014/2015. Setelah era kejayaan bersama trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar berakhir, Blaugrana belum pernah lagi tampil di final kompetisi elite Eropa tersebut.
Bahkan dalam kurun satu dekade terakhir, Barcelona hanya sekali mencapai semifinal Liga Champions. Kondisi itu berbanding terbalik dengan Real Madrid yang justru mendominasi Eropa.
Dalam periode sejak 2015, Barcelona memang berhasil mengoleksi enam gelar LaLiga. Namun mereka hanya meraih satu trofi Liga Champions. Sementara Real Madrid mengumpulkan empat gelar Liga Spanyol, tetapi sukses memenangkan enam trofi Liga Champions.
Sneijder juga menyinggung euforia pendukung Barcelona yang mulai membandingkan wonderkid mereka, Lamine Yamal, dengan megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo.
Perbandingan itu muncul setelah Yamal disebut sudah mengoleksi tiga gelar LaLiga di usia muda, sementara Ronaldo hanya dua kali selama berseragam Madrid.
Namun Sneijder menilai perbandingan tersebut terlalu dini dan tidak relevan. Ia menegaskan Ronaldo telah membuktikan dominasi di berbagai liga top Eropa selama dua dekade terakhir.
“Ronaldo mendominasi Inggris, Italia, Spanyol, dan Eropa selama 20 tahun. Fans Barcelona seharusnya lebih khawatir soal tim mereka yang belum menang Liga Champions lagi,” tegas Sneijder.
Komentar eks pemain Madrid periode 2007-2009 itu kembali memanaskan rivalitas panjang antara Barcelona dan Real Madrid, terutama dalam perdebatan soal dominasi domestik dan supremasi Eropa.



















Komentar