ACEHFOOTBALL.com — Kesebelasan Bireuen All-Star mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor tipis 1-0 dalam turnamen Fatin Market Jaya Sakti Cup I di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Rabu (6/1/2016) petang.
Gol kemenangan Laskar Batee Kureng dipersembahkan lewat gol kontroversial Evan Dimas Darmono pada menit 52 yang bertahan hingga laga usai.
Pertandingan 2×40 menit yang disaksikan sekitar 15 ribu penonton berlangsung sangat menarik. Kedua tim menurunkan pemain terbaiknya. Bireuen All-Star yang diperkuat Evan Dimas, Zulfiandi, Hansamu Yama, Putu Gede, Octavio Dutra serta kiper kawakan Markus Horison bermain cukup apik selama pertandingan.
Sementara Persiraja dibawah asuhan Akhyar Ilyas menurunkan pemain terbaiknya seperti Fahrizal Dillah, Jawandi, Kurniawan, Septi Heriansyah, dan Fitra Ridwan, Faumi Syahreza dan lain-lain.
Diawal babak pertama, Evan Dimas dkk mampu mengendalikan permainan, permainan tiki-taka ala Barcelona disuguhkan para pemain Timnas tersebut.
Pada menit ke-5 sebuah percobaan tendangan dari Evan Dimas menyamping dikanan gawang Persiraja yang dikawal Aulia Rahmat.
Tak mau kalah Persiraja yang lebih banyak menunggu melancarkan serangan cepat lewat duo sayap Jalwandi dan Fahrizal Dillah. Di menit 10 Fahrizal Dillah berpeluang melesakkan gol namun wasit meniup pluit pelanggaran karena menilai melakukan pelanggaran kepada kiper Markus. Kedua tim terus melancarkan serangan namun gagal merubah skor hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Bireuen All-star yang bermain di depan pendukungnya mencoba serangan cepat Zulfiandi di sektor tengah. Usaha tersebut berhasil membuahkan gol lewak sontekan Evan Dimas dimenit 52.
Gol tersebut bermula dari akselerasi Hansamu Yama yang merangsek ke tengah dan memberikan umpan cantik kepada Evan Dimas yang lepas dari Kurniawan dkk.
Namun gol tersebut diprotes anak-anak Kutaraja yang menganggap gol tersebut off-side, namun asisten wasit tidak melihat itu sebagai off-side.
Usai gol tersebut pertandingan mulai memanas, Kurniawan melakukan protes kepada wasit pelanggaran kepada pemain Bireuen All-Star. Pertandingan sempat terhenti delapan menit karena pemain Persiraja kecewa dengan kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut.
Setelah insiden tersebut pertandingan dilanjutkan lagi pertandingan dilanjutkan lagi, namun hingga laga usai Persiraja gagal menyamakan kedudukan dan membuat Bireuen All-Star melaju ke grand final.
Reporter : Dany Beckz




















Komentar