
Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Benny Dolo melontarkan pujian kepada dua pemainnya, Syakir Sulaiman dan Syaiful Indra Cahya. Keduanya tampil apik sepanjang babak penyisihan grup B Piala Presiden 2015.
Keduanya memang terbilang sebagai pemain muda di Laskar Wong Kito. Namun karena kesiapan dan kualitas individu masing-masing, membuat Bendol tak sungkan memasukan mereka ke dalam starting eleven tim.
“Syakir anak yang bagus, dia sosok pemain yang punya kualitas individu yang tinggi. Sering saya katakan pada dia, sayang kalau skillnya yang bagus itu tidak ditunjang dengan fisik yang baik. Makanya saya tekan terus dia saat latihan, dan buktinya dia tampil bagus,” kata Bendol, seperti dilansir Goal Indonesia.
Syakir, pemain Aceh kelahiran Bireuen ini dipercaya bermain sejak menit awal di dua laga, yakni kontra PSGC Ciamis (1/9) dan Persela Lamongan (9/9). Bahkan, Syakir mampu melesakkan satu gol saat melawan PSGC, yang membuat SFC memetik angka penuh pada laga itu.
Sementara saat melawan Persela, kendati tak bisa mencatatkan nama di papan skor, dua gol yang tercipta ke gawang Persela yang dibuat Patrich Wanggai dan Wildansyah tak lepas dari perannya sebagai gelandang yang apik dalam membuat peluang.
“Mudah-mudahan di babak delapan besar nanti, penampilannya semakin meningkat,” sambungnya.
Sementara Syaiful Indra, meskipun baru saja bergabung bersama tim saat Piala Presiden ini, Bendol tak menutup mata akan kualitasnya sebagai pemain bertahan.
Bahkan, bek kiri Fathul Rahman yang biasa diturunkan sebagai starter, sempat dibuat Syaiful harus berada di bangku cadangan saat melawan Arema Cronus dan Persela.
Soal itu, Bendol memiliki penjelasan tersendiri. “Syaiful pemain yang bisa main di bek sayap dan gelandang. Makanya saat Asri cedera, dia pindah ke gelandang dan baru kami masukkan Fathul.
Tapi bukan berarti Fathul tersingkir. Fathul punya kualitas tak kalah bagusnya, dia punya semangat bertarung yang tinggi,” tukas Bendol.
Editor: Indra
Sumber: goal




















Komentar