Martunis, bocah korban Tsunami Aceh 2004 silam yang juga anak angkat Cristiano Ronaldo itu kembali diundang ke Portugal. Pemuda yang kini telah berusia 18 tahun itu, Minggu (28/6/2015) akan bertolak ke negara yang melahirkan pemain-pemain bola top.
“Saya kembali diundang ke Portugal. Besok pagi berangkat ke Jakarta, sore pukul 18.30 WIB sudah langsung terbang ke Portugal, tapi transit dulu ke Belanda,” ujar Martunis dalam jumpa pers, Sabtu (27/6/2015), di Banda Aceh.
Martunis mengungkapkan, proses ia bisa kembali bisa berkunjung kedua kalinya ke benua Eropa tersebut punya cerita panjang. “Yang paling tahu ini, Bang Munawardi, karena dia selama ini yang terus membimbing saya,” ujar remaja kelahiran 2 Mei 1997 itu.
Pada sisi lain, lanjut dia, keberangkatannya juga bisa lancar, karena bantuan Duta Besar Portugal untuk Indonesia Joaquim Moreira de Lemos. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Kedutaan Portugal, untuk pak Dubes dan seluruh staf yang sudah membantu,” kata dia.
Martunis sendiri seperti masih enggan menyebutkan, maksud dan tujuan keberangkatannya ke Semenanjung Iberia itu. Namun yang pasti tak jauh-jauh dari hobi yang digelutinya selama ini, yakni sepakbola.
“Cita-cita saya memang ingin menjadi pemain sepakbola profesional. Syukur-syukur bisa suatu saat nanti bisa bermain di Liga Portugal,” harap Martunis.
Kata Martunis, ia ke Portugal bukan untuk menikmati liburan, melainkan ia diundang untuk mengasah bakatnya di salah satu akademi sepakbola di negara yang tim nasionalnya berjuluk seleccao itu.
“Semua prosesnya sudah selesai berkat bantuan Duta Besar Portugal di Jakarta, sekarang tinggal berangkat saja, dan saya cukup semangat,” kata anak angkat pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo.
Editor: Indra
Reporter: Deni Saputra




















Komentar