ACEHFOOTBALL.net – Jerman memastikan diri menjadi tim pertama dari Grup E yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Pantai Gading 2-1 pada laga kedua fase grup, Sabtu (20/6/2026).
Sementara itu, Curacao mencuri perhatian dunia setelah menahan Ekuador tanpa gol berkat aksi heroik kiper Eloy Room.
Selain kemenangan Jerman, Matchday 10 juga diwarnai pesta gol Belanda atas Swedia dan kemenangan telak Jepang atas Tunisia pada laga ke-1.000 dalam sejarah Piala Dunia.
Jerman Bangkit Berkat Undav
Pantai Gading sempat membuat kejutan di Toronto Stadium saat kapten Franck Kessie membawa tim Afrika itu unggul lebih dulu. Rencana pelatih Emerse Fae berjalan sempurna hingga babak pertama berakhir.
Namun situasi berubah setelah pelatih Jerman Julian Nagelsmann memasukkan Deniz Undav dari bangku cadangan. Penyerang berusia 29 tahun itu langsung menjadi pembeda.
Undav mencetak dua gol melalui sebuah tendangan voli terukur dan penyelesaian klinis di kotak penalti untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Kemenangan tersebut memastikan Der Panzer mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan mengunci status juara Grup E. Undav juga memimpin perburuan adidas Golden Boot, mengungguli Lionel Messi dan Jonathan David.
Curacao Tahan Ekuador
Di Kansas City Stadium, Curacao menorehkan salah satu hasil paling mengejutkan sejauh ini.
Tim negara kepulauan kecil Karibia itu sukses menahan Ekuador 0-0 meski terus-menerus berada di bawah tekanan. Sosok kunci di balik hasil tersebut adalah kiper veteran Eloy Room.
Penjaga gawang berusia 37 tahun itu melakukan 16 penyelamatan sepanjang pertandingan untuk menggagalkan berbagai peluang emas Ekuador yang diciptakan Piero Hincapie, Willian Pacho, Moises Caicedo hingga Enner Valencia.
Hasil imbang tersebut membuat Curacao tetap menjaga peluang lolos ke fase gugur meski baru mengoleksi satu poin.
Belanda Hajar Swedia
Di Houston Stadium, Belanda tampil luar biasa dengan menghancurkan Swedia 5-1.
Brian Brobbey dan Cody Gakpo masing-masing mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Crysencio Summerville yang masuk sebagai pemain pengganti.
Kemenangan besar ini membuat Oranje berada di ambang kelolosan ke babak 32 besar. Sebaliknya, Swedia harus menjalani laga hidup-mati melawan Jepang pada pertandingan terakhir grup.
Jepang Cetak Sejarah di Laga ke-1.000
Jepang tampil dominan saat membantai Tunisia 4-0 dalam pertandingan bersejarah yang menjadi laga ke-1.000 sepanjang sejarah Piala Dunia.
Daichi Kamada membuka keunggulan cepat sebelum Ayase Ueda menggandakan skor lewat penyelesaian apik. Junya Ito menambah penderitaan Tunisia sebelum Ueda mencetak gol keduanya untuk menutup pesta kemenangan Samurai Biru.
Hasil tersebut membuat Jepang mengoleksi empat poin dan berada di posisi kedua Grup F, sejajar dengan Belanda yang juga memiliki empat angka.
Klasemen Grup E
Jerman – 6 poin
Pantai Gading – 3 poin
Ekuador – 1 poin
Curacao – 1 poin
Klasemen Grup F
Belanda – 4 poin
Jepang – 4 poin
Swedia – 3 poin
Tunisia – 0 poin
Catatan Menarik
Belanda mencatat rekor baru dengan 14 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di putaran final Piala Dunia.
Jerman membukukan kemenangan comeback ke-16 dalam sejarah Piala Dunia, terbanyak dibanding negara mana pun.
Eloy Room mencatat 16 penyelamatan saat menghadapi Ekuador, menyamai rekor penyelamatan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yang sebelumnya dibuat Tim Howard untuk Amerika Serikat pada 2014.
Jepang mencatat kemenangan terbesar yang pernah diraih negara Asia di putaran final Piala Dunia. Sebelumnya tidak ada wakil AFC yang mampu menang dengan selisih lebih dari dua gol.





















Komentar