ACEHFOOTBALL.net — Cristiano Ronaldo kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia setelah menjadi pemain lapangan tertua yang tampil sebagai starter di ajang tersebut saat membela Portugal pada Piala Dunia 2026.
Kapten Portugal itu turun sejak menit awal pada usia 41 tahun 132 hari, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang mantan kapten Kanada, Atiba Hutchinson. Hutchinson tercatat berusia 39 tahun 292 hari saat tampil melawan Kroasia pada Piala Dunia Qatar 2022.
Catatan Ronaldo menambah daftar rekor yang terus diukirnya sepanjang karier internasional bersama Portugal. Sebelumnya, ia juga menjadi salah satu dari hanya dua pemain dalam sejarah yang tampil di enam edisi Piala Dunia, bersama Lionel Messi.
Selain Ronaldo, sejumlah tokoh lain juga mencatatkan prestasi bersejarah pada fase awal Piala Dunia 2026.
Gelandang Kroasia Ivan Perisic menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mampu mencatat assist di empat edisi Piala Dunia berbeda. Sebelumnya, hanya Lionel Messi yang berhasil melakukannya dengan torehan assist di lima edisi Piala Dunia.
Sebelum Perisic, sejumlah legenda dunia seperti Pele, Grzegorz Lato, Diego Maradona, dan David Beckham tercatat mampu memberikan assist di tiga edisi Piala Dunia.
Di sektor pencetak gol, kapten Inggris Harry Kane berhasil menyamai rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia dengan koleksi 10 gol.
Kane kini berpeluang menambah rekornya sekaligus memburu penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia untuk kedua kalinya.
Jika berhasil, ia akan menjadi pemain pertama yang meraih penghargaan pencetak gol terbanyak Piala Dunia dalam dua edisi berbeda.
Persaingan menuju Sepatu Emas juga melibatkan sejumlah penyerang elite dunia lainnya seperti James Rodriguez dan Kylian Mbappe, yang sama-sama berambisi mengukir sejarah serupa.
Sementara itu, pelatih Ghana Carlos Queiroz turut mencatatkan pencapaian istimewa. Dengan memimpin Ghana di Piala Dunia 2026, pelatih asal Portugal tersebut menjadi pelatih ketiga dalam sejarah yang tampil pada lima edisi Piala Dunia.
Queiroz menyamai rekor Bora Milutinovic yang juga tampil dalam lima putaran final Piala Dunia. Adapun rekor terbanyak masih dipegang Carlos Alberto Parreira yang pernah melatih tim nasional pada enam edisi Piala Dunia.
Sejumlah catatan tersebut menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi panggung lahirnya berbagai rekor baru dalam sejarah sepak bola dunia.





















Komentar