ACEHFOOTBALL.com — Kemenangan Bireuen All-Star lewat gol Evan Dimas dalam turnamen Fatin Market Jaya Sakti Cup I pada Rabu (6/1/2016) di Stadion Cot Gapu Bireuen menuai protes keras dari kubu Persiraja Banda Aceh.
Hal tersebut disampaikan oleh pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas kepada ACEHFOOTBALL.com usai pertandingan.
Ia sangat menyesalkan kepemimpinan wasit yang merugikan timnya sehingga harus kalah lewat gol tunggal Evan Dimas.
Akhyar menuturkan, Persiraja bertujuan ikut dalam turnamen semata-mata untuk menghibur masyarakat meski sejak awal dirinya melihat akan banyak potensi kecurangan dalam pertandingan yang mereka ikuti.
“Kami di sini hanya ingin memberikan hiburan pada masyarakat, namun akibat ulah wasit para pemain saya tidak dapat mengendalikan emosinya,” ucapnya dengan nada geram.
Masih Akhyar, ia menyayangkan keputusan kontroversial sang wasit yang membuat timnya harus kalah.
“Ada dua peluang tim kami yang seharusnya akan jadi gol, namun wasit menganulirnya, kemudian wasit membiarkan gol lawan yang jelas-jelas si pemain dalam posisi off-side,” cetusnya.
Hal senada juga dikatakan kapten tim Persiraja, Kurniawan. Ia mengaku sangat menikmati pertandingan hari ini tetapi harus kecewa dengan keputusan-keputusan wasit yang tidak jelas.
“Pertandingan hari ini sangat menarik, tapi ada keputusan wasit yang merugikan kami, kita akui itu gol tapi pemain mereka dalam posisi off-side,” tutupnya.
Reporter : Dany Beckz




















Komentar