
ACEHFOOTBALL.com — Kubu Surabaya United mengaku tidak gentar menghadapi Arema Cronus, yang punya catatan sempurna di fase penyisihan Piala Jenderal Sudirman 2015.
Bermain di tempat netral menjadi alasan Surabaya United berani meladeni Arema. Karena itu, Surabaya United mendukung pelaksanaan babak 8 besar di Solo dan Sleman.
Sesuai dengan hasil drawing yang dilakukan oleh Mahaka Sports and Entertainment, Kamis (3/12/2015) di Jakarta, Surabaya United akan berjumpa Arema pada babak 8 besar.
Kedua tim bakal bertemu di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Keduanya tergabung di Grup E. Selain dua klub itu, Grup E juga diisi Persipura Jayapura dan Pusamania Borneo FC.
“Kami tidak masalah dengan hasil pembagian Grup D dan Grup E. Sistem dan format kan sudah dihitung. Ditempatkan dimana saja, baik itu Grup D atau Grup E, Surabaya United siap mengarungi delapan besar Piala Jenderal Sudirman,” ucap pelatih Surabaya United Ibnu Grahan, sesaat setelah pengundian.
Ibnu mengatakan bahwa tidak ada kendala berarti yang ditemui Surabaya United jika harus bermain di Solo atau Sleman. Eks pelatih Persebaya 1927 ini menambahkan bahwa jarak kedua lokasi ini juga bersahabat.
“Kami main di Solo atau Sleman, dua-duanya tempat yang netral. Sangat bagus sekali. Stadionnya juga bagus. Jarak tempuh dengan Surabaya juga tidak terlalu jauh. Jadi ini menjadi hal positif buat tim Surabaya United,” ucap Ibnu.
Sebenarnya, Surabaya United bisa saja menjadi host babak delapan besar. Sebab, bersama Arema, mereka menjadi salah satu kandidat terkuat. Tapi Mahaka Sports akhirnya menunjuk Solo dan Sleman sebagai host delapan besar.
Meski urung jadi tuan rumah, Sekretaris Tim Surabaya United Rahmad Sumanjaya tak merugi. Rahmad juga menegaskan bahwa Surabaya United siap bermain dimanapun.
“Kami sepakat dengan penentuan dua venue ini karena tidak njlomplang. Semuanya seimbang. Tempat yang netral. Tidak ada masalah. Dimanapun venue yang akan dipilih, mau di Solo atau Sleman, kami siap,” tegasnya.
Sumber: jpnn




















Komentar