ACEHFOOTBALL.net — Persaingan papan atas Pegadaian Championship 2025/26 di Grup Barat memasuki fase penentuan.
Dengan hanya tiga laga tersisa menuju pekan ke-25, dominasi Adhyaksa FC Banten dan Garudayaksa FC kian sulit digoyahkan. Keduanya kini berada di ambang mengunci dua posisi teratas klasemen akhir.
Adhyaksa FC masih kokoh di puncak dengan 47 poin dari 24 pertandingan. Tim asuhan Ade Suhendra itu mencatatkan 13 kemenangan, delapan hasil imbang, dan hanya tiga kekalahan.
Sementara itu, Garudayaksa FC terus menempel ketat di posisi kedua dengan 45 poin, hasil dari 12 kemenangan, sembilan imbang, dan tiga kekalahan di bawah arahan Widodo Cahyono Putro.
Jarak poin yang cukup lebar menjadi pembeda. FC Bekasi City dan Sumsel United yang berada di peringkat ketiga dan keempat baru mengoleksi 38 poin.
Bahkan Persiraja Banda Aceh di posisi kelima masih tertahan di angka 37.
Dengan tiga laga tersisa, poin maksimal yang bisa diraih para pesaing hanya 47 angka—setara dengan koleksi Adhyaksa saat ini.
Artinya, satu kemenangan saja sudah cukup bagi Adhyaksa FC untuk memastikan diri tak terkejar oleh tim di luar dua besar.
Situasi serupa juga berlaku bagi Garudayaksa FC yang hanya membutuhkan tambahan satu kemenangan untuk mengunci posisi aman.
Namun, perebutan takhta puncak belum selesai. Tiga laga terakhir akan menjadi panggung penentuan siapa yang layak finis sebagai juara grup. Adhyaksa FC dijadwalkan menghadapi FC Bekasi City (tandang), PSMS Medan (tandang), dan Sriwijaya FC (kandang).
Di sisi lain, Garudayaksa FC akan menghadapi ujian berat dengan melakoni laga tandang ke markas Persiraja Banda Aceh, kemudian bertemu Sriwijaya FC, sebelum menutup kompetisi dengan menjamu Persikad Depok.
Dengan jadwal yang tidak ringan, faktor konsistensi, fokus, dan mental juara akan menjadi penentu.
Satu kesalahan kecil saja bisa mengubah peta persaingan di detik-detik akhir, dalam perburuan tiket promosi yang semakin panas.





















Komentar