Di tengah karut marut sepak bola, talenta muda Indonesia Evan Dimas (20) mengambilkan keputusan strategis. Ya, mantan kapten Timnas U-19 itu memutuskan mengadu nasib ke negeri Matador.
Spanyol adalah sebuah negara yang bertetangga dengan Portugal, negara di mana Martunis (19) sedang menuntut ilmu sepak bola di sana. Martunis ada di akademi Sporting Lisbon. [Selengkapnya klik di sini!]
Pemain yang punya nama lengkap Dimas Darmono sudah bertolak ke Spanyol pada pada Jumat (7/8/2015) sore, pukul 17.00 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta. Info keberangkatan Evan terungkap dari akun instagram miliknya, @evhandimas.
Dari gambar terlihat keluarga dan pacarnya, sedang bersiap melepaskan keberangkatannya. “Bismillah. Golek (cari, red) Pengalaman,” terang Evan menulis status, yang menyiratkan makna foto perpisahan sebelum bertolak ke Spanyol tersebut.
Sampai hari ini, ke klub mana Evan akan berlabuh di Spanyol memang masih abu-abu. Namun, sempat terlontar bahwa Evan akan merumput di segunda division.
Dengan usia yang telah memasuki 20 tahun, Evan memang sudah tak muda lagi. Mendapatkan tempat di tim kasta kedua, itu sudah bagus bagi Evan untuk batu loncatan, bersaing agar bisa masuk di tim kasta tertinggi Spanyol.
Ke Spanyol, Evan Dimas ditemani oleh salah seorang kerabat Gede Widiade, CEO Persebaya. Pemuda kelahiran Surabaya, 13 Maret 1995 saat ini telah tiba di Spanyol dan menginap di Grand Hotel Princesa Sofia, sejak tiba di Spanyol Sabtu (8/8/2015).
Evan Dimas mendapat kesempatan mengikuti trial bersama salah satu klub Segunda Division alias kasta kedua Spanyol yang terdapat di wilayah Katalunya. Kabar paling hangat, Evan Dimas bakal menjalani trial bersama Llagostera, klub yang memang berasal dari Katalunya, dan berkiprah di Segunda Division.
“Saya tinggal menyiapkan mental saja untuk menghadapi trial ini,” kata Evan yang masih menyembunyikan rapat-rapat nama klub yang akan dijajalnya.
Evan Dimas hanya mohon doa restu dan berharap kisruh persepakbolaan Indonesia segera berakhir.
“Semoga perseturuan persepakbolaan Indonesia antara Kemenpora dan PSSI segera tuntas. Agar Liga Indonesia bisa kembali ada, karena sudah banyak pemain yang menganggur,” tukasnya.
Editor: indra
Sumber: jpnn




















Komentar